ayunan anak tk
ayunan anak tk

ETMC XXXIV Ende, Gol Heron Ago Tanpa Selebrasi ke Gawang Perseftim

Posted on

Kemenangan PSN Ngada dalam Laga Grup B ETMC XXXIV

Pertandingan antara PSN Ngada dan Perseftim Flores Timur dalam lanjutan fase Grup B El Tari Memorial Cup (ETMC) XXXIV Ende berakhir dengan kemenangan tipis 2-1 untuk PSN Ngada. Gol penentu kemenangan tercipta di menit ke-84 oleh Heron Ago, yang tidak melakukan selebrasi, menunjukkan sikap sportivitas tinggi.

Kemenangan ini memperkuat posisi PSN Ngada di puncak klasemen Grup B dengan 6 poin, sementara Perseftim Flores Timur berhasil melaju ke babak 16 besar dengan raihan 3 poin. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Marilonga pada Jumat (14/11/2025) berjalan sangat ketat dengan jual beli serangan yang sengit.

Momen Penting dalam Kemenangan PSN Ngada

Gol penentu kemenangan PSN Ngada bermula dari skema serangan apik yang memanfaatkan kelengahan di jantung pertahanan Perseftim. Upaya awal PSN Ngada sempat dimentahkan oleh benteng pertahanan Perseftim yang kokoh. Namun, bola rebound yang jatuh di area berbahaya gagal dikuasai sepenuhnya oleh pemain Perseftim.

Heron Ago memanfaatkan momen tersebut secara brilian. Ia muncul dari lini kedua, menggiring bola dengan cepat, melewati tiga pemain Perseftim yang berusaha menghadangnya. Dari luar kotak penalti, ia melepaskan tendangan keras dan akurat yang gagal diantisipasi oleh kiper Perseftim, Yucius Bale Betekeneng.

Yang menarik perhatian adalah reaksi Heron Ago setelah mencetak gol penting tersebut. Alih-alih melakukan selebrasi gembira, Kapten PSN Ngada itu justru terlihat berjalan santai tanpa ekspresi berlebihan. Aksi sederhana ini menuai sorotan netizen, khususnya di Flores Timur.

Banyak yang menyebut tindakan Heron Ago merupakan bentuk penghormatan kepada rekan-rekan di Perseftim, mengingat Heron memiliki kedekatan dengan sejumlah pemain yang pernah sama-sama merumput di Stadion Apebuan, Adonara. Sikap sportivitas tinggi ini menambah warna positif dalam persaingan ETMC XXXIV Ende.

Strategi Pelatih Kletus Ghabe

Sebelumnya, Kletus Ghabe bukan nama baru bagi sepakbola Indonesia. Sejak masih berstatus sebagai pemain, Kletus sudah beberapa kali mengantar PSN Ngada menjuarai El Tari Memorial Cup. Kini, sebagai pelatih, Kletus tak pernah puasa gelar.

Tahun 2016, ketika Kletus memimpin PSN Ngada menjadi runner-up Liga Nusantara yang digelar oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB), namanya sempat mencuat di sepakbola NTT bahkan Indonesia. Kletus dengan berani dan tegas membongkar adanya mafia dalam sepakbola Indonesia. Beberapa oknum di PSSI kala itu bahkan sampai diperiksa oleh polisi dan menjalani hukuman.

Ketika Persefim Flores Timur menguasai permainan, Kletus memberikan instruksi kepada striker untuk sedikit turun ke belakang. Tujuannya adalah menarik pemain bertahan agar maju ke depan. Strategi ini berhasil membuat lini belakang Perseftim kewalahan dan kesalahan pun dilakukan.

Kletus juga mengakui bahwa permainan berkualitas Perseftim patut diapresiasi. “Saya menyampaikan rasa hormat terhadap Perseftim. Saya berikan apresiasi karena Perseftim luar biasa. Terutama di babak pertama, kami tidak bermain sebagaimana mestinya,” ujar Kletus seusai pertandingan.

Mitos PSN Selalu Dikalahkan Persim

Meski sudah lolos ke babak 16 besar, Kletus tetap membidik hasil sempurna di penyisihan grup. Lawannya di pertandingan terakhir adalah Persim Manggarai. Meski selama ini PSN sering dikalahkan oleh Persim, Kletus tidak percaya ada kutukan.

“Lawan Persim tidak ada mitos kami selalu kalah. Itu hanya kata orang. Lawan Persim, ini kesempatan kami untuk memenangkan pertandingan,” kata Kletus.

Motivasi ini juga diungkapkan sang kapten, Heron Ago. “Untuk pertandingan berikut, kami harus tetap fokus. Kami harus jaga grafik agar tetap stabil. Kami akan berusaha untuk bisa tetap menang,” kata Heron.

Pengakuan dari Pelatih Perseftim

Setelah pertandingan, Pelatih Perseftim, Kholid Zhafran Mawardi, memberikan pengakuan mengejutkan. Ia secara terbuka memuji tendangan keras dari kapten tim lawan, Heron Ago, yang disebutnya sangat luar biasa.

Kholid menyoroti kegagalan anak asuhnya dalam mengantisipasi permainan umpan-umpan panjang langsung ke area pertahanan. Ia mengakui strategi tersebut membuat pemain Perseftim berada di posisi yang salah dan kerap melakukan pelanggaran.

“Itu yang membuat anak-anak kami sering membuat pelanggaran karena kita tahu bahwa Heron Ago itu punya spesialis tendangan yang sangat bagus,” ujar Kholid.

Perseftim sejatinya sudah berupaya mematikan pergerakan Heron Ago sepanjang 45 menit babak pertama. Namun, mereka kecolongan di 10 menit terakhir, yang terbukti menjadi pembeda hasil akhir.

Meski kalah, Kholid tetap memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan lawan. Ia mengakui PSN Ngada telah mempertontonkan permainan yang luar biasa.

“Saya rasa bahwa teman-teman dari PSN Ngada mempertontonkan permainan yang luar biasa, itulah sepakbola, kalau Perseftim dengan PSN Ngada itu rivalitasnya sangat tinggi, tensi yang sangat tinggi, hari ini dua tim sudah menunjukkan penampilan yang terbaik,” kata Kholid.

Klasemen Sementara Grup B

  1. PSN Ngada (6 poin)
  2. Perseftim (3 poin)
  3. Persim (1 poin)
  4. PS Kota Kupang (1 poin)

Empat tim ini akan bertanding lagi Rabu (19/11/2025).

Pukul 18.30 WITA: PSKK Kota Kupang Vs Perseftim Flores Timur

Pukul 20.30 WITA: Persim Manggarai vs PSN Ngada