Sumber Kekayaan Paris Hilton
Paris Hilton, seorang model, pebisnis, dan artis multitalenta, memiliki total kekayaan sebesar US$300 juta. Namun, ternyata kekayaannya tidak berasal dari warisan keluarga. Meskipun ia adalah cucu dari Conrad Hilton, pendiri jaringan hotel Hilton yang terkenal, Paris tidak menerima sepeser pun dari warisan tersebut.
Paris Hilton lahir pada 17 Februari 1981, sebagai anak sulung dari Rick Hilton (seorang pebisnis real estate) dan Kathy Hilton (sosialita sekaligus mantan aktris). Meskipun memiliki latar belakang yang kaya, Paris tidak mendapatkan warisan besar seperti yang diharapkan oleh banyak orang. Pada pertengahan 2000-an, kakeknya, Baron Hilton, merasa terganggu oleh pemberitaan tabloid yang intens terhadap Paris dan adiknya, Nicky. Akibatnya, Paris dan saudara-saudaranya hanya mendapat sekitar USD5,6 juta masing-masing. Bahkan, Paris menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk amal, termasuk Conrad N. Hilton Foundation.
Rintis Karier Sebagai Model dan Bintang Reality Show
Paris dikenal publik sejak menjadi model cilik untuk berbagai acara amal. Dari sana, kariernya berkembang pesat hingga ia bergabung dengan agensi besar seperti Ford Models dan Donald Trump’s T Management. Ia juga tampil untuk sejumlah brand ikonik seperti Guess, Christian Dior, Marciano, bahkan Yeezy di kemudian hari.
Pada awal 2000-an, Paris menjadi “It Girl” yang selalu disorot media. Popularitasnya meningkat setelah membintangi reality show The Simple Life bersama Nicole Richie. Acara ini menjadi fenomena pop culture selama penayangannya pada 2003–2007. Paris menerima bayaran fantastis sebesar US$5 juta per musim selama lima musim penayangan The Simple Life. Acara ini bukan hanya membuat namanya dikenal di seluruh dunia, tapi juga menjadikannya benar-benar kaya.
Merambah Dunia Akting
Paris Hilton terus mempertahankan momentumnya. Ia muncul di berbagai serial populer seperti The O.C., Veronica Mars, dan My Name Is Earl. Selain itu, ia juga menjajal dunia film lewat genre yang beragam. Ia pernah tampil di film horor House of Wax hingga komedi romantis The Hottie and the Nottie.
Untuk menambah popularitasnya, Paris juga muncul di berbagai acara sebagai pembawa acara maupun bintang tamu. Meski bayaran dari proyek-proyek di atas tidak bisa dibilang besar bagi seorang sosialita, cara ini menjadi pondasi penting bagi popularitas dan keberlangsungan bisnisnya di kemudian hari.
Artis Multitalenta
Pada tahun 2006, Paris Hilton merilis album debutnya berjudul Paris, yang berhasil meraih status platinum berkat single ikonik Stars Are Blind. Tak berhenti sampai di situ, album terbarunya, Infinite Icon (2024), membuktikan bahwa Paris masih aktif dan relevan di dunia musik.
Paris Hilton juga dikenal sebagai salah satu DJ perempuan dengan bayaran tertinggi di dunia. Sejak debutnya di dunia DJ pada 2012, ia benar-benar mematahkan ekspektasi publik. Ia mengonfirmasi bahwa bayarannya dalam sekali tampil bisa mencapai hingga US$1 juta.
Selain bermusik, Paris juga dikenal sebagai penulis. Memoarnya yang dirilis pada 2023, Paris: The Memoir, menghadirkan sisi yang lebih dalam dari kehidupannya—jujur, reflektif, dan penuh pembelajaran. Deretan karya ini bukan hanya menambah pundi-pundi kekayaannya, tapi juga memperkuat pengaruhnya sebagai ikon pop culture yang berusaha agar terus relevan.
Bangun Bisnis Hiburan
Pada tahun 2006, Paris mendirikan Paris Hilton Entertainment, yang menjadi pusat dari seluruh aktivitas bisnisnya. Melalui perusahaan ini, ia mengelola berbagai kerja sama lisensi, mengembangkan lini produk, dan memperluas langkahnya ke dunia ritel.
