Ringkasan Berita:Mereka adalah Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah yang akan saling sikut untuk prestasi medali emas bagi Indonesia.
Ringkasan Berita:Posisi Alwi dan Ubed sebelum turnamen sempat kurang dilirik sebagai kandidat terkuat karena masih ada pemain unggulan di atas mereka.
PasarModern.comBerikut jadwal dan jam tayang final badminton SEA Games 2025 live TV Hari ini Minggu 13 Desember.
Lima partai final hari ini akan tersaji di Thamasat University Rangsit Gymnasium, Pathum Tani, Thailand.
Rangkaian pertandingan dimulai pukul 11.00 WIB live iNews TV.
Final pertama menyajikan duel di sektor ganda campuran mempertemukan sesama wakil tuan rumah, Ruttanapak Oupthong / henicha Sudjaipraparat (Thailand/4) vs Dechapol Puavaranukroh/ S Paewsampran.
Setelah itu partai kedua, ketiga dan keempat beturut akan tampil wakil Indonesia.
Indonesia meloloskan empat wakil yang terbagi ke tiga nomor berbeda pada final SEA Games 2025 dengan satu medali emas sudah jaminan diraih.
Ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, akan menghadapi laga paling berat.
Ana/Trias kurang difavoritkan ketika bersua unggulan kesatu dari Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan.
Tan/Thinaah yang juga ganda putri peringkat dua dunia belum terkalahkan dalam penampilan mereka sejak nomor beregu putri awal pekan ini.
Ana/Trias bukannya tanpa modal.
Walaupun selalu kalah dalam tiga pertemuan sebelumnya, duet anyar tersebut pernah memaksa Tan/Thinaah bekerja keras hingga skor 22-20, 16-21, 20-22 tercipta di China Masters lalu.
“Senang bisa kembali ke final tapi perjalanan belum selesai. Kami mau bersiap lagi ke laga final,” kata Ana yang merupakan peraih emas SEA Games 2023, dikutip dari PBSI.
“Akan jadi pertemuan keempat dengan Pearly/Thinaah. Lawan yang tangguh jadi kami harus tahu dulu akan bermain seperti apa.”
Sementara itu, kejutan terjadi pada nomor tunggal putra ketika dua pemain junior justru berhasil menciptakan All Indonesian Final.
Mereka adalah Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah yang akan saling sikut untuk prestasi medali emas bagi Indonesia.
Posisi Alwi dan Ubed sebelum turnamen sempat kurang dilirik sebagai kandidat terkuat karena masih ada pemain unggulan di atas mereka.
Sementara Alwi menjaga martabat unggulan kedua, Ubed berhasil mematahkan prediksi dengan membungkam unggulan kesatu, Loh Kean Yew (Singapura), di perempat final.
Keberhasilan Ubed sampai ke babak final cukup mengejutkan karena dirinya juga belum banyak memiliki pengalaman dalam turnamen BWF World Tour.
Hingga tahun ini, pemain berusia 18 tahun asal Madura itu masih mendapat agenda tanding di Kejuaraan Asia Junior (meraih emas) dan Kejuaraan Dunia Junior (perak).
“Tidak ada ekspektasi juga bisa sampai ke final, bisa dapat medali secepat ini karena tahun lalu masih main di level Series, Challenge dan Super 100,” kata Ubed.
“Saya juga merasa ada pengaruhnya karena tidak bisa mencapai target emas di dua edisi Kejuaraan Dunia Junior, jadi itu buat motivasi saya untuk lebih baik lagi.”
“Bertemu Alwi di final pasti yang harus disiapin balik lagi dari pikiran sih, kalau sudah bisa mengontrol emosi sama pikiran, tenang, itu pasti mainnya berjalan dengan lancar.”
“Apa yang kita mau itu pasti keluar. Semua pasti mau medali emas tapi saya serahkan sama Tuhan dan berusaha untuk besok.”
Alwi dan Ubed mengulangi All Indonesian Final pada edisi terakhir SEA Games ketika Christian Adinata dan Chico Aura Dwi Wardoyo bertemu di final.
Beralih ke ganda putra, laga sarat akan gengsi terjadi saat Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia.
Sabar/Reza dan Chia/Soh menjadi segelintir pemain top 10 dunia yang turun gunung ke SEA Games karena ambisi besar dari negara masing-masing.
Bagi Sabar/Reza, laga esok akan penting karena menjadi debut yang manis dalam penampilan perdana mereka di SEA Games.
Ya, pasangan non-pelatnas itu justru baru mentas di SEA Games setelah sukses dan menjadi bagian berubahnya rencana dari memberi jam terbang menjadi memburu hasil.
Kiprah Sabar/Reza sejauh ini positif. Setelah meraih emas beregu putra, mereka selangkah lagi melengkapinya dengan emas perorangan.
“Pastinya happy banget karena pertama kali ikut multi event dan bisa ke final,” kata Sabar.
“Mudah-mudahan besok di match final bisa enjoy, bisa memberikan yang terbaik. Dan mudah-mudahan bisa membawa mendali emas ke Indonesia.”
Adapun Chia/Soh akan mencoba mengulangi kembali meraih medali emas seperti yang diraih pada SEA Games 2019 di Filipina.
Sabar/Reza dan Chia/Soh sudah saling berhadapan tiga kali pada tahun ini yang seluruhnya dimenangkan oleh pasangan Indonesia.
Terakhir, Sabar/Reza menang meyakinkan atas Chia/Soh dengan skor 21-12, 21-12 pada final beregu putra SEA Games 2025.
“Besok kami tidak mau lengah. Beberapa hari lalu baru bertemu mereka (Aaron/Soh) dan semoga tren positifnya bisa berlanjut,” ujar Reza.
Final bulu tangkis SEA Games 2025 bisa ditonton melalui siaran langsung di iNews.
Jadwal jam tayang final badminton SEA Games 2025 Minggu 13 Desember 2025 start pukul 11.00 WIB
- XD: Ruttanapak Oupthong / henicha Sudjaipraparat (Thailand/4) vs Dechapol Puavaranukroh/ S Paewsampran ( Thailand/ 2)
- WD: Pearly Tan/Thinaah Muralithaaran (Malaysia/1) vs Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari
- MS: Moh Zaki Ubaidillah vs Alwi Farhan (2)
- MD: Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia/1) vs Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani (3)
- WS: Supanida Katethong (Thailand/3) vs Ratchanok Intanon (Thailand/2)
Update hasil dan juara SEA Games 2025
Live Hasil
Rekap hasil
– Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
– Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
