Daftar Pejabat Pemprov Bangka Belitung yang Dilantik
Pada hari Sabtu, 4 Oktober 2025, Gubernur Hidayat Arsani melantik sebanyak 19 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bangka Belitung. Pelantikan ini dilakukan setelah melewati proses panjang dan evaluasi terhadap penempatan jabatan-jabatan tersebut.
Berikut adalah daftar lengkap nama-nama pejabat yang dilantik:
- Tarmin – Kadisperindag, asisten 1
- Fery Afriyanto – Ka DLH, asisten II
- Yunan Helmi – Asisten III
- Harfin – Kabiro Hukum, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan
- Jantani – PUPR
- Asban Aris – Dinas Perhubungan
- Wydia Kemala Sari – Disparbudkepora
- Darlan – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu
- Elius Gani – Dinas Tenaga Kerja
- Joko Triadi – Bappeda Bangka Tengah, Bappeda Provinsi Bangka Belitung
- Burhanunddin – Biro Umum, Kesbangpol
- Haris – Bakuda
- Agus – KDKP, Staf Ahli
- Dr. Andri Nurtito – Dinkes, staf ahli
- Eko Kurniawan – Staf Ahli
- Eliana – Biro Organisasi
- Saimi – Biro Kesra
- Kurniawan – Biro Pemerintahan
- Ahmad Yani – Biro Ekbang
Pesan Gubernur Hidayat Arsani
Dalam pidato pelantikan, Gubernur Hidayat Arsani memberikan pesan kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menekankan pentingnya bekerja secara profesional dan menjaga kepercayaan rakyat.
“Jangan sampai merugikan negara dan rakyat, jangan menggunakan ilmu penjilat harus bekerja secara profesional. Jangan coba-coba lawan Gubernur, boleh lawan Gubernur tapi dengan cara akademis,” tegasnya.
Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa beberapa jabatan masih kosong dan akan dievaluasi kembali. “Jabatan yang kosong akan dievaluasi ulang, nanti tergantung Gubernur dan tim Baperjakat. Kita Plt kan dulu, kalau sudah 3 bulan atau 6 bulan bagus baru kita definitifkan dan kita tidak gegabah,” ujar Hidayat.
Jobfit untuk Jabatan Eselon II
Sebelum pelantikan, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung menggelar jobfit terhadap para pejabat eselon II pada 21-22 Agustus 2025. Jobfit adalah penilaian kesesuaian antara karakteristik individu dengan tuntutan pekerjaan dan budaya organisasi.
Tujuan dari jobfit adalah memastikan orang yang tepat berada di posisi yang tepat, sehingga individu lebih produktif, puas, dan terhindar dari stres, sedangkan organisasi mendapatkan karyawan yang lebih baik.
Hidayat Arsani menegaskan bahwa tidak ada unsur titipan dalam rangkaian jobfit eselon II tersebut. “By basic by iman, moral, etika semua kita tes dan tidak pakai duit. Tidak ada titipan, ada titipan dari Allah SWT,” tegasnya.
Latar Belakang Gubernur Hidayat Arsani
Nama Hidayat Arsani bukanlah nama asing bagi masyarakat Kepulauan Babel. Ia dikenal sebagai pengusaha sukses, tokoh politik, sekaligus pemimpin daerah yang berani mengambil keputusan tidak populer demi rakyat.
Ia lahir pada 21 Agustus 1963. Sejak kecil, ia terbiasa bekerja keras demi bertahan hidup. Pekerjaan kasar pernah ia lakoni mulai dari menjadi kuli bangunan, mengaspal jalan, hingga berjualan kue di pasar.
Kisah getir di awal kehidupan justru membentuk mentalnya. Hidayat tumbuh dengan keyakinan bahwa hanya kerja keras, doa, dan tekad kuat yang mampu mengubah nasib seseorang.
Merintis Karier di Dunia Usaha
Perjuangan panjang itu membawanya pada keberhasilan di dunia usaha. Hidayat mendirikan Arsani Group, sebuah payung besar yang menaungi berbagai bidang bisnis di Bangka Belitung. Dari usaha kecil-kecilan, ia berkembang menjadi pengusaha sukses dengan lini bisnis yang merambah banyak sektor.
Kesuksesannya di dunia bisnis tak membuatnya lupa daratan. Justru dari bisnis itu, ia membangun fasilitas publik, khususnya di bidang kesehatan. Dua rumah sakit besar yang berdiri di Bangka Belitung RS Muhaya dan RS Arsani adalah buah karya dan pengabdiannya.
Terjun ke Dunia Politik
Tidak puas dengan dunia usaha, Hidayat memilih terjun ke dunia politik. Pada 2014, ia dilantik sebagai Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung mendampingi Gubernur Rustam Effendi. Ia menjabat hingga tahun 2017.
Selama menjabat, ia dikenal tegas, berani mengambil risiko, dan kerap berpihak pada kepentingan rakyat kecil. Sosoknya juga dihormati karena kerap turun langsung ke lapangan, berdialog dengan masyarakat, termasuk petani dan nelayan.
Kebijakan yang Mengutamakan Rakyat
Salah satu contoh keberaniannya atas kebijakan yang baru-baru ini diambilnya yakni membatalkan malam puncak HUT ke-25 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang rencananya akan digelar November 2025 mendatang.
Keputusan itu diambil langsung oleh Hidayat Arsani. Alasannya jelas, anggaran pesta lebih baik dialihkan untuk mensejahterakan petani dan masyarakat kecil yang membutuhkan pangan.
Langkah ini memang mengejutkan, tetapi sekaligus menunjukkan keberanian politik seorang pemimpin. Hidayat ingin memberi contoh bahwa pembangunan tidak selalu harus ditandai dengan pesta meriah, melainkan bisa diwujudkan dengan kebijakan yang langsung menyentuh kebutuhan rakyat.
