PORTAL PATI – Glamping adalah singkatan dari glamorous camping, cara baru menikmati alam tanpa harus repot membawa perlengkapan berkemah.
Di artikel ini Anda akan menemukan pengertian glamping, fasilitas yang biasanya tersedia, serta perbedaan utama dengan camping biasa agar Anda bisa menentukan gaya liburan yang paling sesuai.
Apa Itu Glamping?
Glamping adalah gabungan dari dua kata: glamorous dan camping. Istilah ini merujuk pada gaya berkemah yang menggabungkan kenyamanan ala hotel dengan pengalaman berada di alam terbuka.
Jadi, Anda tetap bisa merasakan suasana pegunungan, hutan, atau tepi danau tanpa perlu ribet membawa tenda, matras, atau alat masak.
Fenomena glamping mulai populer di Indonesia dalam lima tahun terakhir, seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap staycation, wisata alam, dan tren “slow travel”. Sebuah studi dari Scilit menunjukkan bahwa volume pencarian terkait glamping di Indonesia terus meningkat secara konsisten dari 2019 hingga 2025.
Selain itu, laporan IMARC Group menyebut bahwa pasar glamping Indonesia pada 2024 bernilai sekitar USD 43,20 juta (±Rp 650 miliar) dan diproyeksikan tumbuh hingga USD 138,67 juta menjelang 2033.
Data‑data tersebut memperkuat bahwa glamping bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari pergeseran gaya liburan dari sekadar menginap di hotel menuju pengalaman yang lebih dekat dengan alam dan nyaman.
Setelah memahami apa itu glamping dan mengapa semakin digemari, penting juga untuk mengetahui fasilitas apa saja yang biasanya ditawarkan oleh tempat glamping agar Anda bisa memilih sesuai kebutuhan.
Fasilitas Umum dalam Glamping
Saat Anda memilih glamping, berikut adalah fasilitas yang sering disediakan tentu saja dapat berbeda antar lokasi:
|
Fasilitas |
Deskripsi |
|---|---|
|
Tempat tidur layak |
Kasur dengan ukuran baik, bantal dan selimut yang lebih nyaman dibanding camping biasa |
|
Kamar mandi |
Kamar mandi dalam atau bersama dengan air panas, tidak sekadar toilet outdoor |
|
Listrik & Wi‑Fi |
Banyak lokasi menyediakan colokan listrik, lampu, dan kadang Wi‑Fi |
|
Area bersantai |
Balkon, teras, hammock atau deck yang memungkinkan Anda menikmati pemandangan alam |
|
Layanan makanan |
Beberapa lokasi menyediakan sarapan, BBQ, atau layanan makan ringan |
|
Aktivitas tambahan |
Trekking ringan, api unggun, rafting, yoga di alam terbuka |
Catatan: Fasilitas dapat berbeda tergantung lokasi dan paket yang Anda pilih. Selalu periksa detail penginapan sebelum memesan.
Meski terlihat serupa karena sama-sama dilakukan di alam, glamping dan camping tradisional memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Untuk membantu Anda memilih yang paling sesuai, mari bandingkan keduanya secara langsung.
3. Bedanya Glamping vs Camping Biasa
Untuk membantu Anda memilih antara glamping dan camping tradisional, berikut ilustrasi perbandingannya:
|
Aspek |
Glamping |
Camping Tradisional |
|---|---|---|
|
Akomodasi |
Tenda mewah, kabin kayu, dome, dilengkapi furniture |
Tenda sederhana yang dibawa sendiri |
|
Perlengkapan |
Disediakan oleh pengelola |
Anda harus membawa sendiri (matras, alat masak) |
|
Kenyamanan Tidur |
Kasur, bantal, selimut |
Sleeping bag di atas tanah atau tikar |
|
Makanan |
Bisa dipesan atau disiapkan pengelola |
Umumnya masak sendiri menggunakan peralatan basic |
|
Lokasi |
Akses relatif mudah, fasilitas lebih lengkap |
Bisa sangat terpencil, akses lebih menantang |
|
Target Wisatawan |
Keluarga, pasangan, solo traveler yang ingin nyaman |
Pecinta alam sejati, petualang, minimalis |
|
Harga |
Relatif lebih tinggi |
Relatif lebih hemat jika perlengkapan sudah ada |
Dengan melihat tabel di atas, Anda bisa menentukan mana yang paling cocok: apakah ingin pengalaman alam tanpa ribet besar (glamping) atau ingin petualangan dengan tantangan dan pengalaman “lebih mentah” (camping).
