Mengapa Kanker Payudara Harus Diperhatikan, Bahkan Tanpa Riwayat Keluarga
Seiring bertambahnya usia, risiko kesehatan yang muncul semakin meningkat, termasuk risiko terkena kanker payudara. Bunda perlu memahami pentingnya mengenali kanker payudara, meskipun tidak ada riwayat keluarga. Faktor-faktor risiko yang tidak dapat diubah seperti usia dan mutasi gen tertentu bisa meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini.
Kanker payudara adalah jenis kanker paling umum pada perempuan. Pada beberapa kasus, perempuan kulit hitam memiliki tingkat diagnosis yang hampir sama dengan perempuan kulit putih. Namun, mereka cenderung lebih sering meninggal akibat kanker payudara, didiagnosis lebih muda, dan memiliki jenis kanker yang lebih agresif. Hal ini menunjukkan bahwa semua perempuan berisiko, bahkan tanpa riwayat keluarga.
Apa Itu Kanker Payudara?
Dalam tubuh yang sehat, sistem alami mengendalikan pembentukan, pertumbuhan, dan kematian sel. Ketika sistem ini tidak bekerja dengan baik, sel-sel tersebut mulai tumbuh secara tidak terkendali, membentuk tumor. Tidak semua tumor bersifat kanker; tumor ganas disebut kanker, sedangkan tumor non ganas disebut tumor jinak.
Payudara terdiri dari saluran susu dan lobulus. Kanker payudara biasanya dimulai di saluran susu atau disebut ductal carcinoma in situ (DCIS), yang merupakan kondisi non-invasif. Tanpa pengobatan, DCIS dapat berkembang menjadi kanker invasif. Jika sel kanker menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya atau kelenjar getah bening aksila, maka kanker tersebut disebut invasif. Kanker metastatik terjadi ketika kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain seperti tulang, paru-paru, hati, atau otak.
10 Hal Penting yang Perlu Diketahui Seputar Kanker Payudara
-
Tingkat penyintas kanker payudara meningkat pesat
Antara tahun 1989 dan 2015, angka kematian akibat kanker payudara menurun 39 persen di AS. Lebih dari 3,5 juta penyintas kanker payudara tinggal di AS saat ini. -
Deteksi dini dan pengobatan sangat penting
Semakin dini kanker ditemukan, semakin besar peluang kesembuhan. Deteksi dini dapat dilakukan dengan mengetahui risiko diri sendiri, memahami kondisi normal tubuh, dan melakukan skrining rutin. -
Kanker payudara adalah kanker paling umum pada perempuan kulit hitam
Sekitar 30.700 kasus baru kanker payudara diperkirakan terjadi pada perempuan kulit hitam setiap tahun. Meski tingkat kelangsungan hidup meningkat, angka ini masih lebih rendah dibandingkan perempuan kulit putih. -
Riwayat keluarga kanker payudara meningkatkan risiko
Mutasi gen seperti BRCA1/2, gaya hidup yang serupa, atau faktor keluarga lainnya bisa meningkatkan risiko kanker payudara pada anggota keluarga. -
Banyak perempuan terkena kanker payudara tanpa riwayat keluarga atau mutasi gen
Riwayat keluarga dan mutasi gen hanya sebagian dari faktor risiko. Faktor utama adalah jenis kelamin perempuan dan bertambahnya usia.
Faktor Risiko Kanker Payudara yang Tidak Dapat Diubah
-
Usia
Semakin tua, risiko kanker payudara semakin tinggi. Mayoritas kasus ditemukan pada perempuan berusia 55 tahun ke atas. -
Jenis kelamin
Kanker payudara lebih umum terjadi pada perempuan daripada pria. -
Mutasi gen
Sekitar 5-10% kanker payudara bersifat herediter, akibat mutasi gen yang diwariskan dari orang tua. -
Tinggi badan
Perempuan yang lebih tinggi memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi. -
Jaringan payudara padat
Perempuan dengan payudara padat pada mammogram memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi. -
Kondisi payudara jinak
Beberapa kondisi payudara jinak bisa meningkatkan risiko kanker payudara. -
Menstruasi lebih awal
Perempuan yang menstruasi sebelum usia 12 tahun memiliki risiko kanker payudara yang sedikit lebih tinggi. -
Menopause lebih lambat
Perempuan yang menopause setelah usia 55 tahun memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi. -
Paparan DES
Perempuan yang ibunya mengonsumsi obat DES selama kehamilan memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi. -
Radiasi dada
Perempuan yang menjalani radiasi dada untuk kanker lain saat muda memiliki risiko kanker payudara yang lebih tinggi.
Kanker Payudara Meningkat pada Perempuan Usia 20-30 Th, Ini Penyebab Utamanya
Apakah Memakai Bra saat Tidur Bisa Menyebabkan Kanker Payudara?
Perempuan yang Lewatkan Skrining Payudara Pertama, Risiko Meninggal akibat Kanker Naik 40 Persen
Bagi Bunda yang ingin berbagi tentang parenting dan mendapatkan banyak hadiah menarik, yuk bergabung dengan komunitas PasarModern.comSquad. Daftar sekarang dengan klik di [SINI]. Gratis!
