Kutukan Persija Jakarta masih menyengat: Indikasi korban baru menanti, bajak buangan Persib solusi?

Posted on

PasarModern.comKutukan Persija Jakarta masih menyengat, indikasi korban baru menanti, bajak buangan Persib Bandung jadi solusinya?

Dilansir PasarModern.com,bayang-bayang kutukan nomor punggung 10 di Persija Jakarta masih nyata di musim 2025/2026.

Jakmania tentu masih ingat dengan kutukan Persija Jakarta yang sudah berlangsung sejak musim 2018/2019.

Ya, kutukan bintang bernomor punggung 10 di Persija Jakarta yang tak akan lama berkostum Macan Kemayoran kini kembali megancam.

Seperti diketahui, pada musim 2018/2019, kutukan itu dimulai dari sosok Bruno Matos.

Bruno Matos yang notabene tampil menjanjikan dan kerap jadi pemecah kebuntuan lini depan justru tak lama berkostum Persija Jakarta.

Konflik internal yang dialaminya saat itu yang membuat Bruno Matos terdepak dari skuad Persija Jakarta setelah baru catatkan 8 bulan bergabung.

Tak cuma Bruno Matos, pada musim yang sama, Renan Silva pun juga hanya berumur jagung.

Sukses beri gelar untuk Persija Jakarta tak cukup bagi Renan Silva bertahan bersama Macan Kemayoran.

Pada musim berikutnya, giliran Marc Klok yang berhasil didatangkan oleh Persija Jakarta.

Meskipun berposisi asli sebagai gelandang tengah, Marc Klok berhasil memainkan perannya sebagai gelandang kreator Persija Jakarta.

Tapi lagi-lagi, Marc Klok hanya seumur jagung memperkuat Persija Jakarta.

Seusai Marc Klok, giliran Makan Konate yang didatangkan Persija Jakarta untuk menjadi otak serangan di musim 2021/2022.

Mampu tampil dengan menawan karena sukses bukukan 7 gol dan 2 assist, gelandang asal Mali itu harus puas didepak Persija Jakarta karena dikabarkan tak masuk ke dalam skema Thomas Doll.

Setelah era Makan Konate, Persija Jakarta kembali dapatkan servis menawan dari pemain bernomor punggung lainnya pada diri Hanno Behrens.

Pemain yang ditebus Persija Jakarta dari Hansa Rostock itu sukses catatkan 5 gol dari 18 pertandingan untuk Macan Kemayoran di era kepelatihan Thomas Doll.

Faktor kesulitan adaptasi cuaca dan makanan Indonesia jadi sebab Hanno Behrens acap kali absen dari Persija Jakarta.

Setelah keluarnya Hanno Behrens, Jakmania sempat mencemaskan siapa sosok yang pas untuk menggantikan posisinya.

Di luar dugaan, Thomas Doll percayakan posisi nomor 10 kepada pemain asal Polandia, Maciej Gajos.

Dua musim dihabiskan Maciej Gajos bersama Persija Jakarta meski tonggak pelatih sempat beralih dari Thomas Doll kepada Carlos Pena.

Total, 8 gol dan 12 assist dari 60 pertandingan dibukukan oleh Maciej Gajos bersama Persija Jakarta.

Lagi dan lagi, catatan itu tak cukup membuatnya lama bermain untuk Persija Jakarta.

Faktor regenerasi ditaksir jadi sebab Maciej Gajos dilepas oleh Persija Jakarta.

Terbaru, di era kepelatihan Mauricio Souza, Macan Kemayoran dapuk gelandang nyentrik asal Brasil, Gustavo Franca.

Gustavo Franca kini jadi satu-satunya pemain asing Persija Jakarta yang disorot dan terancam didepak pada bursa transfer paruh musim 2025/2026.

Indikasi terancamnya Gustavo Franca juga diunggah oleh akun fans base Persija Jakarta, @jakmaniart, 4 Desember 2025 lalu.

“Tinggal 4 pertandingan tersisa — saatnya Gustavo Franca menjawab keraguan. Layak atau tidaknya ia dipertahankan,” tulis @jakmaniart.

Lantas, jika benar kutukan nomor punggung 10 Persija Jakarta masih berlangsung, siapa nantinya yang cocok gantikan peran dari Gustavo Franca?

Bajak Buangan Persib Bandung?

