Kepala Desa Bongkar Kondisi Suderajat, Istri Penjual Es Gabus Tampak Lebih Buruk

Posted on

Fakta Terkini tentang Kondisi Suderajat dan Istrinya

Kondisi terkini Suderajat (49) dan istrinya menimbulkan banyak pertanyaan setelah ia dituduh berbohong saat bertemu Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Ternyata, keduanya memiliki indikasi disabilitas yang memengaruhi kemampuan komunikasi mereka. Hal ini membuat jawaban Suderajat sering berubah-ubah ketika ditanyai oleh Dedi Mulyadi.

Camat Bojonggede, Tenny Ramdhani, mengungkap bahwa Suderajat bukan tinggal di kontrakan karena tidak memiliki rumah, melainkan karena rumahnya sedang direhabilitasi melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Berdasarkan hasil asesmen, Suderajat termasuk dalam kategori miskin dan memiliki rumah sendiri yang sedang diperbaiki. Sejak awal tahun 2026, rumah tersebut roboh akibat bencana hujan dan angin kencang, sehingga Suderajat dan keluarganya tinggal sementara di kontrakan.

Tenny menjelaskan bahwa proses rehabilitasi rumah Suderajat mulai berjalan sejak Desember 2025. Selain itu, ada indikasi disabilitas pada Suderajat dan istrinya, yang diduga berkaitan dengan gangguan mental pascatrauma. Kondisi ini menyebabkan kemampuan komunikasi mereka terbatas, sehingga jawaban mereka sering berubah-ubah.

Bantuan yang Diterima Suderajat

Sekretaris Camat Bojonggede, Elvinila Hartini, mengungkap bahwa renovasi rumah Suderajat menggunakan anggaran tahun 2025. Selama renovasi berlangsung, Suderajat tinggal di rumah kontrakan. Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberikan bantuan stok bahan makanan untuk Suderajat dan keluarganya.

Selain itu, dua anak Suderajat yang sebelumnya putus sekolah kini bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat. Mereka juga diberi bantuan seragam dan seluruh perlengkapan sekolah. Berdasarkan penelusuran, Suderajat mendapat sejumlah bantuan yang jumlahnya mencapai Rp110 juta.

Pernyataan Suderajat yang Tidak Relevan

Beberapa pernyataan Suderajat yang tidak sesuai dengan keadaan antara lain:

  • Ngaku Belum Ada Sumbangan: Suderajat mengatakan belum pernah mendapatkan bantuan dari orang setelah video jualan es-nya viral. Padahal, dirinya sudah mendapatkan satu unit sepeda motor dan modal usaha dari Kapolres Metro Depok, Kombes Pol Abdul Waras.
  • Ngaku Biaya Sekolah Nunggak Rp 1,5 Juta: Suderajat mengatakan memiliki tanggungan biaya sekolah anak yang nunggak selama empat bulan di sekolah negeri. Namun, ternyata hanya Rp 200 ribu per bulan, dan anak Suderajat sebenarnya sekolah di sekolah swasta.
  • Ngaku Ngontrak Rumah Rp 800 Ribu per Bulan: Suderajat mengatakan tinggal di rumah kontrakan dengan biaya Rp 800 ribu per bulan. Namun, kenyataannya, Suderajat memiliki rumah sendiri warisan dari orang tuanya.
  • Ngaku Dapet Warisan Rp 200 Ribu: Suderajat mengatakan hanya mendapatkan Rp 200 ribu dari uang penjualan rumah warisan orang tuanya. Setelah dikroscek, ternyata rumah yang dijual orang tua Suderajat berada di Jakarta, bukan rumah yang ditinggali di Bogor.
  • Ngaku Tak Punya Uang, tapi Banyak Bantuan: Suderajat mengaku tidak punya uang, padahal telah menerima banyak bantuan seperti motor, uang tunai, dan umroh.

Bantuan-Bantuan yang Diterima Suderajat

Berikut bantuan-bantuan yang diterima Suderajat:

  • Satu unit motor dari Kapolres Metro Depok serta bantuan modal usaha
  • Bantuan Rutilahu senilai Rp 18 juta dalam bentuk bahan bangunan dan honor bagi kuli bangunan sebesar Rp2 juta
  • Bantuan Dedi Mulyadi Rp 15 juta (di awal untuk rumah kontrakan dan modal usaha)
  • Tambahan Bantuan Dedi Mulyadi Rp 20 juta untuk tambahan honor kuli bangunan
  • Bantuan dari bidan Seruni Rp 10 juta dan sembako
  • Bantuan Budi Amal TikTok Rp 25 juta
  • Bantuan Owner HOB Rp 10 juta
  • Bantuan staf Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka Rp 10 juta
  • Bantuan Aisar Khaled memberikan hadiah umrah untuk Suderajat dan istrinya

Dedi Mulyadi menegaskan agar Suderajat tidak lagi berbohong dalam menceritakan keadaannya. “Babe nggak boleh lagi ngomong nggak punya duit,” tegas Dedi Mulyadi.