Kereta Uap, Man Utd Harus Melepas Amorin, Dia Calon Diallo Berikutnya yang Berusia 18 Tahun

Posted on

Perjalanan Panjang Amad Dialo Menuju Bintang Manchester United

Sejak beberapa tahun lalu, Manchester United (MU) telah menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka kembali bergerak cerdas di bursa transfer. Salah satu buktinya adalah keberhasilan mereka merekrut pemain-pemain yang telah terbukti di Liga Primer seperti Bryan Mbeumo dan Matheus Cunha. Kedua pemain ini tidak hanya memberikan kontribusi langsung tetapi juga membawa semangat baru bagi tim.

Amad Dialo, yang kini menjadi salah satu bintang MU, memiliki kisah perjalanan panjang sebelum mencapai puncak kesuksesannya. Dalam lima tahun terakhir, ia telah melalui proses yang sangat dinamis. Pada Januari 2021, MU membeli pemain muda Atalanta dengan harga £19 juta saat usianya masih 18 tahun. Meski pada saat itu, Amad hanya tampil tiga kali di Serie A dengan total waktu bermain 30 menit, Setan Merah tetap percaya padanya.

Meskipun akhirnya mencetak gol secara inovatif melawan AC Milan, Amad harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan kesempatan bermain. Di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick, ia sempat menghabiskan masa peminjaman di Sunderland. Di sana, ia berhasil mencetak 14 gol dan menjadi pahlawan di Stadium of Light. Kembali ke MU pada musim panas 2023, Amad kembali menghadapi cedera yang membatasi penampilannya di awal musim 2023/24.

Namun, sejak bergabung dengan pelatih baru Ruben Amorim, Amad mulai menunjukkan performa yang lebih stabil. Ia mencatatkan serangkaian momen penting, termasuk gol tandang di Anfield dan Etihad. Saat ini, ia kembali bermain sebagai bek sayap kanan setelah bergabung dengan Mbeumo. Performa assist awalnya di Merseyside menunjukkan bahwa ia mulai menemukan ritmenya kembali.

Dengan kiprahnya di AFCON akhir tahun ini, Amad telah benar-benar membuktikan potensinya sebagai pemain yang layak di Old Trafford. Ini membuka kemungkinan bahwa kisah sukses serupa bisa terjadi lagi untuk calon-calon pemain baru.

Calon Amad Berikutnya untuk Manchester United

Kisah sukses Amad Dialo tampaknya akan diikuti oleh pemain muda lainnya, Diego Leon. Pemain Paraguay ini direkrut MU senilai £6 juta pada bulan Januari 2025. Meskipun bergabung terlambat pada musim panas ini setelah berusia 18 tahun, Leon telah menunjukkan potensi yang menjanjikan.

Sama seperti Amad, Leon direkrut sebagai pemain proyek dengan harapan masa depan. Ia telah mencetak empat gol dalam 33 pertandingan bersama mantan klubnya Cerro Porteno. Kecepatan dan kekuatannya membuatnya diminati oleh banyak pengamat sepak bola. Bahkan, analis Ben Mattinson menyebutnya “seperti kereta uap” karena kemampuannya berlari cepat.

Pemain berkaki kiri ini telah menunjukkan kemampuan bermain di posisi bek kiri atau bek sayap kiri. Dalam pertandingan U-21 United melawan Tottenham Hotspur, Leon mencetak gol pertamanya untuk MU. Meskipun masih ada hal-hal yang perlu dikembangkan, seperti kehilangan bola, kecepatan dan kekuatannya menunjukkan bahwa ia bisa menjadi bagian dari skuad utama MU dalam waktu dekat.

Kobbie Mainoo, rekan setimnya, mengatakan bahwa Leon adalah pemain top yang kuat dan tangguh. Meski bahasa Inggrisnya belum lancar, ia juga dikenal humoris. Dengan Patrick Dorgu yang belum menemukan posisi bek sayap kiri dan Harry Amass yang dipinjamkan, Leon memiliki peluang besar untuk mendapatkan waktu bermain dalam beberapa minggu dan bulan mendatang.

Conor Gallagher, Rekrutan yang Mengecewakan?

Salah satu rencana utama INEOS untuk tahun 2026 adalah merekrut gelandang dinamis untuk Ruben Amorim. Namun, minat Manchester United terhadap Conor Gallagher terbukti mengecewakan. Meski Gallagher memiliki reputasi yang baik, sulit membayangkan bagaimana ia akan masuk ke tim Amorim untuk membuat perbedaan.

Gallagher, yang menukar Chelsea dengan Atletico Madrid seharga £34 juta pada musim panas 2024, tidak sering bermain sebagai gelandang bertahan. Di Chelsea, ia lebih sering bermain sebagai gelandang serang, dengan perlindungan dari Enzo Fernandez atau Moises Caicedo. Performanya di Inggris juga tidak terlalu meyakinkan, terutama saat dimainkan sebagai gelandang serang oleh Gareth Southgate di Euro 2024.

Meski begitu, menurut Fabrizio Romano, Gallagher tetap menjadi incaran MU. Namun, situasi saat ini menunjukkan bahwa rekrutan seperti Carlos Baleba atau Angelo Stiller mungkin tidak tersedia. Jika tidak, maka Connor Gallagher bisa menjadi opsi jika Atletico Madrid memutuskan untuk meminjamkannya.