Menilik kondisi saat ini, ada bekas target Persija Jakarta yang tak lama lagi bakal diumumkan nganggur setelah dibuang Persib Bandung.

Ya, sosok pemain yang dimaksud tak lain ialah Wiliam Marcilio.

Seperti diketahui, Wiliam Marcilio tinggal tunggu waktu saja diumumkan telah dibuang oleh Persib Bandung.

Hubungan buruk Wiliam Marcilio dengan Bojan Hodak jadi dasar utamanya.

Hubungan Wiliam Marcilio dan Persib Bandung pecah setelah penampilan mengecewakannya di laga ACL Two kontra Lion City Sailors.

Hal itu disampaikan langsung oleh pelatih kepala Persib Bandung, Bojan Hodak selepas laga.

“Saya kecewa dengan pemain yang masuk di babak kedua. Beberapa dari mereka tidak akan bermain untuk klub ini lagi.”

“Beberapa dari mereka hanya tidak berada di level ini,” jelas Bojan Hodak selepas laga Persib Bandung kontra Lion City Sailors.

Kekecewaan itu semakin terlihat nyata saat Bojan Hodak memulangkan Wiliam Marcilio ke Bandung dan tak turut serta skuad Pangeran Biru away ke markas Madura United.

Kabar itu dikonfirmasi langsung oleh Bojan Hodak dalam konferensi persnya jelang laga kontra Madura United.

Bahkan, dengan secara gamblang, Bojan Hodak menyebut 2 hal yang membuatnya murka kepada Wiliam Marcilio.

“Wiliam saya pulangkan ke Bandung, karena saya tidak senang dengan komitmen dan performanya, pemain yang lainnya terlihat oke tidak ada benturan. Saya pikir besok semua pemain akan siap, saya hanya melihat karena ini menjadi persiapan yang singkat. Saya perlu melihat semia pemain bugar atau tidak,” tegasnya.

Memperkuat kabar itu, di sesi latihan jelang kontra Borneo FC, asisten pelatih Persib Bandung, Igor Tolic menegaskan hal serupa kepada awak media soal nasib Wiliam Marcilio.

“Wiliam tidak bersama kami pada sesi latihan ini adalah masalah dengan manajemen pelatih sudah selesai dengan dia (Wiliam) dan sekarang bagian manajemen. Saya tidak berbicara dengan Wiliam, dia berkata selamat tinggal,” jelas Igor.

Bukan cuma itu, manajer Persib Bandung, Umuh Muchtar pun juga sudah memberikan validasinya.

Kabar itu diungkap oleh satu di antara akun Instagram fans base Persib Bandung, @persibtalk.id, Rabu (3/12/2025).

“Ya, Wiliam dilepas,” ujar Umuh.

Umuh mengatakan, pergantian Wiliam Marcilio tak terlepas dari sosoknya yang sudah tidak sesuai dengan kriteria pelatih.

“Tidak sesuai kriteria dengan Persib, tidak sesuai dengan kriteria pelatih dan semua juga bisa menilai bagaimana kinerja Wiliam,” kata Umuh.

Umuh juga menegaskan jika kans Persib Bandung memutus kontraknya terbuka lebar.

“Memang masih ada kontrak, tapi nanti bagaimana baiknya, bagaimana layaknya, yang pasti nanti dilihat bagaimana baiknya. Kemungkinan diputus lah oleh Persib,” jelas Umuh.

Bahkan, sosok pengganti Wiliam Marcilio pun sudah dikabarkan ada dan bakal memiliki kualitas yang lebih baik.

“Sudah ada (Penggantinya), tapi dilihat nanti aja siapa penggantinya. Nanti liat saja dulu karena Bobotoh juga sudah tahu pasti dari awal. Kejutan, pokoknya akan diganti oleh pemain yang lebih baik buat Persib,” tegas Umuh.

Dengan adanya kabar itu, maka kans Persija Jakarta untuk tampung Wiliam Marcilio terbuka lebar.

Mengingat, Persija Jakarta butuh gelandang serang skillfull dan lihai dalam pecah pertahanan lawan yang ada pada diri Wiliam Marcilio.

Selain itu, status nganggur yang tak lama disandang Wiliam Marcilio bakal memudahkan langkah Persija Jakarta untuk bisa amankan tanda tangannya di paruh musim nanti.

(PasarModern.com/Adi Manggala S)