Kris Dayanti Siap Wakili Indonesia di Ajang 10th World Kungfu Championships 2025
Kris Dayanti, penyanyi legendaris sekaligus mantan anggota DPR, kini tengah mempersiapkan diri untuk mewakili Indonesia di ajang 10th World Kungfu Championships 2025 yang akan digelar di Emeishan, China, pada 14–20 Oktober mendatang. Ia berlatih intens bersama sasana wushu Yayasan Inti Bayangan (YIB), menunjukkan komitmennya terhadap dunia olahraga bela diri ini.
Dalam unggahannya di Instagram, KD mengunggah foto-foto latihan dengan baju latihan berwarna ungu muda dan aksen putih, serta melakukan serangkaian gerakan wushu dengan penuh semangat. Ia juga menuliskan pesan semangat, “Doakan Indonesia juara, jiayou!!” Kata jiayou berasal dari bahasa Mandarin yang berarti “semangat!” atau “ayo terus berjuang!”, sebuah seruan dukungan yang sering digunakan dalam dunia olahraga di Tiongkok.
Tekuni Wushu Sejak 2021
Kris Dayanti bukan sosok baru dalam dunia wushu. Ia telah menggeluti olahraga ini sejak akhir 2021 dan sering membagikan foto maupun video latihan di media sosialnya. Wushu, yang berasal dari Tiongkok, merupakan seni bela diri sekaligus cabang olahraga resmi yang dipertandingkan di berbagai ajang internasional. Wushu terbagi menjadi dua disiplin utama, yaitu Taolu dan Sanda. Taolu adalah rangkaian gerakan atau jurus rutin yang menonjolkan teknik, keindahan, dan ketepatan — mirip dengan senam lantai. Sanda (atau Sanshou) merupakan bentuk pertarungan penuh kontak yang memperbolehkan pukulan, tendangan, serta teknik grappling (bergulat).
Dalam unggahannya, KD tampak mengenakan kostum dengan bordiran burung phoenix, simbol kebangkitan dan kekuatan dalam budaya Tiongkok. Ia menuliskan kalimat penyemangat di Instagram Story-nya, “Bismillahirrahmanirrahim Indonesia.”
Dukungan Mengalir dari Publik dan Rekan Artis
Unggahan Kris Dayanti langsung mendapat banjir dukungan dari publik dan rekan-rekan artis. Salah satu sahabatnya, Kartika Sary, bahkan membagikan momen latihan tersebut di Instagram Story-nya. “Break a leg, sister. Alih profesi dulu 10 hari ke depan yaa,” tulis Kartika menyemangati. Selain itu, penyanyi Donnie Sibarani juga turut berkomentar, “Keereen mbaaaa sukses nggeh.” Ucapan semangat juga datang dari Cindy Claudia yang menulis, “Bismillah… goodluck Mimi and team!!”, serta Memes Premaswari yang menuliskan, “Go go go mi @krisdayantilemos.” Rekan artis lainnya, Eddies Adelia, turut memberi doa, “Bismillah lancar sukses Mimi sayang.”
Tak hanya rekan selebritas, banyak warganet juga memuji semangat dan dedikasi Kris Dayanti. “Bener-bener definisi ‘usia bukan penghalang’ yaa.. Keep it up Mimi,” tulis salah satu pengguna Instagram. “Diva, politisi, atlet — semua dalam satu jiwa. Multi talented luar biasa,” komentar yang lain. “MasyaAllah, nenek bukan sembarang nenek, idola semua kalangan,” tambah warganet lain, mengacu pada perannya sebagai nenek dari Ameena dan Azura.
Tentang World Kungfu Championships
Berdasarkan informasi dari situs resmi International Wushu Federation (IWUF) di iwuf.org, ajang World Kungfu Championships (WKFC) pertama kali digelar pada tahun 2004. Kompetisi ini bertujuan untuk menyebarkan dan melestarikan seni bela diri wushu tradisional ke seluruh dunia. Kejuaraan ini bersifat inklusif — atlet dari berbagai usia dan tingkat keahlian dapat berpartisipasi karena wushu memiliki banyak gaya dan aliran berbeda. Selain sebagai ajang kompetisi, WKFC juga berfungsi sebagai wadah pertukaran budaya dan keterampilan antarnegara.
Tahun ini, kompetisi akan berlangsung di Sichuan International Tourism and Trading Expo Center, yang berlokasi di Shengli Town, Kota Emeishan, Provinsi Sichuan, Tiongkok. Dalam unggahan yang sama, Kris Dayanti juga memperlihatkan dokumen resmi 10th World Kungfu Championships yang mencantumkan namanya sebagai atlet yang mewakili Indonesian Wushu Association (IWA).
Doakan Indonesia Juara
Sebagai seorang diva yang kini juga dikenal sebagai politisi dan atlet, Kris Dayanti menegaskan bahwa usia bukan penghalang untuk terus berprestasi. Dengan disiplin latihan dan semangat nasionalisme, ia berharap dapat memberikan hasil terbaik untuk Indonesia di ajang internasional tersebut. “Doakan Indonesia juara, jiayou!!” tulisnya penuh semangat — pesan yang kini viral dan menjadi inspirasi banyak orang bahwa semangat berjuang tak mengenal batas usia atau profesi.
