Ingin Masuk Sekolah Kedinasan Kemenhub? Ikuti 8 Ekstrakurikuler Ini!

Posted on



PasarModern.com

Sekolah kedinasan menjadi salah satu jalur pendidikan yang menarik bagi siswa SMA dan SMK. Tidak hanya menawarkan kesempatan untuk kuliah gratis, tetapi juga jaminan karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus. Salah satu faktor yang bisa meningkatkan peluang lolos adalah partisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler. Berikut penjelasan lengkap mengenai 8 ekstrakurikuler yang dapat memperkuat proses seleksi sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Manfaat Aktif di Ekstrakurikuler

Mengikuti kegiatan ekstrakurikuler seperti OSIS, Pramuka, atau Paskibraka memberikan banyak manfaat. Kegiatan ini tidak hanya membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan kepemimpinan, disiplin, dan kerja sama, tetapi juga bisa menjadi nilai tambah saat mendaftar sekolah kedinasan. Nilai-nilai tersebut sangat relevan dengan kebutuhan dunia kedinasan.

Selain itu, siswa yang aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi. Prestasi tersebut bisa dilampirkan sebagai bukti pendukung dalam proses seleksi. Namun, penting untuk dicatat bahwa sertifikat atau bukti kejuaraan harus sudah dikurasi oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) agar sah dan diakui dalam seleksi.

Jalur Pola Pembibitan Kemenhub

Setiap tahun, Kemenhub membuka jalur pola pembibitan bagi lulusan SMA dan SMK sederajat. Program ini menawarkan kesempatan untuk kuliah gratis sekaligus berkarier sebagai CPNS setelah lulus. Dalam proses seleksi, siswa yang memiliki prestasi atau pengalaman di bidang ekstrakurikuler bisa mendapatkan nilai unggul dibanding peserta lainnya.

8 Ekstrakurikuler yang Bisa Meningkatkan Peluang

Berikut adalah 8 ekstrakurikuler yang bisa memperkuat peluang mendaftar sekolah kedinasan Kemenhub:

  1. OSN atau Karya Ilmiah Remaja (KIR)

    Siswa yang terlibat dalam kegiatan riset dan inovasi bisa melampirkan prestasi mereka. Contoh prestasi yang diakui antara lain:
  2. Olimpiade Sains Nasional (OSN)
  3. Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)
  4. Lomba Kompetensi Siswa Nasional
  5. Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Nasional
  6. Olimpiade Sains International
  7. Kejuaraan atau ajang lainnya yang piagam atau sertifikatnya telah dikurasi oleh Puspresnas

  8. Olahraga

    Siswa yang aktif dalam olahraga dan memiliki andil dalam Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) bisa mendaftar.

  9. Seni

    Siswa yang ikut dalam kegiatan seni seperti FLS2N atau FLS3N bisa melampirkan sertifikat yang dimiliki.

  10. Debat

    Siswa yang suka debat bisa melampirkan hasil dari:

  11. Lomba Debat Bahasa Indonesia (LDBI)
  12. National Schools Debating Championship (NSDC)
  13. Lomba Debat Indonesia (LDI)

  14. Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)

    Jika kamu adalah ketua OSIS, kamu bisa mendaftar. Dokumen pendukung yang diperlukan termasuk piagam, sertifikat, atau surat keputusan (SK) yang menyatakan keterlibatanmu sebagai Ketua OSIS.

  15. Pramuka

    Siswa yang aktif dalam pramuka dan memiliki sertifikat sebagai Pradana (Ketua Dewan Ambalan), atau sebagai delegasi dalam kegiatan Raimuna/Jambore Pramuka, bisa melampirkan dokumen pendukung.

  16. Paskibraka

    Jika kamu terpilih sebagai paskibraka tingkat Kabupaten/Kota/Provinsi/Nasional, kamu bisa melampirkan piagam, sertifikat, atau SK yang menyatakan keterlibatanmu.

  17. Agama

    Siswa yang ikut ekskul agama seperti rohis atau memiliki kejuaraan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama bisa mendaftar. Contohnya, penghafal Al-Quran sebanyak 30 Juz yang dibuktikan dengan sertifikat tahfidz dari Kementerian Agama.

Persyaratan Umum

Untuk mendaftar sekolah kedinasan Kemenhub, calon peserta harus memenuhi beberapa persyaratan, seperti:
– Warga Negara Indonesia

– Usia minimal 16 tahun dan maksimal 23 tahun pada 1 September 2025

– Tinggi badan minimal pria 160 cm dan wanita 155 cm

– Tidak memiliki cacat fisik atau mental

– Belum pernah menikah dan bersedia tidak menikah selama masa pendidikan

– Tidak bertato atau ditindik kecuali karena alasan agama/adat

– Memiliki penglihatan normal dan bebas buta warna

– Tidak sedang menjalani hukuman pidana

– Bersedia ditempatkan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenhub di seluruh wilayah Indonesia

Dengan mempersiapkan diri secara matang dan aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, siswa akan memiliki peluang lebih besar untuk lolos dalam seleksi sekolah kedinasan Kemenhub.