Berita Terpopuler di Jatim
Berikut adalah rangkuman berita terpopuler yang muncul di wilayah Jawa Timur pada Senin (23/2/2026). Berita ini mencakup beberapa kasus menarik dan kontroversial yang menjadi perhatian publik.
Isi Brankas Rumah Mewah Bos Toko Emas yang Diubek Bareskrim
Bareskrim Polri tampak sibuk menggeledah sebuah rumah mewah dan besar di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis (19/2/2026), dengan melibatkan pemilik rumah atau orang yang terkait dengannya. Aparat kepolisian menyita barang dari dalam brankas sebuah rumah mewah di Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Penggeledahan tersebut berlangsung maraton sejak pagi hingga malam hari dengan pengawalan ketat. Ketua RT 01/RW 02 Kelurahan Payaman, Hari Kusyanto, menjelaskan bahwa aparat kepolisian melakukan pencarian dokumen dan barang-barang di dalam rumah mulai pukul 09.00 WIB dan baru berakhir sekitar pukul 21.30 WIB.
Saat penggeledahan berlangsung, pemilik rumah berinisial T sedang tidak berada di tempat karena rumah mewah di Jalan Diponegoro tersebut selama ini hanya dihuni oleh penjaga. Hari mendengar informasi bahwa total perhiasan yang diamankan mencapai angka 1,6 namun ia tidak mengetahui pasti apakah satuan yang dimaksud adalah ons atau kilogram.
Selain perhiasan, petugas juga membawa sejumlah dokumen penting dari dalam rumah yang diketahui sudah tidak dihuni secara tetap oleh pemiliknya selama kurang lebih 10 tahun tersebut.
Pegawai BUMN Kepergok Istri, Selingkuh dengan Bu Guru Asal Tulungagung
Seorang karyawan BUMN dari Perusahaan Semen berinisial LF (35) dan ADP (32), aparatur sipil negara (ASN) yang berprofesi sebagai guru di Tulungagung, resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perzinaan.
Penetapan tersangka dilakukan setelah istri sah LF, DR (37), menggerebek suaminya di salah satu kamar Hotel Lynn Tuban pada Sabtu (21/2/2026). DR memanfaatkan layanan call center 110 untuk meminta bantuan petugas kepolisian menggerebek sang suami yang saat itu berada di kamar hotel bersama ADP.
Proses penggerebekan sempat mengalami kendala karena pihak hotel awalnya tidak mengizinkan dengan alasan menjaga privasi tamu. Namun, setelah dilakukan komunikasi lebih lanjut, pihak hotel akhirnya memberikan izin. Saat kamar dibuka, benar saja LF kepergok sedang berduaan dengan ADP.
Kasi Humas Polres Tuban, IPTU Siswanto, mengatakan bahwa kedua orang tersebut telah resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan perzinaan sebagaimana diatur dalam Pasal 411 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.
Dokter Ortopedi Jadi Korban Manipulasi AI
Reputasi sudah dibangun bertahun-tahun. Namun di era kecerdasan buatan alias Artificial Intelligence (AI), nama baik bisa rusak hanya dalam hitungan menit. Hal itulah yang dialami Dokter Tony Setiobudi. Dokter spesialis tulang atau Ortopedi asal Indonesia yang bekerja di Rumah Sakit Mount Elizabeth, Singapura, dimanipulasi berjualan obat diabetes.
Dugaan video miliknya tentang edukasi kesehatan tulang yang diunggah melalui kanal YouTube digunakan tanpa izin, lalu diubah konteksnya. Dokter Tony digambarkan seolah-olah menemukan terobosan pengobatan diabetes. Bahkan disebut sebagai ilmuwan yang meraih nobel, penghargaan bergengsi di bidang penyakit diabetes.
Kuasa hukum Tony, Teguh Wibisana Santoso, menuturkan pada mulanya sang klien mengetahui videonya telah dimanipulasi selepas mendapatkan komplain dari salah seorang pelanggan. Pelanggan tersebut mengeluhkan obat diabetes yang dibeli setelah melihat video promosi dari Dokter Tony.
