Kunci Sukses Pendidikan Pancasila Kelas 9: Nyepi Berbarengan dengan Ramadan – Solusi Lengkap Kurikulum Merdeka

Posted on



– Di halaman ini kamu bisa lihat Kunci Jawaban PKN PPKN Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP/MTs Halaman 19 Kurikulum Merdeka, Materi Tugas: Nyepi Berbarengan Ramadan.

Jawaban ini dibuat untuk membantu kamu memahami materi tentang toleransi antarumat beragama.

Tapi, Kunci Jawaban PKN PPKN Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP/MTs Halaman 19 Kurikulum Merdeka, Materi Tugas: Nyepi Berbarengan Ramadan jangan dijadikan jawaban langsung, ya.

Tugas ini membahas momen ketika Hari Raya Nyepi dan Ramadan terjadi di waktu yang sama.

Kunci Jawaban PKN PPKN Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP/MTs Halaman 19 Kurikulum Merdeka, Materi Tugas: Nyepi Berbarengan Ramadan bisa bantu kamu melihat contoh sikap saling menghormati antar masyarakat.

Tapi tetap lebih baik kalau kamu menulis dengan pemahaman sendiri.

Semoga Kunci Jawaban PKN PPKN Pendidikan Pancasila Kelas 9 SMP/MTs Halaman 19 Kurikulum Merdeka, Materi Tugas: Nyepi Berbarengan Ramadan ini bisa jadi referensi yang berguna.

Jadikan artikel ini sebagai panduan belajar, bukan contekan.

Yuk, belajar dengan jujur dan semangat!


Ayo, Membaca

Nyepi Berbarengan dengan Awal Ramadan, Bali Tunjukkan Kerukunan Umat Beragama

Hari Suci Nyepi tahun Saka 1945 yang dirayakan umat Hindu 22 Maret 2023 bersamaan dengan salat tarawih dan awal puasa bulan Ramadan.

Hari besar keagamaan dan bulan suci yang jatuh secara bersamaan itu makin mempererat toleransi antarumat beragama, khususnya di Bali.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet mengatakan, dalam peringatan hari besar keagamaan apa pun, toleransi menjadi harga mati.

Ia menegaskan, khusus di Bali, toleransi antarumat beragama tidak perlu diragukan lagi.

sehingga pelaksanaan puasa maupun catur brata penyepian tetap dapat terlaksana dengan damai.

Apalagi, telah ada kesepakatan bersama terkait salat tarawih bisa dilaksanakan di rumah maupun masjid terdekat saat pelaksanaan Nyepi.

Umat beragama khususnya di Bali sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dalam setiap kegiatan keagamaan apa pun.

Ini terlihat dari adanya ruang bagi masing-masing umat beragama melaksanakan ritual, tradisi ataupun ibadah dengan damai tanpa

keagamaan dan bulan suci yang jatuh secara bersamaan tersebut makin mempererat toleransi antarumat beragama khususnya di Bali.

Untuk mengetahui informasi lebih lengkap, kunjungilah laman
https://buku.kemdikbud.go.id/s/
beritatoleransi atau pindai kode QR di samping.


Setelah membaca artikel tersebut, jawablah pertanyaan di bawah ini.


1. Pelajaran apa yang kamu dapatkan dari artikel tersebut?


2. Apakah ada contoh potret toleransi antarumat beragama di daerahmu?


3. Jelaskan pelaksanaan toleransi antarumat beragama di daerahmu!


Jawaban:

1. Artikel tersebut mengajarkan pentingnya toleransi dan kerukunan antarumat beragama.

Melalui contoh di Bali, kita melihat bagaimana dua hari besar keagamaan. Nyepi dan awal Ramadan, dapat dirayakan bersamaan dengan penuh damai dan saling menghormati.

Ini menunjukkan bahwa dengan adanya kesepahaman dan saling menghargai, perbedaan dapat menjadi kekuatan yang mempererat persatuan.

2. Contoh toleransi antarumat beragama di daerah saya adalah ketika umat Muslim merayakan Idul Fitri, tetangga yang beragama lain turut membantu dalam persiapan dan ikut merayakan.

Sebaliknya, saat perayaan Natal, umat Muslim memberikan ucapan selamat dan membantu dalam acara-acara di gereja.

3. Di daerah saya, toleransi antarumat beragama dilaksanakan melalui berbagai kegiatan bersama, seperti kerja bakti, acara kebudayaan, dan perayaan hari besar keagamaan.

Setiap komunitas agama saling mendukung dan menghargai tradisi serta ibadah masing- masing.

Ada juga forum-forum diskusi yang melibatkan tokoh agama untuk membahas isu-isu sosial dan mencari solusi bersama.

Pemerintah daerah aktif mendorong kegiatan yang memupuk kerukunan dan memberikan dukungan pada acara-acara yang mempererat hubungan antarumat beragama.