Doa Setelah Sholat 5 Waktu, Termasuk Maghrib dalam Bahasa Arab dan Latin

Posted on

Bacaan Doa Setelah Sholat Fardhu 5 Waktu

Berikut adalah bacaan doa setelah sholat fardhu lima waktu, termasuk Ashar, Subuh, Dzuhur, Maghrib, dan Isya. Doa ini dilengkapi dengan terjemahan dalam bahasa Indonesia serta dzikir yang disarankan berdasarkan ajaran Kementerian Agama.

Doa Setelah Sholat Maghrib

Latin:
“BISMILLAHIRRAHMAANIRRAHIIM.
ALHAMDU LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN, HAMDAN YUWAAFII NI’AMAHU WAYUKAAFII MAZIIDAHU. YA RABBANAA LAKAL HAMDU KAMAA YAN BAGHII LIJALAALI WAJHIKAWAAZHIIMI SULTHAANIKA. ALLAHUMMA SHALLI ‘AL A A SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALI SAYYIDINAA MUHAMMAD”.

Artinya:
“Dengan nama Allah Pengasih dan Penyayang.
Segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam. Dengan puji yang sebanding dengan nikmat-Nya dan menjamin tambahannya. Ya Allah Tuhan Kami, bagi-Mu segala puji dan segala apa yang patut atas keluhuran DzatMu dan Keagungan kekuasaanMu. “Ya Allah! Limpahkanlah rahmat dan salam atas junjungan kita Nabi Muhammad dan sanak keluarganya.”

Doa Setelah Sholat

Latin:
“ALLAHUMMA RABBANAA TAQABBAL MINNAA SHALAATAANA WASHI YAAMANAA WARUKUU’ANAA WASUJUUDANAA WAQU’UUDANAA WATADLARRU’ANAA, WATAKHASYSYu’ANAA WATA’ABBUDANAA, WATAMMIM TAOSHIIRANAA YAA ALLAH YAA RABBAL’AALA MIIN”.

Artinya:
“Ya Allah terima shalat kami, puasa kami, ruku’ kami, sujud kami, duduk rebah kami, khusyu’ kami, pengabdian kami, dan sempurnakanlah apa yang kami lakukan selama shalat ya Allah. Tuhan seru sekalian Alam”.

Doa untuk Mengakui Kesalahan

Latin:
“RABBANA DZHALAMNAA ANFUSANAA WA-IN LAM TAGHFIR LANAWATARHAMNAA LANAKUUNANNA MINAL KHAASIRIIN”. RABBANAA WALAA TAHMIL ‘ALAINAA ISHRAN KAMAHAMALTAHUL’ALAL LADZIINA MIN QABLINAA RABBANAA WALAA TUHAMMILNAA MAALAA THAAOATALNAA BIHII WA’FU ‘ANNAA WAGHFIR LANAA WAR HAMNAA ANTA MAULAANAA FANSHURNAA ‘ALAL OAUMIL KAAFIRIIN”.

Artinya:
“Ya Allah ! Kami telah aniaya terhadap diri kami sendiri, karena itu ya Allah jika tidak dengan limpahan ampunan-Mu dan rahmat-Mu niscaya kami akan jadi orang yang sesat. Ya Allah Tuhan kami! Janganlah Engkau pikulkan atas diri kami beban yang berat sebagaimana yang pernah Engkau bebankan kepada orang yang terdahulu dari kami. Ya Allah Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan atas diri kami apa yang diluar kesanggupan kami. Ampunilah dan limpahkanlah rahmat ampunan terhadap diri kami ya Allah. Ya Allah Tuhan kami, berilah kami pertolongan untuk melawan orang yang tidak suka kepada agamaMu.”

Doa untuk Memohon Ampunan

Latin:
“RABBANAA LAA TUZIGH QULUUBANAA BA’DA IDZHADAITANAA WAHAB LANNA MIN LADUNKA RAHMATAN INNAKA ANTAL WAHHAAB”

Artinya:
“Ya Allah Ya Tuhan kami, janganlah Engkau membuat hati kami menjadi keras setelah Engkau memberikan petunjuk kepada kami, dan berilah kami rahmat dari sisi-Mu. Sesungguhnya Engkau Maha Pemberi.”

