Hasil Akhir Laga Timnas Indonesia Vs Irak: Wasit Curang, Garuda Gagal ke Piala Dunia

Posted on

Hasil Akhir Laga Timnas Indonesia vs Irak, Garuda Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026

Tim Nasional (Timnas) Indonesia gagal melangkah ke Piala Dunia 2026 setelah kalah 0-1 dari Irak dalam laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah City Sports, Arab Saudi pada Minggu, 12 Oktober 2025 pukul 02.30 WIB. Kekalahan ini menjadi penutup bagi perjalanan Timnas Indonesia di babak kualifikasi putaran keempat.

Salah satu momen penting dalam pertandingan ini adalah gol yang dicetak oleh Zidane Iqbal, pemain muda asal Irak berusia 22 tahun. Gol tersebut tercipta di paruh babak kedua dan menjadi penentu kekalahan Timnas Indonesia. Keputusan wasit yang kontroversial juga turut memengaruhi jalannya pertandingan, dengan sejumlah keputusan yang dinilai tidak adil dan menguntungkan tim lawan.

Jalannya Laga

Babak Pertama

Di lima menit awal babak pertama, Timnas Indonesia menghadapi tekanan kuat dari Irak. Namun, setelah melewati menit kelima, Timnas mulai membangun serangan dan lini tengah tampil lebih hidup. Thom Haye cs sering kali memainkan bola di lini tengah untuk mencoba membongkar barisan pertahanan Irak.

Pada menit ke-9, Thom Haye mencoba membuka peruntungan lewat tendangan keras dari luar kotak penalti, namun bola melebar dan hanya menghasilkan tendangan gawang untuk Irak. Mauro Zijlstra hampir menjebol gawang Irak pada menit ke-13, tetapi tembakannya diblok bek lawan.

Pada menit ke-25, kerja sama Ricky Kambuaya dan Mauro Zijlstra membuat lini belakang Irak keteteran. Namun, peluang tersebut gagal dimanfaatkan karena disapu oleh bek Irak. Sherko Kareem hampir mencetak gol pada menit ke-29, tetapi lesatannya melambung tinggi di atas mistar gawang.

Eliano Reijnders mendapat peluang emas di kotak penalti Irak pada menit ke-34, namun bola disapu bek lawan dan mengenai mistar gawang. Pada menit ke-43, Irak mendapat peluang lewat tendangan bebas, yang berhasil diselamatkan oleh Maarten Paes. Namun, ia sempat mengalami benturan dengan pemain Irak saat melakukan penyelamatan.

Dean James mendapat peluang emas di dekat kotak penalti lawan di penghujung babak pertama, tetapi tendangannya melenceng keluar lapangan.

Babak Kedua

Pada lima menit awal babak kedua, Timnas Indonesia tancap gas dan terus menyerang gawang Irak. Irak mendapat peluang emas lewat serangan balik pada menit ke-51, tetapi gagal memanfaatkannya. Pada menit ke-57, Rizky Ridho berhasil menggagalkan peluang emas milik Irak.

Pada menit ke-59, lini belakang Timnas Indonesia kecolongan. Youssef Amyn berdiri cukup bebas di depan gawang, tetapi tendangannya melenceng keluar lapangan. Kevin Diks gagal memanfaatkan peluang emas pada menit ke-64, karena tendangannya terlalu lemah dan ditangkap kiper Irak.

Zaid Tahseen melakukan pelanggaran keras terhadap Ole Romeny pada menit ke-68, tetapi wasit hanya memberi kartu kuning. Petaka bagi Timnas Indonesia datang pada menit ke-75, saat Zidane Iqbal mencetak gol dari luar kotak penalti.

Pada menit ke-85, suporter Timnas Indonesia melempar botol air ke lapangan akibat kekecewaan terhadap keputusan wasit. Wasit kemudian menghentikan laga sementara waktu. Di menit akhir babak kedua, Kevin Diks tergeletak di kotak penalti Irak, dan wasit memberi kartu kuning kedua untuk Zaid Tahseen.

Susunan Pemain

Timnas Indonesia Kontra Irak:
– Starter: Maarten Paes, Kevin Diks, Rizky Ridho, Jay Idzes (C), Dean James, Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Thom Haye, Ricky Kambuaya, Eliano Reijnders, Mauro Zijlstra
– Cadangan: Ernando Ari, Nadeo Argawinata, Sandy Walsh, Jordi Amat, Shayne Pattynama, Nathan Tjoe-A-On, Marc Klok, Stefano Lilipaly, Miliano Jonathans, Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, Ramadhan Sananta
– Pelatih: Patrick Kluivert

Susunan Pemain Irak:
– Starter: Jajal Hassan (C), Hussein Ali, Zaid Hantoosh, Munaf Younus, Merchas Ghazi, Kevin Enkido William, Amir Fouad, Bashar Resan Bonyan, Ibrahim Bayesh, Sherko Kareem, Mohanad Ali
– Cadangan: Ahmed Basil, Fahad Talib, Ahmed Al-Hajjaj, Akem Hashem, Rebin Sulaka, Mustafa Saadoon, Youssef Amyn, Zidane Iqbal, Ali Jasim, Aimer Sher, Hasan Sayyid, Amar Mushin
– Pelatih: Graham Arnold