Kekayaan Menteri P2MI yang Terbongkar saat Main Domino dengan Azis Wellang

Posted on

Permainan Domino dalam Pertemuan KKSS dan Klarifikasi Menteri P2MI

Pada awal bulan September 2025, jajaran pengurus Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) menggelar acara silaturahmi rutin. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pengurus seperti Andi Rukma Nurdin, Andi Bohar selaku Wakil Ketua Umum KKSS, Aziz Wellang sebagai Wakil Bendahara Umum, serta beberapa staf lainnya. Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam pertemuan tersebut adalah permainan domino, yang merupakan bagian dari tradisi masyarakat Sulawesi Selatan.

Sekretaris Jenderal KKSS, Abdul Kadir Karding, menjelaskan bahwa dalam forum seperti ini biasanya ada kegiatan tambahan berupa permainan domino. Ia menyatakan bahwa permainan ini sudah menjadi bagian dari budaya setempat dan digunakan sebagai sarana mempererat kebersamaan antara peserta.

Ketinggalan informasi terkini? Simak berita pilihan kami yang terupdate setiap hari!

Kehadiran Menteri Kehutanan dalam Acara

Dalam acara tersebut juga hadir Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni. Karding menjelaskan bahwa kedatangan Raja Juli merupakan agenda pertemuan santai yang sudah direncanakan sebelumnya. Menurutnya, Raja Juli memilih datang ke posko KKSS untuk berbincang-bincang dengan dirinya. Percakapan tersebut berlangsung hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Setelah selesai berbicara, Raja Juli sempat diajak bergabung dalam permainan domino bersama Aziz Wellang dan Andi Bohar. Karding menegaskan bahwa selama permainan berlangsung, Menteri Kehutanan hanya berinteraksi dengannya. Setelah itu, Raja Juli langsung pamit pulang tanpa berdiskusi lebih lanjut dengan peserta silaturahmi.

Penjelasan Mengenai Azis Wellang

Menanggapi pertanyaan media, Karding mengaku baru mengetahui rekam jejak Aziz Wellang setelah foto pertemuan tersebut ramai diperbincangkan. Awalnya ia tidak tahu ada masalah hukum yang pernah melibatkan Aziz. Baru setelah ditelusuri, ia mendapat informasi bahwa status tersangka Aziz dalam kasus pembalakan liar sudah dihentikan.

Karding merujuk pada penghentian penyidikan yang dilakukan Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Gakkum KLHK) pada Februari 2025. Berdasarkan putusan PN Jakarta Pusat Nomor 13/Pid.Pra/2023/PN.Jkt.Pst serta Surat SP3 bernomor S.01BPPHLHK-IV.SWI/PPNS/02/2025 tertanggal 14 Februari 2025, Aziz Wellang resmi tidak lagi berstatus tersangka.

Laporan Harta Kekayaan Abdul Kadir Karding

Abdul Kadir Karding diketahui melaporkan kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berdasarkan data di elhkpn.kpk.go.id pada 10 November 2024/periodik 2023. Berdasarkan laporan tersebut, total kekayaan Abdul Kadir Karding mencapai Rp. 16.355.469.823.

Berikut rincian harta kekayaan Abdul Kadir Karding:

A. Tanah dan Bangunan

Total kekayaan berupa tanah dan bangunan senilai Rp 14.274.608.000. Di antaranya:
1. Tanah Seluas 204 m² di Kabupaten Pati: Rp. 127.600.000
2. Tanah Seluas 3213 m² di Kabupaten Demak: Rp. 803.250.000
3. Tanah Seluas 106 m² di Kota Jakarta Selatan: Rp. 1.330.958.000
4. Tanah dan Bangunan Seluas 442 m²/140 m² di Kota Semarang: Rp. 663.000.000
5. Tanah Seluas 252 m² di Kota Palu: Rp. 756.000.000
6. Tanah Seluas 304 m² di Kota Palu: Rp. 912.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin

Total harta berupa alat transportasi dan mesin senilai Rp. 859.000.000. Di antaranya:
1. Mobil Nissan Grand Livina Minibus Tahun 2009: Rp. 100.000.000
2. Motor Honda Phantom Sepeda Motor Tahun 2003: Rp. 9.000.000
3. Mobil Hyundai Palisade Minibus Tahun 2022: Rp. 750.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya

Rp. 556.700.000

D. Surat Berharga

Rp. 0

E. Kas dan Setara Kas

Rp. 665.161.823

F. Harta Lainnya

Rp. 0

Total harta kekayaan Abdul Kadir Karding mencapai Rp. 16.355.469.823 dengan catatan tanpa hutang.

Pentingnya Transparansi dan Objektivitas

Peristiwa pertemuan di posko KKSS pada 1 September 2025 sebetulnya mencerminkan hal yang lumrah: sebuah silaturahmi organisasi yang diwarnai dengan permainan domino. Namun, ketika peristiwa ini menyeret nama pejabat publik dan seseorang yang pernah berhadapan dengan hukum, narasi sederhana itu berkembang menjadi sorotan media.

Di sinilah letak pentingnya transparansi. Kehadiran Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dalam acara tersebut sesungguhnya hanya bagian dari pertemuan pribadi yang kebetulan berlangsung di lokasi kumpul KKSS. Keterangan yang disampaikan Karding menegaskan bahwa momen itu tidak lebih dari agenda silaturahmi yang berujung pada obrolan santai dan sebentar bermain domino.

Namun, publik kerap menafsirkan gambar lebih luas dari yang sebenarnya. Foto-foto yang beredar di grup WhatsApp lalu memunculkan pertanyaan: apakah pertemuan itu sekadar pertemanan, atau ada hal lain di baliknya? Dalam konteks inilah, penting untuk memisahkan fakta dengan asumsi.

Fakta yang bisa diverifikasi adalah Aziz Wellang, salah satu peserta domino, sudah tidak lagi berstatus tersangka setelah kasus hukumnya dihentikan secara resmi oleh aparat penegak hukum pada Februari 2025.

Peristiwa ini mengingatkan kita bahwa figur publik, khususnya pejabat negara, akan selalu berada di bawah sorotan. Hal-hal kecil, seperti ikut bermain domino di sela-sela pertemuan, bisa saja menimbulkan tafsir berlapis jika dikaitkan dengan isu-isu yang lebih besar.

Di satu sisi, ada nilai budaya yang patut dilestarikan, yakni kebersamaan lewat permainan tradisional. Di sisi lain, ada tuntutan keterbukaan dan kehati-hatian dalam menjaga persepsi publik. Objektivitas diperlukan agar masyarakat tidak terjebak dalam rumor atau penilaian sepihak. Yang paling penting adalah memastikan bahwa setiap pejabat maupun tokoh masyarakat tetap transparan dalam setiap aktivitasnya, agar publik memperoleh informasi yang jernih tanpa dipengaruhi kabar simpang siur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *