Jawaban Post Test Modul 2 Topik 3 PPG 2025 Tahap 4: Pak Raka, Guru IPS Kelas VII yang Berkompeten

Posted on

Soal dan Kunci Jawaban Post Test Modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) Topik 3 PPG Guru Tertentu 2025

Berikut ini adalah soal dan kunci jawaban post test modul 2 Pembelajaran Sosial Emosional (PSE) topik 3 PPG Guru Tertentu 2025. Soal-soal ini dirancang untuk menguji pemahaman guru tentang penerapan pembelajaran berbasis pengalaman dan pengelolaan emosi siswa dalam konteks pendidikan.

1. Mengatasi Keberatan Siswa Terhadap Proyek Lapangan

Pak Raka, seorang guru IPS kelas VII, ingin menerapkan pembelajaran berbasis experiential learning dengan meminta siswa bekerja dalam kelompok untuk mengamati dan mewawancarai pelaku usaha kecil di sekitar mereka. Namun, beberapa siswa menyampaikan keberatan karena merasa kegiatan ini terlalu merepotkan dan ingin belajar teori di kelas saja. Bagaimana sebaiknya Pak Raka mengatasi situasi ini?

Kunci Jawaban: D. Memfasilitasi dialog kelas untuk mendengarkan kendala siswa, lalu menekankan fleksibilitas, misalnya memperbolehkan pengamatan dan wawancara dilakukan di lingkungan terdekat dan waktu yang disepakati kelompok.

2. Menangani Keluhan dari Guru dan Orang Tua Terkait Proyek Eco-Project

Sebagai guru IPA SD, Anda merancang proyek “Eco-Project” yang bertujuan untuk mempelajari pengelolaan sampah, pembuatan karya produk daur ulang sederhana dari sampah, dan presentasi hasil karya. Namun, muncul keluhan dari guru yang khawatir akan mengganggu jam pelajarannya, serta siswa dan orang tua yang merasa terbebani. Bagaimana Anda mengatasi situasi ini?

Kunci Jawaban: B. Melakukan diskusi dengan perwakilan orang tua siswa dan guru untuk memahami kesulitan dan mendapatkan solusi yang saling mendukung agar proyek dapat berjalan.

3. Menangani Tuduhan Tanpa Bukti terhadap Siswa

Abi, seorang siswa kelas 4 SD, dituduh mengambil penghapus yang hilang dari meja ketika jam istirahat. Meskipun Abi membantah dengan keras dan menangis, banyak siswa percaya tuduhan tersebut. Bu Ani sebagai wali kelas merasa ragu karena tidak pernah melihat Abi menangis seperti itu sebelumnya. Apa tindakan paling tepat yang sebaiknya dilakukan Bu Ani?

Kunci Jawaban: D. Menginisiasi sesi mediasi antara Abi dan siswa yang menuduhnya untuk mengetahui kedua sudut pandang, lalu menyampaikan pada kelas bahwa tuduhan harus disertai bukti agar adil untuk semuanya.

4. Menghadapi Penolakan Guru terhadap Program Kesehatan Mental

Sebagai wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, Anda bersama guru BK merancang program “Cinta Diri dan Kesehatan Mental” untuk membantu siswa mengelola stres melalui kegiatan refleksi dan relaksasi. Namun, saat rencana ini disampaikan kepada guru mata pelajaran, muncul beberapa penolakan. Mereka menilai kondisi siswa adalah hal yang wajar bagi remaja, bukan tanggung jawab sekolah, dan merasa program ini bisa mengganggu waktu belajar. Bagaimana Anda mengatasi situasi ini?

Kunci Jawaban: C. Menjelaskan kembali tujuan program dengan empatik dan berbasis data dalam diskusi para guru, mendengarkan kekhawatiran mereka, dan mendiskusikan solusi agar program dapat dijalankan.

5. Membantu Siswa yang Tidak Aktif dalam Diskusi Kelompok

Dalam pelajaran IPS di kelas VII, Ardi tampak tidak aktif dalam diskusi kelompok. Ia duduk diam dan tampak ragu-ragu saat teman-temannya berdiskusi. Setelah ditanyakan secara pribadi, Ardi mengaku takut salah bicara dan khawatir dijadikan bahan ejekan. Bagaimana strategi yang akan Anda terapkan untuk membantunya lebih percaya diri dan terlibat aktif?

Kunci Jawaban: C. Mendampingi Ardi secara personal dan memberinya kesempatan untuk berbicara terlebih dahulu melalui diskusi kecil dengan Anda sebelum bergabung di dalam kelompok.