PasarModern.com Setelah hampir dua dekade menjadi sorotan publik, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) akhirnya merilis ribuan dokumen terkait kasus kejahatan seksual yang melibatkan Jeffrey Epstein pada Jumat (19/12/2025).
Rilis ini merupakan tindak lanjut dari Epstein Files Transparency Act, undang-undang yang disahkan Kongres AS pada November 2025 untuk membuka dugaan keterlibatan tokoh-tokoh berpengaruh dalam jaringan Epstein.
Meski demikian, publikasi tersebut dinilai belum sepenuhnya memenuhi tuntutan transparansi.
Banyak informasi penting masih disamarkan, mulai dari identitas, detail peristiwa, hingga hubungan antarindividu.
Kondisi ini memicu kritik dari berbagai kalangan, termasuk anggota Partai Demokrat dan sebagian Partai Republik, yang menilai DOJ belum menjalankan kewajiban hukumnya secara optimal.
Isi berkas Epstein
Dokumen yang dirilis mencakup foto, video, catatan investigasi, serta berkas pengadilan lama. Sejumlah nama tokoh politik, bangsawan, hingga selebritas dunia tercantum di dalamnya.
Namun, otoritas menegaskan bahwa kemunculan nama atau foto dalam dokumen tidak otomatis menunjukkan keterlibatan dalam tindak pidana. Sejumlah tokoh yang disebut juga telah membantah melakukan pelanggaran apa pun.
Berikut sejumlah nama besar yang muncul dalam berkas Epstein:
1. Bill Clinton difoto di kolam renang dan bak air panas
Sejumlah foto yang dirilis Departemen Kehakiman AS menampilkan mantan Presiden Bill Clinton, termasuk gambar dirinya berenang di kolam renang dan berbaring santai di area yang diduga bak air panas.
Foto-foto itu diambil pada 1990-an hingga awal 2000-an, saat Clinton beberapa kali terlihat bersama Jeffrey Epstein, sebelum Epstein pertama kali ditangkap.
Clinton tidak pernah dituduh melakukan pelanggaran oleh korban Epstein dan membantah mengetahui kejahatan seksual tersebut.
Menanggapi rilis foto lama itu, juru bicaranya, Angel Urena, menegaskan gambar tersebut sudah berusia lebih dari 20 tahun dan tidak relevan, serta menyatakan Clinton memutus hubungan dengan Epstein sebelum kejahatannya terungkap.
2. Epstein disebut pernah memperkenalkan gadis 14 tahun kepada Trump
Nama Presiden AS Donald Trump turut muncul dalam sebagian berkas pengadilan yang dirilis Departemen Kehakiman AS.
Dokumen tersebut menyebutkan tuduhan bahwa Jeffrey Epstein pernah memperkenalkan seorang gadis berusia 14 tahun kepada Trump di resor Mar-a-Lago, Florida, pada 1990-an.
Dalam uraian dokumen, Epstein disebut sempat bercanda kepada Trump soal gadis tersebut, yang disambut senyum dan anggukan.
Meski korban mengaku merasa tidak nyaman dan menyatakan telah dimanipulasi serta dilecehkan Epstein selama bertahun-tahun, ia tidak mengajukan tuduhan terhadap Trump.
Pihak Gedung Putih menegaskan pemerintahan Trump bersikap transparan dalam membuka dokumen, sementara Trump sendiri konsisten membantah terlibat dalam pelanggaran apa pun dan menyatakan hubungannya dengan Epstein telah berakhir jauh sebelum kasus itu mencuat.
3. Andrew Mountbatten-Windsor muncul dalam salah satu foto berkas Epstein
Salah satu foto hitam putih yang tercantum dalam berkas yang dirilis Departemen Kehakiman AS diduga memperlihatkan Andrew Mountbatten-Windsor berbaring telentang di atas beberapa orang, dengan wajah mereka disamarkan.
Dalam gambar tersebut, Ghislaine Maxwell yang telah divonis bersalah sebagai rekan konspirator Jeffrey Epstein tampak berdiri di belakang kelompok itu.
Nama Andrew selama bertahun-tahun menjadi sorotan publik karena hubungannya di masa lalu dengan Epstein, meski sosok Epstein sendiri tidak terlihat dalam foto tersebut.
Andrew secara konsisten membantah melakukan pelanggaran apa pun dan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melihat, mengetahui, maupun mencurigai tindakan yang kemudian berujung pada penangkapan dan vonis terhadap Epstein.
4. Selebriti terseret dalam rilis berkas Epstein
Rilis terbaru berkas Jeffrey Epstein menampilkan sejumlah figur ternama dari dunia hiburan dan politik, termasuk Michael Jackson, Mick Jagger, Diana Ross, dan Chris Tucker.