Pada tahun 2021, Paris berkolaborasi dengan eksekutif media berpengalaman Bruce Gersh untuk meluncurkan 11:11 Media. Perusahaan ini menjadi konglomerat kreatif dengan cakupan luas, mulai dari produksi TV, podcast, kecantikan, aset digital, musik, hingga lisensi.
Mereka menandatangani berbagai kerja sama besar, seperti kontrak podcast jangka panjang dengan iHeartMedia, kolaborasi konten di bidang kecantikan bersama Guthy-Renker, hingga ekspansi ke dunia game online lewat WOW Vegas. Hingga tahun 2025, 11:11 Media terus memproduksi konten orisinal seperti Cooking with Paris dan Paris in Love, menghadirkan podcast populer, menjalankan kampanye berdampak, serta mengelola seluruh lini produk konsumen di bawah merek Paris Hilton.
Bisnis di Berbagai Lini
Diluncurkan sejak tahun 2004, koleksi parfum Paris Hilton berkembang menjadi salah satu bisnis parfum selebriti paling sukses di dunia. Hingga tahun 2025, tercatat ada sekitar 29 hingga 31 varian aroma yang dirilis di bawah namanya. Soal pendapatan? Perkiraannya mencapai antara US$2,5 miliar hingga lebih dari US$4 miliar.
Paris juga merambah berbagai lini produk rumah tangga, seperti Paris Hilton Housewares Collection. Ia turut meluncurkan produk untuk hewan peliharaan, termasuk makanan kucing Sliving for the Gravy! Ia menggandeng sejumlah peritel besar seperti QVC dan mitra di industri home & pet care untuk memperluas jangkauan bisnisnya.
Di dunia fashion, Paris berkolaborasi dengan berbagai brand seperti Claire’s, Icing, dan Quay Australia, menunjukkan kemampuannya beradaptasi dan terus memperbarui portofolio produknya. Sementara itu, kerja sama endorsement juga tak kalah beragam, mulai dari Absolut Vodka di masa lalu hingga Agent Provocateur.
Aset Properti Mewah dan Investasi Digital
Sebagian besar dari kekayaan Paris Hilton yang diperkirakan mencapai US$300 juta tersimpan dalam bentuk properti mewah yang nilainya terus meningkat. Beberapa propertinya antara lain:
- Beverly Hills: Rumah bersejarah senilai US$6,2 juta di kawasan super eksklusif.
- Sherman Oaks: Properti lain di California yang dibeli seharga US$5,9 juta, dikenal sebagai rumah yang pernah menjadi target kelompok Bling Ring.
- New York City: Penthouse elegan di Astor Place senilai US$4,9 juta yang disebut sebagai lokasi premium di jantung Manhattan.
- Malibu: Rumah tepi pantai senilai US$8,4 juta yang dibeli bersama sang suami, Carter Reum, pada 2021. Sayangnya, laporan menyebut properti ini hancur akibat kebakaran hutan pada 2025, meski nilai tanah dan asuransi tetap menjadi faktor penopang aset.
- Beverly Park: Sejak 2023, Paris menetap di rumah megah dengan 7 kamar tidur dan 11,5 kamar mandi di kompleks tertutup super mewah ini.
Paris Hilton tidak hanya berinvestasi di aset tradisional, ia bahkan sudah mulai berinvestasi di Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) sejak 2016, jauh sebelum tren kripto meledak. Ia termasuk selebritas pertama yang benar-benar serius menjajal dunia Non-Fungible Token. Tak hanya mengoleksi, Paris menciptakan dan menjual NFT-nya sendiri, termasuk Iconic Crypto Queen yang terjual seharga USD 1,1 juta! Ia bahkan menjadi penasihat untuk Origin Protocol.
Pernah dengar Paris World di Roblox atau Slivingland? Dunia virtual ciptaannya ini bukan sekadar hiburan, tapi juga magnet besar bagi perhatian media dan interaksi publik. Nilai eksposurnya diperkirakan mencapai puluhan juta dolar. Ia juga berkolaborasi dengan nama-nama besar di dunia digital seperti The Sandbox, Genies, dan Superplastic dalam proyek digital collectibles.
Hingga awal 2025, Paris dilaporkan telah berinvestasi di setidaknya 19 startup yang berbeda! Portofolionya mencakup berbagai bidang, mulai dari AI & platform sosial, blockchain, NFT & autentikasi, sustainable food, dan travel tech. Fokusnya seringkali pada Web3, ekonomi kreator, dan inovasi yang dipimpin oleh perempuan.
