Informasi Gempa di Kabupaten Blitar
Hari ini, terjadi gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 2,7 yang berada di barat daya Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 20 Januari 2026, pukul 05:58 WIB. Pusat gempa berada sejauh 69 km barat daya Blitar, dengan koordinat 8.75 LS – 112.13 BT dan kedalaman 21 km.
Kabupaten Blitar, yang diguncang gempa, berjarak sekitar 177 km dari Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Waktu tempuh darat dari Surabaya ke Blitar sekitar 3 hingga 3,5 jam. Gempa ini dilaporkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lembaga pemerintah non-kementerian di Indonesia yang bertugas untuk mengamati dan menganalisis cuaca, iklim, serta geofisika seperti gempa bumi dan tsunami.
Gempa bumi di wilayah Blitar memiliki magnitudo 2,7, yang merupakan ukuran besarnya energi yang dilepaskan oleh sumber gempa. Magnitudo ini dihitung secara ilmiah menggunakan alat pencatat getaran bumi yang disebut seismograf. Waktu terjadinya gempa diperkirakan sekira pukul 05:58:13 WIB. Lokasi gempa juga disebutkan dalam laporan BMKG sebagai titik koordinat 8.75LS, 112.13BT.
BMKG menegaskan bahwa informasi ini dirilis dengan memprioritaskan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data. Informasi lengkap dapat dilihat melalui laman resmi BMKG.
Langkah-Langkah yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
- Mengenali apa yang disebut gempa bumi dan memastikan struktur rumah Anda aman dari bahaya seperti longsoran atau liquefaction.
- Evaluasi dan renovasi bangunan agar lebih tahan gempa.
- Kenali lingkungan kerja, termasuk posisi pintu, lift, tangga darurat, serta pelatihan P3K dan penggunaan alat pemadam kebakaran.
- Persiapkan perabotan dengan cara melekatkan pada dinding untuk menghindari jatuh saat gempa.
- Simpan bahan mudah terbakar di tempat yang aman.
- Matikan air, gas, dan listrik jika tidak digunakan.
- Atur benda berat di bagian bawah dan cek stabilitas benda yang tergantung.
- Sediakan alat-alat penting, seperti kotak P3K, senter, radio, makanan suplemen, dan air.
Saat Terjadi Gempa Bumi
- Jika berada di dalam bangunan, lindungi kepala dan badan dengan bersembunyi di bawah meja, cari tempat aman, dan lari keluar jika memungkinkan.
- Jika berada di luar bangunan, hindari bangunan, tiang listrik, dan pohon. Perhatikan tanah yang mungkin retak.
- Jika sedang berkendara, keluar dari mobil dan jauhi area yang rawan pergeseran atau kebakaran.
- Jika tinggal di pantai, jauhi daerah pantai untuk menghindari bahaya tsunami.
- Jika tinggal di daerah pegunungan, hindari daerah yang mungkin terkena longsoran.
Setelah Terjadi Gempa Bumi
- Keluar dari bangunan dengan tertib, gunakan tangga biasa, dan periksa korban luka.
- Periksa lingkungan sekitar, seperti kebakaran, kebocoran gas, hubungan arus pendek listrik, dan pipa air.
- Jangan masuki bangunan yang rusak karena masih ada risiko reruntuhan.
- Jangan berjalan di area gempa karena kemungkinan bahaya susulan masih ada.
- Dengarkan informasi dari radio dan hindari berita tidak jelas sumbernya.
- Isi angket dari instansi terkait untuk mengetahui kerusakan.
- Jangan panik dan tetap berdoa untuk keselamatan semua.