Foto-foto tersebut menunjukkan Epstein berpose bersama para selebritas, meski waktu, lokasi, serta konteks pengambilannya tidak dijelaskan secara rinci.
Otoritas menegaskan kemunculan nama atau foto tidak serta-merta menunjukkan keterlibatan dalam kejahatan.
Beberapa tokoh, termasuk Bill Clinton, kembali membantah mengetahui atau terlibat dalam pelanggaran seksual Epstein, seraya menyebut foto-foto itu merupakan dokumentasi lama.
5. Maxwell terekam di depan 10 Downing Street
Salah satu foto dalam rilis dokumen terbaru menampilkan Ghislaine Maxwell berpose seorang diri di depan 10 Downing Street.
Kemunculan foto Ghislaine Maxwell di depan 10 Downing Street memicu perhatian publik karena Maxwell adalah rekan dekat sekaligus kaki tangan Epstein yang telah divonis bersalah atas kejahatan perdagangan dan eksploitasi seksual.
Hingga kini, tidak ada keterangan resmi yang menjelaskan waktu pengambilan gambar maupun tujuan kunjungan Maxwell ke lokasi tersebut.
Dokumen yang menyertai foto itu juga tidak mengungkap siapa perdana menteri yang sedang menjabat saat gambar diambil, ataupun dalam kapasitas apa Maxwell berada di lingkungan kantor resmi pemerintah Inggris tersebut.
6. Peter Mandelson berfoto dengan Epstein saat perayaan ulang tahun
Selain sejumlah tokoh di atas, The Guardian pada Sabtu (20/12/2025) juga melaporkan beberapa tokoh lainnya yang mengungkap kebersamaan dengan Epstein.
Salah satunya ialah Peter Mandelson kembali menjadi sorotan setelah rilis berkas Jeffrey Epstein menampilkan foto dirinya bersama Epstein saat perayaan ulang tahun.
Politikus Partai Buruh Inggris itu diketahui menjalin hubungan dekat dengan Epstein sejak awal 2000-an, bahkan pernah menyebutnya sebagai “sahabat terbaik”.
Kedekatan tersebut menuai kontroversi karena Mandelson tetap berhubungan dengan Epstein meski sang pengusaha telah divonis atas kejahatan seksual pada 2008, serta disebut berperan memperkenalkannya kepada Perdana Menteri Inggris kala itu, Tony Blair.
Menjelang pengunduran dirinya sebagai duta besar Inggris untuk AS, Mandelson menyatakan penyesalan telah mempertahankan hubungan tersebut terlalu lama.
7. Kevin Spacey
Kevin Spacey tercantum dalam berkas yang dirilis melalui sebuah foto yang menampilkan dirinya bersama Ghislaine Maxwell dan mantan Presiden AS Bill Clinton di ruang perang Winston Churchill, London.
Foto tersebut diperkirakan diambil pada 2002, saat Clinton berkunjung ke Inggris untuk menghadiri konferensi Partai Buruh.
Hingga kini tidak ada keterangan yang mengaitkan Spacey, yang kini berusia 66 tahun, dengan kejahatan Epstein maupun Maxwell.
Ia juga belum memberikan tanggapan atas kemunculan fotonya.
Di luar konteks ini, Spacey sebelumnya telah dibebaskan dari sembilan dakwaan pelanggaran seksual dalam persidangan pidana pada 2023.
Kesaksian awal dan dugaan ancaman Epstein
BBC melaporkan, salah satu pelapor awal kasus Jeffrey Epstein, Maria Farmer, tercantum dalam berkas yang dibuka.
Dalam laporan FBI tahun 1996, Farmer mengaku Epstein mencuri foto pribadi adik-adiknya yang masih di bawah umur dan diduga menjualnya, serta mengancam akan membakar rumahnya jika ia membuka informasi tersebut.
Farmer, yang namanya disamarkan dalam dokumen, mengonfirmasi bahwa kesaksian itu miliknya dan menyebut Epstein juga pernah memintanya memotret gadis-gadis muda di kolam renang.
Hampir tiga dekade berselang, ia menyatakan merasa lega setelah kisahnya kembali mencuat.
Banyak dokumen masih disensor dan picu kritik
Meski ribuan halaman telah dirilis, sebagian besar dokumen masih disunting berat.
Ratusan halaman bahkan disensor sepenuhnya, termasuk materi penyelidikan dewan juri.
Departemen Kehakiman AS menyatakan proses penelaahan dilakukan untuk melindungi korban dan penyelidikan yang berjalan, dengan ratusan ribu halaman tambahan masih menunggu rilis.
Namun, lambannya keterbukaan ini memicu kritik dari anggota parlemen lintas partai, yang menilai DOJ belum sepenuhnya memenuhi kewajiban transparansi sebagaimana diatur undang-undang.


