Hyundai AtoZ: City car unik lawan Karimun kotak yang kini jadi incaran mobil bekas

Posted on

LINGGA PIKIRAN RAKYAT – Di awal tahun 2000-an, pasar city car Indonesia berada pada fase yang sangat kompetitif. Mobil kecil bukan lagi dipandang sebagai pilihan kedua, melainkan solusi utama mobilitas perkotaan. Di tengah dominasi Suzuki Karimun Kotak dan Daihatsu Ceria, kehadiran Hyundai lewat Hyundai AtoZ menjadi warna berbeda yang cukup berani.

Hyundai AtoZ bukan sekadar mobil mungil alternatif. Ia datang membawa pendekatan yang berbeda, baik dari sisi desain, teknologi mesin, hingga keberanian menawarkan transmisi otomatis di segmen mobil murah saat itu. Inilah yang membuat AtoZ masih dikenang dan tetap diminati di pasar mobil bekas hingga sekarang.

Filosofi Nama dan Awal Kehadiran

Nama AtoZ berasal dari istilah Yunani yang bermakna “dari awal sampai akhir”, melambangkan kesempurnaan atau solusi menyeluruh. Filosofi ini mencerminkan ambisi Hyundai untuk menghadirkan mobil kecil yang mampu memenuhi kebutuhan mobilitas urban secara lengkap.

Hyundai AtoZ pertama kali masuk ke Indonesia pada tahun 2000 dengan status CBU. Respons pasar yang positif membuat Hyundai melanjutkan perakitan lokal berstatus CKD pada 2001. Sejak saat itu, AtoZ bersaing langsung dengan Karimun Kotak dan Ceria di segmen city car entry-level.

Varian dan Perkembangan Model

Di Indonesia, Hyundai AtoZ hadir dalam tiga varian utama, yaitu G sebagai tipe dasar, GLX sebagai varian menengah, dan GLS sebagai tipe tertinggi. Varian GLS sudah dibekali fitur yang terbilang mewah pada masanya, seperti wiper dan defogger kaca belakang.

Pada 2005, Hyundai melakukan facelift dengan ubahan signifikan pada desain fascia depan. Tampilan AtoZ menjadi lebih tegas dan modern dibanding versi awal yang cenderung membulat. Secara global, AtoZ dipasarkan di banyak negara dan memiliki saudara kembar bernama Kia Visto. Produksinya resmi dihentikan pada 2008 dan digantikan oleh Hyundai i10.

Desain Eksterior: Unik dan Fungsional

Desain menjadi salah satu daya tarik utama Hyundai AtoZ. Bentuk bodinya membulat menyerupai kapsul, memberikan kesan imut dan berbeda dari rivalnya yang mengusung desain kotak. Dimensi yang sangat kompak membuat AtoZ ideal untuk penggunaan perkotaan.

Dengan panjang sekitar 3,4 meter dan wheelbase 2,3 meter, mobil ini sangat mudah bermanuver di jalan sempit dan area parkir terbatas. Radius putarnya kecil, sementara ground clearance cukup aman untuk menghadapi polisi tidur dan jalan rusak ringan.

Ciri khas lain ada pada posisi lampu belakang yang ditempatkan tinggi di pilar, mengadopsi konsep yang kala itu banyak digunakan SUV. Posisi ini membantu visibilitas dari belakang, terutama saat berada di tengah lalu lintas padat.

Mesin dan Transmisi

Hyundai AtoZ mengandalkan mesin 1.000 cc 4-silinder SOHC 8-valve berkode G4HC yang sudah menggunakan sistem injeksi. Ini menjadi nilai lebih dibanding beberapa rivalnya yang masih menggunakan karburator.

Karakter mesinnya halus dan mudah dihidupkan, bahkan di pagi hari tanpa perlu menginjak gas berlebihan. Tenaga memang bukan fokus utama, namun cukup untuk kebutuhan harian. Keunggulan lain yang cukup revolusioner adalah hadirnya pilihan transmisi otomatis, sesuatu yang jarang ditemui di segmen ini pada masanya.

Konsumsi BBM dan Biaya Perawatan

Dari sisi efisiensi, Hyundai AtoZ tergolong irit. Konsumsi BBM di dalam kota berkisar 12–14 km/liter, sementara penggunaan luar kota bisa mencapai 16–18 km/liter. Angka ini cukup kompetitif untuk city car lawas.

Perawatannya relatif mudah. Banyak bengkel umum mampu menangani AtoZ, dan ketersediaan suku cadang masih terjaga melalui dealer maupun pasar daring. Biaya servis rutin juga tergolong ramah di kantong.

Interior dan Kenyamanan

Interior Hyundai AtoZ mengusung desain sederhana khas awal 2000-an, namun fungsional. Kabinnya terasa cukup lega untuk ukuran city car, termasuk di baris kedua. Ruang kepala dan kaki masih nyaman untuk penumpang dewasa.

Fitur standar seperti AC, power window depan, audio single DIN, serta beberapa kompartemen penyimpanan sudah mencukupi kebutuhan harian. Kapasitas bagasi sekitar 260 liter cukup memadai untuk belanja atau keperluan kerja ringan.

Pengalaman Berkendara

Dalam penggunaan harian, Hyundai AtoZ menawarkan rasa berkendara yang menyenangkan. Setir ringan dan responsif, visibilitas luas, serta suspensi empuk membuatnya nyaman di jalan kota. Peredaman kabin cukup baik untuk mobil seusianya, meski suara ban masih terdengar di kecepatan tinggi.

Harga, Keunggulan, dan Kekurangan

Di pasar mobil bekas, Hyundai AtoZ kini berada di kisaran Rp30 jutaan untuk kondisi layak pakai. Keunggulannya terletak pada desain unik, mesin injeksi yang halus, pilihan transmisi otomatis, konsumsi BBM irit, serta biaya perawatan yang terjangkau.

Namun, ada pula kekurangan yang perlu diperhatikan. Usia mobil yang sudah cukup tua menuntut pengecekan menyeluruh, terutama pada transmisi otomatis. Selain itu, fitur keselamatan masih sangat minim dibanding standar mobil modern.

Hyundai AtoZ adalah city car kecil dengan karakter kuat dan kepribadian unik. Meski usianya tidak lagi muda, mobil ini tetap relevan sebagai kendaraan harian murah, mobil pertama, atau mobil hobi. Dengan perawatan tepat, AtoZ masih mampu menjadi teman mobilitas perkotaan yang andal.