Sejumlah pejabat tinggi Iran dilaporkan tewas dalam serangan udara yang dioperasikan oleh pasukan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel pada hari Sabtu (28/2). Serangan tersebut menargetkan beberapa tokoh penting dalam struktur kepemimpinan Iran. Diantaranya adalah Pemimpin Agung Iran, Ayatullah Ali Hosseini Khamenei, serta beberapa tokoh senior lainnya.
Selain itu, Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh dan Komandan Garda Revolusi Islam Iran, Mohammed Pakpour juga dilaporkan tewas dalam insiden tersebut. Tokoh-tokoh penting seperti Presiden Iran periode 2005-2013, Mahmud Ahmadinejad, juga dilaporkan gugur akibat aksi serangan ini.
Berikut adalah daftar para pejabat dan figur senior Iran yang tewas dalam serangan gabungan militer AS-Israel:
Ayatullah Ali Khamenei
Ali Khamenei, yang menjadi pemimpin tertinggi Iran sejak tahun 1989, meninggal pada usia 86 tahun. Ia dilaporkan tewas dalam serangan AS-Israel bersama puterinya, menantunya, dan cucunya. Khamenei menggantikan posisi Ayatullah Khomeini setelah kematian sang pendiri Republik Islam Iran.
Komandan IRGC Mohammad Pakpour
Mohammad Pakpour merupakan Panglima Tertinggi Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sejak Juni 2025. Sebelumnya, ia memimpin satuan lapis baja IRGC dan sejumlah divisi tempur selama Perang Iran-Irak pada 1980-an. Ia juga pernah menjabat sebagai Deputi Operasi IRGC dan memimpin dua markas besar utama korps tersebut dalam berbagai operasi militer.
Menteri Pertahanan Aziz Nasirzadeh
Aziz Nasirzadeh adalah Menteri Pertahanan dalam pemerintahan Presiden Masoud Pezeshkian. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran dan memimpin Angkatan Udara Iran dari 2018 hingga 2021. Di tengah serangan AS dan Israel, Nasirzadeh berperan dalam memastikan perlindungan terhadap infrastruktur militer dan nuklir Iran.
Penasihat Senior Ali Khamenei, Ali Shamkhani
Ali Shamkhani adalah Sekretaris Dewan Pertahanan Iran dan penasihat dekat Khamenei. Ia juga memimpin perundingan antara AS dan Iran terkait program nuklir Iran. Pada hari sebelum wafat, ia menyatakan bahwa kesepakatan dapat segera tercapai jika isu utama hanya berkaitan dengan larangan Iran mengembangkan senjata nuklir.
Kepala Staf Angkatan Bersenjata Abdolrahim Mousavi
Abdolrahim Mousavi mulai menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran sejak Juni 2025. Sebelumnya, ia memimpin Angkatan Darat Iran sebagai panglima tertinggi dari 2017 hingga 2025. Banyak pihak meyakini bahwa ia berperan penting dalam pengembangan program rudal balistik dan sistem drone Iran.
Kepala Intelijen Salah Asadi
Salah Asadi menjabat sebagai kepala intelijen di Komando Darurat Militer Iran dan merupakan perwira intelijen senior di Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh utama yang ikut membentuk strategi intelijen dan sikap Iran terhadap Israel serta AS.
Kepala Kantor Militer Mohammad Shirazi
Brigadir Jenderal Mohammad Shirazi merupakan Kepala Kantor Militer Pemimpin Tertinggi Iran sejak 1989. Dia bertanggung jawab untuk mengoordinasikan komandan senior angkatan bersenjata dan Pemimpin Tertinggi Iran, serta menjadi penghubung kunci dalam struktur pertahanan dan keamanan negara.
Komandan Senior IRGC Reza Mozafari Nia
Reza Mozafari merupakan komandan senior IRGC sekaligus mantan kepala Organisasi Inovasi dan Riset Pertahanan yang berada di bawah Kementerian Pertahanan. Badan tersebut menjalankan riset dan pengembangan pertahanan tingkat lanjut.
Petinggi Angkatan Laut Hossein Jabal Amelian
Hossein Jabal Amelian dilaporkan mengawasi industri angkatan laut di bawah IRGC. Dalam perannya tersebut, ia berkontribusi terhadap pengembangan kemampuan maritim Iran, termasuk penguatan armada dan sistem pertahanan laut.