Latin:
“RABANAGHFIR LANAA WALIWAALIDINAA WALIJAMII’IL MUSLIMIINA WAL MUSLIMAATI WAL MU’MINIINAWAL MU’MINAATI AL-AHYAA-IMINHUM WALAMWAATI,INAAKA ‘ALAA KULLI SYAIN QADIIR.”

Artinya:
“Ya Allah Ya Tuhan kami, ampunilah dosa kami dan dosa dosa orang tua kami, dan bagi semua orang Islam laki-laki dan perempuan, orang orang mukmin laki-laki dan perempuan. Sesungguhnya Engkau dzat Yang Maha Kuasa atas segala galanya”

Doa untuk Kebahagiaan di Dunia dan Akhirat

Latin:
“RABBANAA AATINAA FIDDUNYAA HASANATAN WAFIL AAKHIRATI HASANATAN WAOINAA ADZAABANNAAR”.

Artinya:
“Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebahagiaan didunia dan kesejahteraan di akhirat, dan hindarkanlah kami dari siksaan api neraka.”

Latin:
“ALLAHUMMAGHFIR LANAA DZUNUUBANAA WAKAFFIR ‘ANNAA SAYYIAAT1NAA WATAWAFFANAA MA’ALABRAARI”

Artinya:
“Ya Allah ampunilah dosa kami dan tutupilah segalah kesalahn kami, dan semoga jika kami mati nanti bersama-sama dengan orang yang baik-baik.”

Doa untuk Memuji Allah

Latin:
“SUBHAANA RABBIKA RABBILI’ZZATI AMMAA YA – SHIFUUNA WASALAAMUN ‘ALAL MURSALHNA WAL HAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIINA”

Artinya:
“Maha.suci Engkau, Tuhan segala kemuliaan. Suci dari segala apa yang dikatakan oleh orang-orang kafir. Semoga kesejahteraan atas para Rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan seru sekalian alam”.


Dzikir Setelah Sholat Sesuai Ajaran Rasulullah

Berikut adalah rangkaian dzikir yang disusun oleh pengasuh Pondok Pesantren Langitan Tuban, KH Muhammad bin Abdullah Faqih (rahimahullâh) berdasarkan hadits riwayat Muslim, Bukhari, Abu Dawud, serta kitab Bidâyatul Hidâyah dan lainnya:

  1. Membaca istighfar sebanyak tiga kali:
    أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمِ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ ×٣

  2. Memuji Allah dengan kalimat:
    اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلَامُ تَبَارَكْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام

  3. Membaca:
    اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ .

  4. Berdoa agar diberi kemampuan untuk mengingat (dzikir), bersyukur, dan beribadah secara baik kepada Allah:
    اَللَّـهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.

  5. Membaca:
    لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ.
    (Dibaca tiga kali tiap selesai shalat fardhu, khusus setelah maghrib dan shubuh sepuluh kali)

  6. Memohon perlindungan dari ganasnya neraka:
    اَللَّهُمَّ أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِ
    (Tujuh kali bakda maghrib dan shubuh)

  7. Membaca Ayat Kursi:
    أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. اَللهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَّلَانَوْمٌ، لَهُ مَافِي السَّمَاوَاتِ وَمَافِي اْلأَرْضِ مَن ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَابَيْنَ أَيْدِيْهِمْ وَمَاخَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيْطُونَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَآءَ، وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضَ وَلَا يَـؤدُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ.

  8. Membaca Surat al-Baqarah ayat 285-286

  9. Disambung dengan penggalan dari Surat Ali Imran:

  10. Membaca Surat al-Ikhlas, Surat al-Falaq, Surat an-Nas, lalu Surat al-Fatihah

  11. Membaca tasbih, hamdala, dan takbir masing-masing sebanyak 33 kali:
    سُبْحَانَ اللهِ ×٣٣

    اَلْحَمْدُلِلهِ ×٣٣

    اَللهُ اَكْبَرْ ×٣٣

  12. Kemudian dilanjutkan dengan:
    اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُيُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّابِا للهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ. أَفْضَلُ ذِكْرِ فَاعْلَمْ أَنَّهُ

    لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ

    (Dibaca 300 kali bakda shubuh, 100 kali bakda isya, 50 kali bakda dhuhur, 50 kali bakda ashar, dan 100 kali bakda maghrib)

    صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ

    (dibaca bakda shubuh 300 atau 100 kali)

    لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.

  13. Wirid kemudian ditutup dengan doa sesuai dengan harapan masing-masing.