Berita Terkini dari Kota Padang
Berikut adalah rangkuman berita terpopuler yang muncul di kawasan Kota Padang dalam 24 jam terakhir. Beberapa informasi menarik dan penting telah disajikan, mulai dari kejadian bencana alam hingga pertandingan sepak bola.
Korban Terseret Ombak Ditemukan Meninggal Dunia
Tim SAR gabungan berhasil menemukan Mersel (17), seorang remaja yang dilaporkan terseret ombak saat mandi-mandi di Pantai Padang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, dengan kondisi meninggal dunia.
Korban terseret ombak pada Minggu (19/10/2025) sore. Berdasarkan laporan Kantor SAR Padang, korban sebelumnya hilang setelah terbawa arus ke tengah laut usai bermain bola bersama rekannya.
Informasi hilangnya korban pertama kali diterima Kantor SAR Kelas A Padang dari Pusdalops BPBD Kota Padang sekitar pukul 18.15 WIB. Kasi Ops Kantor SAR Padang, Hendri, mengatakan bahwa korban sudah berhasil ditemukan. “Korban atas nama Mersel sudah berhasil ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB,” ujar Hendri, Senin (20/10/2025).
Ia menjelaskan, korban ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia pada koordinat 0°57’37.17″S-100°21’9.24″T. Posisi korban ditemukan kurang lebih 100 meter dari lokasi kejadian awal korban terseret ombak.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka.
Sebelumnya diberitakan, seorang remaja berusia 17 tahun dilaporkan terseret arus laut saat mandi-mandi di Pantai Padang, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (19/10/2025). Korban diketahui bernama Mersel, seorang pelajar yang diduga terseret ombak saat tengah bermain air bersama rekannya.
Semen Padang FC Kembali Kalah di Kandang
Semen Padang FC kembali gagal meraih poin penuh di kandang sendiri setelah takluk 0-1 dari Bhayangkara FC dalam laga lanjutan BRI Super League yang berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/10/2025) sore.
Laga yang dipimpin wasit Asep Yandis itu dimulai pukul 15.30 WIB dan berlangsung cukup sengit. Sejak peluit kick-off dibunyikan, Kabau Sirah langsung tampil menekan. Bermain di hadapan ribuan pendukungnya, Semen Padang mencoba mengambil inisiatif serangan lewat kecepatan Cornelius Stewart dan Armando Oropa di sisi sayap. Sementara Bruno Gomes menjadi tumpuan utama di lini depan.
Peluang pertama tuan rumah hadir pada menit ke-10 melalui Alhassan Wakaso yang melepaskan sepakan keras dari kemelut di depan gawang Bhayangkara FC. Sayang, bola hanya melebar tipis di sisi gawang yang dijaga Muchamad Aqil Savik.
Hingga pertengahan babak pertama, tempo permainan sempat menurun dan lebih banyak terjadi duel di lini tengah. Namun, Bhayangkara FC berhasil memanfaatkan kelengahan lini belakang Semen Padang pada menit ke-38. Berawal dari kesalahan antisipasi bola, Sani Rizky Fauzi sukses mencuri bola dan dengan tenang mengelabui kiper Arthur Augusto, membawa Bhayangkara FC unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Semen Padang meningkatkan intensitas serangan. Namun hingga turun minum, berbagai upaya Stewart dan Oropa masih kandas di kaki bek Bhayangkara FC yang tampil disiplin. Skor 0-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC justru kembali tampil agresif. Pada menit ke-48, peluang berbahaya tercipta dari sepakan salah satu penyerangnya, namun bola masih melambung tinggi. Dua menit berselang, Bhayangkara kembali mengancam lewat serangan balik cepat, tetapi sepakan mereka masih melebar.
Setelah ditekan di awal babak kedua, Semen Padang FC mulai keluar dari tekanan dan mencoba menekan balik. Peluang emas sempat tercipta pada menit ke-64 dari situasi bola mati, tetapi sepakan keras pemain Semen Padang masih membentur tubuh pemain Bhayangkara.
Menit ke-73, Bruno Gomes hampir menyamakan kedudukan setelah menerima umpan matang dari Rosad Setiawan. Sayang, tendangan volinya masih bisa ditepis kiper Aqil Savik.
Drama terjadi pada menit ke-85 ketika Cornelius Stewart sempat mencetak gol, namun dianulir wasit karena dianggap terjadi pelanggaran lebih dulu. Hingga empat menit waktu tambahan berakhir, Semen Padang gagal menyamakan kedudukan. Bhayangkara FC pun menutup laga dengan kemenangan tipis 1-0.
Dengan hasil ini, Semen Padang FC semakin terpuruk di dasar klasemen dengan raihan 4 poin, sedangkan Bhayangkara FC naik ke posisi 9 dengan koleksi 11 poin.
Penertiban PKL di Jalan Jhoni Anwar
Satpol PP Padang menertibkan sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di atas trotoar dan bahu jalan di kawasan Jalan Jhoni Anwar, Kelurahan Lapai, Senin (20/10/2025).
Penertiban dilakukan karena para PKL di Jalan Jhoni Anwar meninggalkan barang dagangan di atas fasilitas umum, sehingga mengganggu kelancaran lalu lintas dan kenyamanan warga.
Kasi Operasi dan Pengendalian Satpol PP Padang, Eka Putra Irwandi mengatakan, tindakan ini bagian dari upaya menjaga ketertiban umum serta memperindah kawasan kota. “PKL yang menggunakan fasilitas umum seperti trotoar dan bahu jalan tentu melanggar aturan. Kami sudah berulang kali melakukan imbauan agar mereka menempati lokasi yang sesuai dengan ketentuan,” ujarnya, dilansir keterangan resmi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas Satpol PP memberikan teguran langsung kepada para pedagang dan mengamankan sejumlah perlengkapan berjualan yang menghalangi fasilitas umum. “Kita berharap para pedagang dapat mematuhi aturan yang berlaku dan bekerja sama dalam menciptakan lingkungan kota yang tertib, aman, dan nyaman bagi semua,” tutup Eka.
Evakuasi Ular dari Rumah Kos
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang melakukan evakuasi terhadap seekor ular yang masuk ke dalam sebuah rumah kos di kawasan Air Tawar Barat, Kecamatan Padang Utara, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (19/10/2025) malam.
Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi bernama Santia Rahmadani (23), penghuni kos. Ia melihat ular berada di dekat jendela dapur dan segera melaporkan temuan tersebut ke Damkar Kota Padang. Laporan masuk pada pukul 20.55 WIB.
Tak lama kemudian, satu unit armada Damkar dengan lima personel dikerahkan ke lokasi di Jalan Cendrawasih Gang Pantau. Petugas tiba pada pukul 21.08 WIB dan berhasil mengevakuasi ular tersebut sekitar 10 menit kemudian.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Damkar Kota Padang, Rinaldi, mengatakan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan bahaya. Untuk proses evakuasi, petugas menemukan ular bersembunyi di dekat jendela dapur. “Kami langsung melakukan evakuasi dengan peralatan standar. Penanganan berlangsung aman dan terkendali,” ujar Rinaldi.