Sosok Kris Dayanti
Kris Dayanti lahir di Batu, Malang, Jawa Timur, pada 24 Maret 1975. Penyanyi yang akrab disapa KD ini merupakan anak kedua dari pasangan Trenggono dan Rachma Widianingsih. Ia adalah adik kandung dari penyanyi tembang nostalgia, Yuni Shara. KD memiliki adik tiri dari pihak ayah bernama Kartika Sari. Wanita yang pernah menjadi finalis Gadis Sampul 1991 ini sudah gemar menyanyi semenjak kecil. Di usia yang masih sangat belia, 12 tahun, KD merilis album pertamanya, “Burung-Burung Malam” (1987). Lewat album inilah, KD mulai mendapat penilaian sebagai penyanyi muda berbakat.
Keseriusannya di dunia menyanyi ditunjukkan KD dengan mengikuti kompetisi menyanyi tingkat Asia, “Asia Bagus 1992”, di Jepang. Album kompilasi, “The Best of Asia Bagus” (1993), resmi dirilis di Jepang dan Singapura setelah ia memenangkan kompetisi tersebut. Mengantongi gelar sebagai jawara “Asia Bagus”, KD percaya diri menggarap album berikutnya. Album studio KD yang selanjutnya dirilis adalah “Terserah” (1995), “Sayang” (1998) dan “Menghitung Hari” (1999). Namanya tak hanya tenar di Indonesia, KD juga mulai dikenal di Malaysia, bahkan Asia Tenggara.
Pada 1999, KD memenangkan “Album Terbaik” di “Anugerah Industri Muzik (AIM)” atas perilisan album “Sayang” di Malaysia. KD menikah dengan Anang Hermansyah pada 22 Agustus 1996. Bersama Anang, KD merilis beberapa album duet seperti “Cinta” (1996), “Kasih” (1997), “Buah Hati” (1999), “Makin Aku Cinta” (2001), “Menuju Terang” (2002), “Sepuluh Tahun Pertama” (2006), “Dilanda Cinta” (2009) dan “CTKD: Cinta, Tangis, Ketawa, Duka” (2009). Pernikahan Anang-KD dikaruniai dua anak, Titania Aurellie Nurhermansyah dan Azriel Akbar Hermansyah.
Di usia yang kian bertambah, KD semakin matang berkiprah di dunia hiburan Indonesia. Selain empat album yang sudah ia rilis di tahun sebelumnya, KD melanjutkan karirnya dengan merilis album “Konser KD” (2001), “Cahaya” (2004), “Kris Dayanti” (2007) dan “Aku Wanita Biasa” (2009). KD pernah tergabung dalam grup trio 3 Diva bersama Titi DJ dan Ruth Sahanaya. Dalam formasi trio tersebut, KD telah merilis dua album, masing-masing berjudul “Semua Jadi Satu” (2006) dan “DI3VA” (2008).
Selain menyanyi, KD ternyata handal berakting. Dia pernah membintangi beberapa judul sinetron seperti “Saat Memberi Saat Menerima” (1996), “Doaku Harapanku” (1998) dan “Doa dan Anugerah” (2002). Debut film pertamanya dimulai melalui layar lebar “Jatuh Cinta Lagi” (2006) yang ia bintangi bersama Gary Iskak dan Cornelia Agatha. 16 Juli 2009, KD menerbitkan buku berjudul “My Life, My Secret”. Di buku ini, KD mengaku bahwa sudah berkali-kali melakukan operasi plastik, sedot lemak dan suntik botox.
Pernikahan KD dan Anang yang telah dibina selama 13 tahun harus berakhir di meja perceraian pada 22 Oktober 2009. Setelah bercerai, KD menikah dengan Raul Lemos, pengusaha sukses asal Timor Leste, pada 20 Maret 2011. Mereka dikaruniai anak bernama Ariannha Amora Lemos.
Karir Politik Kris Dayanti
Selain merambah dunia hiburan, Kris Dayanti mulai turun ke dunia politik. Sukses dalam karier di dunia hiburan ternyata tak menyurutkan minat Kris Dayanti di dunia politik. Pada Pemilu 2014, Kris Dayanti sempat dikabarkan akan menjadi calon legislatif dari Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Namun, rencana itu kandas di tengah jalan. Barulah pada Pemilu 2019, Kris Dayanti resmi maju sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik (DPR) Indonesia dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ia mewakili daerah kelahirannya yaitu Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur V yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu.
Pucuk dicinta ulam pun tiba. Dengan perolehan 132.131 suara, Kris Dayanti berhasil melenggang ke Senayan. Bersama dua rekan artis lainnya, Mulan Jameela dan Muhammad Farhan, kini Kris Dayanti akan menyandang jabatan sebagai wakil rakyat. Kris Dayanti, yang juga dikenal sebagai diva di Tanah Air, maju sebagai calon Wali Kota Batu, Jawa Timur, berpasangan dengan Kresna Dewanata Phrosakh. Batu merupakan kampung halamannya, adapun langkah Kris Dayanti ke Pilkada Batu bukan tanpa alasan. Kiprah politik dari istri dari Raul Lemos itu dimulai sejak dirinya menjabat sebagai anggota DPR RI periode 2019-2024. Namun ia gagal melenggang ke Senayan dalam Pileg 2024 usai bertarung di dapil Jawa Timur V—meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu dengan mengantongi 70.111 suara.
