Empat Berita Terpopuler Sumbar: Erupsi Gunung Marapi, Kondisi Jemaah Umrah di Tengah Konflik Israel-AS vs Iran

Posted on

Berita Terkini dari Sumatera Barat

Beberapa berita menarik terjadi di Sumatera Barat dalam 24 jam terakhir, yang mencakup berbagai isu penting seperti aktivitas Gunung Marapi, dampak konflik geopolitik pada penerbangan, pengungkapan kasus narkoba, dan operasi penertiban minuman keras. Berikut adalah rangkuman lengkapnya.

Erupsi Gunung Marapi Jelang Waktu Sahur

Gunung Marapi di Sumatera Barat kembali mengalami erupsi menjelang waktu sahur, Selasa (3/3/2026) dini hari. Dari video yang beredar, tampak abu vulkanik membubung tinggi ke langit disertai dengan material yang keluar dari puncak gunung yang bewarna merah terang. Letusan terjadi pada pukul 02.19 WIB, aktivitas vulkanik tersebut terekam di seismogram Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Bukittinggi dengan amplitudo maksimum 30,2 milimeter dan durasi sekitar 1 menit 25 detik.

Petugas PGA Bukittinggi, Ahmad Rifandi, membenarkan terjadinya erupsi tersebut. Ia menjelaskan bahwa kolom abu tidak terpantau secara visual dari arah pos, namun aktivitas erupsi terekam jelas melalui alat seismograf di pos pengamatan. Saat ini, Gunung Marapi masih berada pada Status Level II (Waspada). Masyarakat dan pendaki diminta tidak memasuki atau melakukan aktivitas dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas, yakni Kawah Verbeek.

Selain itu, warga yang tinggal di sekitar lembah, bantaran, dan aliran sungai yang berhulu di puncak Marapi juga diminta mewaspadai potensi lahar, terutama saat terjadi hujan. Jika terjadi hujan abu, masyarakat disarankan menggunakan masker penutup hidung dan mulut guna menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).

Dampak Konflik Israel-AS Lawan Iran pada Penerbangan Umrah

Eskalasi perang antara Israel dan Amerika Serikat melawan Iran yang memanas dalam beberapa hari terakhir mulai berdampak pada sektor penerbangan internasional, termasuk bagi jemaah umrah asal Indonesia di Arab Saudi. Meski kondisi di Madinah dilaporkan tetap aman dan aktivitas ibadah berjalan normal, dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah mulai terasa pada sektor transportasi udara.

Salah seorang jemaah umrah asal Indonesia, Elis, yang berangkat dari Jakarta, mengatakan situasi di Madinah hingga saat ini masih kondusif. Ia menyebut penerbangan dengan sistem transit menjadi yang paling terdampak. Keberadaan ketidakpastian jadwal penerbangan menimbulkan kekhawatiran di kalangan sebagian jemaah, terutama yang masa tinggalnya atau ibadahnya segera berakhir.

Pengungkapan Kasus Narkoba di Sumbar

Polda Sumatera Barat (Sumbar) berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkotika jenis sabu selama Februari 2026. Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti sebanyak delapan kilogram sabu dan mengamankan lima orang tersangka. Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, mengatakan pengungkapan itu dilakukan di tiga tempat kejadian perkara (TKP) berbeda.

Dua kasus terjadi di Bandara Internasional Minangkabau pada 6 Februari dan 12 Februari 2026. Dalam pengungkapan di bandara tersebut, kepolisian bekerja sama dengan otoritas bandara dan berhasil mengamankan dua tersangka. Sementara satu kasus lainnya terjadi di kawasan Kelurahan Sawahan, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Di lokasi tersebut, polisi mengamankan tiga tersangka.

Operasi Pekat 2026 di Dharmasraya

Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) 2026 di Kabupaten Dharmasraya telah berakhir dengan hasil yang cukup mencengangkan. Ratusan botol minuman keras dan barang bukti kejahatan lainnya berjajar rapi di halaman depan Mapolres Dharmasraya. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, hadir langsung dalam kegiatan press release tersebut sebagai bentuk dukungan penuh pemerintah daerah terhadap langkah tegas kepolisian dalam menyapu bersih kemaksiatan di wilayah tersebut.

Hasil operasi ini mencakup penyitaan sedikitnya 275 botol minuman keras dari berbagai merk terkenal serta 210 liter tuak yang kerap memicu keributan di tengah masyarakat. Selain itu, tim gabungan juga menyasar praktik perjudian, penyitaan kendaraan hasil kejahatan, serta pemberantasan narkotika. Operasi ini dilaksanakan sejak 12 hingga 28 Februari 2025, dengan fokus utama menciptakan suasana tenang bagi umat Muslim menjelang bulan suci Ramadhan.