Setelah mengetahui perbandingannya, Anda mungkin mulai bertanya: apakah glamping cocok untuk saya? Berikut beberapa tipe wisatawan yang paling diuntungkan dari pengalaman glamping.
4. Siapa yang Cocok untuk Glamping?
Glamping sangat cocok untuk Anda yang ingin menikmati alam tetapi tetap dengan kenyamanan. Beberapa profil pengunjung yang cocok antara lain:
-
Keluarga dengan anak kecil yang ingin liburan singkat tanpa repot membawa perlengkapan lengkap.
-
Pasangan muda yang mencari waktu quality‑time di alam dengan suasana romantis tapi tetap aman dan nyaman.
-
Solo traveler atau pekerja kantor yang butuh healing cepat dari rutinitas kota.
-
Orang yang belum pernah camping dan ingin mencoba sensasi “tidur di alam” dengan sedikit tantangan dan banyak kenyamanan.
Jika Anda termasuk dalam profil‑profil di atas, glamping bisa jadi opsi tepat.
Jika Anda merasa glamping cocok untuk gaya liburan Anda, langkah berikutnya adalah memilih waktu yang tepat agar pengalaman tersebut jadi lebih optimal dan menyenangkan.
5. Waktu Terbaik untuk Glamping
Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, ada waktu‑waktu yang lebih ideal:
-
Musim kemarau (April–September): Cuaca biasanya lebih stabil, jalan tidak licin, dan aktivitas outdoor lebih aman.
-
Weekday atau low season: Suasana lebih tenang, harga biasanya lebih murah, dan unit penginapan lebih banyak tersedia.
Dengan memilih waktu yang tepat, Anda bisa menikmati glamping dengan kondisi yang optimal. Namun, walau glamping menawarkan kenyamanan ekstra, tetap ada beberapa hal penting yang perlu diantisipasi. Berikut beberapa risiko umum dan tips menghindarinya.
6. Risiko & Hal yang Perlu Diperhatikan
Meski terdengar aman dan nyaman, glamping tetap punya elemen yang perlu Anda perhatikan agar liburan tidak terganggu:
|
Aspek Risiko / Tantangan |
Glamping |
Camping Tradisional |
|---|---|---|
|
Cuaca Ekstrem |
Tetap bisa terganggu (angin, hujan deras), tapi struktur tenda/kabin lebih kokoh |
Lebih rentan. Tenda mudah bocor atau roboh saat hujan/angin kencang |
|
Akses Lokasi |
Umumnya akses lebih baik, tapi beberapa tempat tetap membutuhkan kendaraan prima |
Banyak lokasi hanya bisa diakses dengan hiking atau 4WD |
|
Koneksi Internet |
Beberapa glamping menyediakan Wi‑Fi, tapi sinyal tetap bisa lemah |
Hampir pasti tanpa sinyal atau akses internet |
|
Kenyamanan Tidur |
Kasur empuk, selimut, kamar mandi tersedia |
Tidur di sleeping bag di atas tanah, tanpa fasilitas mandi memadai |
|
Makanan & Minuman |
Bisa disediakan pengelola atau dipesan |
Harus memasak sendiri; risiko kekurangan makanan lebih tinggi |
|
Sanitasi & Kebersihan |
Lebih terjaga, ada toilet bersih dan kadang housekeeping |
Toilet umum, sering kali seadanya atau tidak tersedia |
|
Risiko Kesehatan Ringan |
Risiko tetap ada, tapi lokasi biasanya lebih dekat ke fasilitas medis |
Lebih sulit mendapat pertolongan jika terjadi cedera ringan |
|
Peralatan & Persiapan |
Minim, hanya perlu bawa barang pribadi |
Perlu membawa tenda, matras, alat masak, penerangan, dll. |
|
Biaya Pembatalan |
Beberapa tempat menerapkan penalti atau non-refundable |
Relatif fleksibel jika camping dilakukan secara mandiri tanpa reservasi |
Catatan: Perbandingan ini bersifat umum dan dapat berbeda tergantung lokasi, pengelola, musim, serta kesiapan pribadi masing-masing. Selalu lakukan riset dan baca detail lokasi sebelum memesan atau berangkat.
Sebagian risiko tersebut memang tidak bisa dihindari sepenuhnya, namun Anda bisa mengurangi dampaknya dengan perlindungan yang tepat.
Kesimpulan
Glamping adalah solusi sempurna bagi Anda yang ingin menikmati suasana alam tanpa harus kehilangan kenyamanan. Dengan fasilitas lengkap dan pengalaman yang tetap alami, glamping menjadi pilihan liburan yang ideal untuk berbagai kalangan.
***


