PasarModern.comTahun baru 2026 menghadirkan deretan peristiwa menarik untuk dinantikan di MotoGP. Indonesia pun ikut memanjatkan doa.
Tahun baru juga menandai babak baru di MotoGP karena kejuaraan yang berlangsung mengikuti satu tahun kalender.
Festival di ajang balap motor paling bergengsi ini pun sudah dimulai bulan Januari ini dengan peluncuran tim, tes pramusim, sampai rangkaian seri mulai 1 Maret mendatang.
PasarModern.commerangkum hal-hal menarik untuk dinantikan dari MotoGP 2026. Berikut daftarnya:
1. Kiprah Pembalap Masa Depan Indonesia
MotoGP tahun depan tidak hanya soal kelas utamanya bagi Tanah Air karena kehadiran talenta kebanggaan di kelas Moto2 dan Moto3.
Harapan dan doa akan dipanjatkan terhadap Mario Suryo Aji dan Veda Ega Pratama yang secara berurutan berlomba di kelas tengah dan kelas ringan bareng Honda Team Asia.
Motivasi Mario dan Veda tidak perlu dipertanyakan walau berada di situasi yang berbeda.
Dari sisi Super Mario, dia harus memberi bukti pada musim kelimanya sejak menjalani debut di kelas Moto3 pada 2022. Sebab, tahun ini bisa menjadi kesempatan terakhirnya.
Musim lalu Mario sejatinya sudah menunjukkan kecepatan untuk bersaing di 10 besar. Apes, momen hiatus panjang akibat cedera bahu membuatnya harus memulai lagi dari awal.
Adapun Veda, Manusia Roket berumur 17 tahun ini akan memulai setelah prestasi hebat sebagai juara Asia Talent Cup dan runner-up Rookies Cup di ajang-ajang Road to MotoGP.
Mengutip dari Kompas.id, Veda berharap bisa konsisten finis di posisi 10 besar walau juga ingin meraih prestasi yang lebih tinggi lagi yakni rookie terbaik Moto3 2026.
2. Dominasi dan Masa Depan Marc Marquez
Beralih ke MotoGP, Marc Marquez digadang-gadang masih menjadi protagonis setelah menjadi kekuatan tak terbendung tahun lalu.
Sebagai pengingat, musim lalu si Alien meraih gelar Juara Dunia yang kesembilan dengan catatan impresif berupa 25 kemenangan dari 38 lomba yang diikuti.
Memang, tahun baru juga menghadirkan ujian baru bagi Marquez karena cedera retak tulang dan ligamen pada area bahu kanannya.
Marquez setidaknya telah meminimalisir potensi krisis dengan cuti balapan sejak Oktober lalu dan tidak sembrono dalam merencanakan comeback seperti pengalaman pahit sebelumnya.
Sorotan terhadap jawara balap yang akan berumur 32 tahun itu tak hanya soal kecepatan di trek tetapi juga masa depannya.
Kontrak Marquez di tim Ducati Lenovo akan habis akhir tahun ini.
Satu isu yang banyak dibahas pembicaraan adalah peluang dia pulang kampung ke pabrikan lama, Honda. Honda telah meningkat dengan bersaing di posisi tengah-depan.
3. Masa Depan Para Juara
Marc Marquez bukan satu-satunya pembalap yang berada di persimpangan jalan. Para Juara Dunia yang mengisi periode kekosongan dominasinya juga bernasib sama.
Masa depan Joan Mir (Honda), Fabio Quartararo (Yamaha), dan Francesco Bagnaia (Ducati) kompak belum pasti dengan kontrak yang akan berakhir tahun ini juga.
Hawa gerah terasa dari boks Quartararo dan Bagnaia yang sama-sama memble, setidaknya untuk standar tinggi sebagai juara MotoGP.
Quartararo tidak puas dengan progres Yamaha hingga memberi ultimatum pindah. Managing Director Yamaha, Paolo Pavesio, sampai ‘menjewernya’ lewat kalimat di media.
Sedangkan Bagnaia, walau menyatakan keinginan terus berlomba bagi Ducati, situasinya sedang tidak baik-baik saja dengan motor Desmosedici GP25.
Juara lainnya yang berpeluang pindah adalah Pedro Acosta (KTM).
KTM menghadapi ujian untuk mempertahankan sang ujung tombak karena masa depan mereka sendiri pun sedang dipertaruhkan karena nyaris pailit sebagai pabrikan.
Potensi dicabutnya dukungan untuk berlomba membuat tim asal Mattighofen bersolek. Mereka mencuri start dalam memamerkan motor spesifikasi baru untuk 2027.
Bursa pembalap bakal panas tahun depan. Demikian juga dengan perpindahan tim dari satu pabrikan ke pabrikan lainnya seiring regulasi anyar tahun depan.
4. Rookie Rasa Veteran
Peta persaingan MotoGP kian terbuka setelah kehadiran Toprak Razgatlioglu, debutan berlabel fenomena WorldSBK yang akan memperkuat Pramac Yamaha.
Razgatlioglu sudah digadang-gadang hijrah ke MotoGP setidaknya sejak masuk sebagai kandidat pewaris kursi Valentino Rossi di pabrikan garpu tala.
Setelah menyelesaikan misi Juara Dunia WorldSBK dan bahkan tiga kali, El Turco siap mengambil tantangan pindah dari ajang balap motor produksi ke motor purwarupa.
Reputasi Razgatlioglu tak perlu diragukan. Talenta rider yang juga pandai beratraksi itu bahkan sering dibanding-bandingkan dengan Marc Marquez.
Rookie MotoGP bukan hanya Razgatlioglu seorang.
Datang dari kelas Moto2, ada Diogo Moreira selaku juaranya yang bakal memulai kiprah bersama Honda. Moreira sempat menjadi rebutan pabrikan-pabrikan Jepang di MotoGP.
Dukungan ekstra didapat pembalap asal Brasil itu karena dia juga berlatih bersama dua pembalap terkuat MotoGP musim lalu yaitu Marc Marquez dan Alex Marquez.
