Makassar punya 2 stadion baru

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Makassar dipastikan memiliki dua stadion baru. 
  • Stadion Internasional Sudiang akan mulai dibangun Januari 2026 dengan anggaran multiyears hingga 2027, sementara Stadion Untia juga masuk proyek prioritas Pemkot Makassar pada 2026. 
  • Kedua stadion ini diharapkan mendukung olahraga, event besar, dan pariwisata daerah.

 

MAKASSAR, TRIBUN – Pembangunan Stadion Internasional Sudiang di Kawasan GOR Sudiang, Biringkanaya, Makassar dijadwalkan mulai awal Januari 2026.

Kepala Satuan Kerja Prasarana Strategis Sulsel, Direktorat Jenderal Prasarana Strategis, Kementerian Pekerjaan Umum, Iwan menyatakan, pekerjaan fisik dimulai setelah seluruh tahapan administrasi rampung.

“Awal Januari 2026 (mulai konstruksi),” kata Iwan, Minggu (21/12/2025).

Sementara itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan pembangunan Stadion Untia akan dimulai pada awal 2026.

Stadion sepak bola representatif tersebut akan dibangun di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.

Lelang konstruksi Stadion Internasional Sudiang dimenangkan PT Waskita Karya, nilai penawaran Rp637.155.613.120.

Sementara lelang manajemen konstruksi dimenangkan PT Kogas Driyap Konsultan dengan nilai penawaran Rp8.278.028.130.

Saat ini, proses lelang masih berada pada masa sanggah.

Jika tidak ada sanggahan, tahap selanjutnya penandatanganan kontrak dan penerbitan Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK).

KemenPU menyiapkan pagu anggaran senilai Rp674.952.980.000 untuk pembangunan stadion.

Anggaran dialokasikan secara multiyears hingga 2027. Dari jumlah itu, alokasi anggaran 2025 senilai Rp96.042.246.000.

Kemudian pada 2026 dialokasikan Rp454.982.115.000, dan tahun 2027 senilai Rp 123.928.619.000.

Masa pelaksanaan pekerjaan direncanakan selama 540 hari kalender sejak SPMK diterbitkan.

Kepala Dispora Sulsel Suherman menyatakan Pemprov telah menyiapkan lahan seluas 15 hektare di kawasan GOR Sudiang.

Terdiri dari 7 hektare bangunan stadion dan sisanya untuk fasilitas penunjang lainnya.

Stadion ini dirancang berkapasitas 27 ribu penonton dengan kursi single seat.

Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi mengajak masyarakat mendukung proyek pembangunan stadion bertaraf internasional ini.

“Insya Allah dalam waktu dekat, setelah informasi final keluar, kita melaksanakan groundbreaking,” katanya.

Stadion Untia

Pemerintah Kota Makassar memastikan pembangunan Stadion Untia akan dimulai pada awal 2026.

Stadion sepak bola representatif tersebut akan dibangun di kawasan Untia, Kecamatan Biringkanaya.

Kepastian itu disampaikan Wali Kota Makassar Munafri ‘Appi’ Arifuddin saat paparan refleksi akhir tahun di Hotel Novotel Makassar Grand Shayla.

“Tekad kami, 2026 pembangunan Stadion Untia sudah fix dibangun,” ujar Appi.

Ia menegaskan, pembangunan stadion bukan sekadar menghadirkan fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi instrumen promosi daerah serta penggerak ekonomi dan pariwisata.

“Stadion sepak bola itu bukan hanya olahraga. Ujungnya adalah promosi dan pariwisata daerah,” katanya.

Appi menilai, keberadaan stadion berstandar baik akan membuka peluang Makassar menjadi tuan rumah pertandingan nasional hingga internasional.

Menurutnya, setiap event olahraga besar akan berdampak pada citra kota di mata publik nasional maupun global.

“Jika pertandingan internasional diliput media dunia, orang akan tahu Makassar, potensi daerahnya, dan karakter masyarakatnya,” jelasnya.

Pemkot Makassar pun memasukkan pembangunan Stadion Untia sebagai salah satu proyek prioritas pada awal 2026.

Pembangunan stadion ini sejalan dengan target Pemkot Makassar menjadikan kota ini sebagai kota event.

Pemerintah merencanakan penyelenggaraan kegiatan berskala besar setiap bulan sepanjang 2026 guna mendorong pergerakan ekonomi, sektor pariwisata, serta UMKM lokal.

Stadion Untia Makassar diharapkan menjadi salah satu infrastruktur utama penopang agenda itu.

Proyek Multiyears

Dinas Pekerjaan Umum Makassar menyiapkan anggaran Rp90 miliar untuk dua proyek multiyears, 2026-2027.

Yakni proyek tahap II Makassar Government Center (MGC) dan pembangunan ulang Kantor Dinas Pendidikan Makassar.

Selain dua proyek tersebut, PU juga akan mengerjakan pembangunan Stadion Untia dengan skema multiyears.

Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Pemerintah Dinas PU Makassar, Hajar Aswad, mengatakan anggaran untuk proyek MGC senilai Rp60 miliar.

Anggaran tersebut dibagi dua tahun anggaran, masing-masing Rp30 miliar pada 2026 dan Rp30 miliar pada 2027.

“Anggaran MGC Rp60 miliar karena multiyears. Dibagi dua tahun anggaran,” ujar Hajar.

Pada tahap II ini, pengerjaan difokuskan pada lantai 3, 4, 5, dan 6 Gedung MGC yang berlokasi di Jl Slamet Riyadi, sekitar 300 meter dari Balaikota Makassar.

Gedung delapan lantai yang dibangun pada era Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto itu telah dimanfaatkan sejak 2024 sebagai mal pelayanan publik.

Setiap hari, MGC dipadati masyarakat yang mengurus berbagai dokumen dan perizinan, khususnya di lantai 2.

Sejumlah organisasi perangkat daerah juga berkantor di gedung tersebut, di antaranya Diskominfo, PTSP, Dinas Arsip, dan

Inkubator Center Dinas Koperasi.

Proyek multiyears lainnya adalah pembangunan ulang Kantor Dinas Pendidikan Makassar di Jl Anggrek Raya, Kecamatan Panakkukang, yang sebelumnya terbakar pada Januari 2024.

Bangunan lama akan diratakan sebelum dibangun kembali.

Hajar menjelaskan, tahapan yang dilakukan pada 2026 meliputi perencanaan, penyusunan dokumen perizinan, hingga pembangunan struktur awal.

Ia memprediksi dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) rampung paling cepat pada Februari 2026.

“Kalau Februari DPA selesai, baru bisa tender perencanaan,” jelasnya.

Tender perencanaan diperkirakan memakan waktu dua hingga tiga bulan.

Setelah kontrak diteken sekitar Mei 2026, penyedia jasa ditargetkan menyelesaikan perencanaan dalam waktu maksimal tiga bulan. Jika sesuai jadwal, tender fisik dapat dimulai pada Agustus 2026.

“Targetnya September atau awal Oktober sudah ada pemenang konstruksi, sehingga masih ada sekitar dua bulan waktu kerja sampai akhir tahun,” ujar Hajar.

Total anggaran pembangunan ulang Kantor Dinas Pendidikan Makassar disiapkan Rp30 miliar, yang dibagi Rp10 miliar pada 2026 dan Rp20 miliar pada 2027.

Kelanjutan pembangunan struktur akan dituntaskan pada 2027.

Sementara itu, proyek multiyears lainnya adalah pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya.

Salah satu program prioritas Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.(qih/ami)