Kaget Dengan Perkataan Iis Dahlia, Ressa Disalahkan dan Dituduh Jadi Penyebab Denada Diboikot TV

Posted on

Isu Pemboikotan Denada dan Reaksi Publik

Sebuah pernyataan yang diucapkan oleh Iis Dahlia mengundang reaksi beragam dari publik, khususnya terkait dengan Ressa Rizky Rossano. Dugaan bahwa Ressa disalahkan atas pemboikotan Denada dari layar televisi membuat banyak orang terkejut. Hal ini memicu spekulasi tentang hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam konflik ini.

Ressa Mengaku Terintimidasi

Ressa Rizky Rossano mengungkapkan bahwa dirinya mengalami tekanan psikologis setelah bertemu dengan Iis Dahlia. Menurut Ressa, ia merasa diteror dan dituduh terkait kasus yang sedang melibatkannya saat ini. Konflik ini bermula ketika Ressa menyatakan bahwa dirinya adalah anak kandung Denada yang tidak pernah diakui. Setelah puluhan tahun diam, Ressa akhirnya membongkar rahasia keluarga tersebut dan menuntut pengakuan dari Denada.

Kini, Ressa menjadi sorotan publik, dan sejumlah pihak mulai memberikan dukungan kepadanya. Namun, hal ini juga menyebabkan Denada dikabarkan diboikot oleh beberapa stasiun televisi. Spekulasi pun muncul bahwa Ressa menjadi penyebab utama masalah ini.

Pengacara Ressa: Iis Dahlia Menyebarkan Tudingan

Pengacara Ressa, Ronald Armada, mengungkapkan bahwa Iis Dahlia diduga memojokkan Ressa dalam konflik ini. Menurut Ronald, Iis Dahlia disebut sebagai salah satu pihak yang menekan Ressa secara psikologis. Ia bahkan menyebut bahwa Iis mengatakan bahwa Denada diboikot karena kesalahan Ressa.

Ronald menyampaikan bahwa Ressa merasa syok setelah mendengar ucapan Iis Dahlia. Ia mengatakan bahwa Ressa merasa diperlakukan seperti bersalah atas nasib Denada yang kini sulit mencari pekerjaan. Ronald juga menyindir Iis Dahlia yang justru membela Denada, sementara seharusnya yang harus diberi simpati adalah Ressa yang selama 24 tahun ditelantarkan oleh ibunya.

Ucapan Iis Dahlia

Di sisi lain, Iis Dahlia mengungkapkan pandangan berbeda. Ia mengatakan bahwa dirinya senang melihat Ressa kini memiliki banyak peluang kerja. Iis juga menyampaikan bahwa ia sempat berbicara dengan Denada setelah bertemu Ressa. Menurut Iis, Denada merasa senang melihat Ressa kini viral dan mendapatkan banyak tawaran pekerjaan.

Meskipun demikian, Iis menjelaskan bahwa ia tidak ingin ikut campur dalam urusan pribadi Denada dan keluarganya. Ia hanya memberikan dukungan kepada Denada sebagai temannya. Iis berharap agar masalah ini bisa diselesaikan tanpa campur tangan pihak luar.

Penyelesaian Masalah

Denada akhirnya mengakui Ressa sebagai anak kandungnya melalui kuasa hukumnya. Namun, hingga kini, Denada belum memberikan klarifikasi langsung terkait isu penelantaran anak. Sementara itu, Ressa dan kuasa hukumnya tetap melanjutkan proses hukum terkait dugaan penelantaran yang dilakukan Denada.

Ressa menuntut uang sebesar Rp7 miliar dari Denada, sang ibu kandung yang diduga telah membuangnya selama 24 tahun. Ini menjadi langkah penting bagi Ressa untuk menuntut keadilan atas perlakuan yang dialaminya selama ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *