Penunjukan John Herdman sebagai Pelatih Kepala Timnas Indonesia
PSSI secara resmi menunjuk John Herdman sebagai Pelatih Kepala menggantikan Patrick Kluivert. Penunjukan ini diharapkan menjadi awal dari era baru dalam sepak bola nasional. Herdman, yang dikenal sebagai pelatih berpengalaman, pernah membawa timnya tampil di Piala Dunia baik di level putra maupun putri. Ia kini menghadapi tantangan baru dengan bergabung di Asia Tenggara setelah sebelumnya berkarier di Inggris, Selandia Baru, dan Amerika Utara.
Herdman menegaskan pentingnya memahami kultur lokal sebelum menerapkan ide-ide sepak bolanya di Timnas Indonesia. “Saya pikir ini bagian yang sangat penting untuk mempelajari kultur dan membenamkan diri di dalamnya,” ujarnya kepada The Canadian Press News. “Anda harus benar-benar memahami orang-orang dan kebiasaan mereka untuk membangun koneksi yang tepat.”
Pendekatan Herdman dinilai sejalan dengan visi PSSI yang ingin membangun identitas permainan Timnas Indonesia yang kuat dan terkoneksi dengan karakter pemain serta fanbase. Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, sebelumnya menekankan bahwa federasi mencari pelatih yang bukan hanya kuat secara teknis, tetapi juga mampu menyatu dengan identitas sepak bola Indonesia.
Nasib Elkan Baggott di Bawah Era Baru
Di tengah era baru tersebut, satu nama kembali menjadi sorotan publik, yakni Elkan Baggott. Bek berusia 22 tahun itu belakangan kembali diperbincangkan usai lama absen membela Timnas Indonesia. Elkan terakhir kali mengenakan seragam Garuda pada babak 16 besar Piala Asia 2023 saat Indonesia menghadapi Australia. Setelah itu, ia tak lagi tampil bersama Timnas dalam berbagai agenda internasional.
Pengamat sepak bola nasional Ronny Pangemanan, atau yang akrab disapa Bung Ropan, mengungkapkan bahwa Elkan sempat menolak panggilan Timnas Indonesia, bahkan setelah Shin Tae-yong tak lagi menangani skuad Garuda. Menurut Bung Ropan, Elkan memilih fokus bersama klubnya meski mendapat komunikasi dari pelatih baru saat itu, Patrick Kluivert.
Keputusan tersebut disebut bukan karena Elkan enggan membela Timnas Indonesia, melainkan keinginannya mendapatkan menit bermain reguler di level klub. Saat itu, Elkan tengah memperkuat Blackpool dan berupaya mengamankan posisinya di tim utama.
Sebelumnya, Elkan juga sempat absen dalam beberapa agenda Timnas. Ia tidak tampil pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Vietnam pada Maret 2024 karena cedera. Di Piala Asia U23 2024, ia tak mendapat izin dari klubnya, Bristol Rovers. Puncaknya, Elkan mengabaikan panggilan untuk laga playoff Olimpiade Paris 2024 melawan Guinea pada Mei 2024, yang disebut memperkeruh hubungannya dengan Shin Tae-yong.
Sejak debut bersama Timnas Indonesia pada 16 November 2021, Elkan Baggott telah mengoleksi 22 caps. Ia menjadi bagian penting dari skuad Garuda yang melaju ke final Piala AFF 2021 serta menembus babak 16 besar Piala Asia 2023. Kini, dengan John Herdman resmi menukangi Timnas Indonesia dan membawa pendekatan baru yang menekankan koneksi personal serta pemahaman kultur, peluang kembalinya Elkan Baggott kembali terbuka.
Publik pun menanti apakah era baru ini akan menjadi titik balik bagi sang bek untuk kembali memperkuat lini pertahanan Timnas Indonesia atau tetap memprioritaskan kariernya di level klub.
Sosok Elkan Baggott
Elkan William Tio Baggott, atau yang lebih dikenal sebagai Elkan Baggott, adalah pemain sepak bola keturunan Indonesia-Inggris yang menjadi andalan di lini pertahanan. Lahir di Bangkok, Thailand, pada 23 Oktober 2002, pemain berusia 21 tahun ini telah menunjukkan potensinya baik di level klub maupun tim nasional.
Musim 2024/2025 menjadi langkah baru bagi Elkan setelah Ipswich Town resmi meminjamkannya ke Blackpool. Bersama klub barunya, Elkan telah mencatatkan dua pertandingan dengan total 155 menit bermain. Sebagai bek tengah, ia memiliki kemampuan bertahan yang solid sekaligus kontribusi dalam serangan, terbukti dengan torehan satu gol dan satu assist saat membela Bristol Rovers musim lalu.
Perjalanan Bersama Timnas Indonesia
Di level internasional, Elkan telah menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia sejak kelompok umur hingga senior. Berdasarkan data dari Transfermarkt, ia telah mencatatkan 23 penampilan bersama Timnas Indonesia dan menyumbangkan dua gol. Konsistensinya di lini belakang membuatnya layak terus menjadi pilihan utama dalam skema permainan Shin Tae-yong.
Namun, dengan semakin banyaknya pemain keturunan yang bermunculan, persaingan di lini belakang Timnas Indonesia semakin ketat. Menarik untuk dinantikan apakah Shin Tae-yong akan tetap mempercayakan posisi bek tengah kepada Elkan Baggott atau memberi kesempatan bagi pemain lain yang berpotensi menggantikan perannya.
Profil Elkan Baggott:
- Nama di negara asal: Elkan William Tio Baggott
-Tanggal lahir / Umur: 23 Oktober 2002 (21)
-Tempat kelahiran: Bangkok, Thailand
-Tinggi: 1,96 m
-Kewarganegaraan: Indonesia, Inggris
-Posisi: Bek – Bek-Tengah
-Kaki dominan: kiri
-Agen pemain: Refuel Performance
-Klub Saat Ini: Blackpool FC
-Bergabung: 6 Agustus 2024
-Kontrak berakhir: 30 Juni 2025
-Dipinjam Dari: Ipswich Town
-Kontrak disana berakhir: 30 Juni 2025
Statistik Elkan Baggott di Klub
-Blackpool: 2 pertandingan, 155 menit bermain.
-Gillingham FC: 29 pertandingan, 3 gol, 4 kartu kuning, 2.409 menit bermain.
-Bristol Rovers: 14 pertandingan, 1 gol, 1 assist, 1 kartu kuning, 1.038 menit bermain.
-Ipswich: 7 pertandingan, 1 gol, 1 kartu kuning, 570 menit bermain.
-King’s Lynn: 7 pertandingan, 630 menit bermain.
-Ipswich U18: 4 pertandingan, 1 gol, 1 kartu kuning, 390 menit bermain.
Statistik Elkan Baggott di Timnas Indonesia
-Timnas Indonesia: 23 pertandingan, 2 gol, 2 kartu kuning, 1.691 menit bermain.
-Timnas U-23 Indonesia: 2 pertandingan, 1 gol, 180 menit bermain.
-Timnas U-19 Indonesia: 2 pertandingan, 180 menit bermain.
