Daftar 7 Berita Pilihan Hari Ini: Dua Pelaku Curas Ditangkap di Sekitar Bida Asri 3 Nongsa Batam

Posted on

Berita Terkini: Dua Pelaku Curas di Batam Ditangkap, Penumpang Kapal Terlantar di Lingga Akhirnya Berangkat

Polisi berhasil menangkap dua pelaku pencurian disertai kekerasan (curas) di Batam. Kedua tersangka tersebut memiliki inisial Mas (22) dan Ms (22). Mereka ditangkap oleh Unit Opsnal Reskrim Polsek Nongsa setelah menerima laporan dari korban bernama Nanang (33) yang terjadi di kawasan Ida Asri 3, Kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), pada Sabtu (14/2) malam.

Selain menangkap kedua pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor R2 dengan nomor polisi BP 3063 UI dan satu unit handphone Vivo milik korban. Dalam interogasi awal, keduanya mengakui perbuatannya.

Di sisi lain, ratusan penumpang kapal roro yang terlantar di Pelabuhan Jagoh, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya dapat melanjutkan perjalanan menuju Kuala Tungkal, Jambi, Senin (16/2/2026) dini hari. Kepastian keberangkatan itu diperoleh setelah 16 jam penumpang menunggu tanpa kejelasan jadwal, akibat persoalan perizinan penyeberangan.

Sebelumnya, para penumpang berangkat dari Batam pada Sabtu (14/2/2026) malam menggunakan kapal Roro KMP Senangin. Mereka dijadwalkan transit di Pelabuhan Jagoh, sebelum melanjutkan perjalanan.

Motif Dua Pelaku Curas di Batam Terungkap

Motif dua pelaku curas di Batam terungkap setelah polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut. Aksi curas tersebut dilakukan di dekat kawasan Perumahan Bida Asri 3, Kecamatan Nongsa, Sabtu (14/2/2026) malam. Pelaku diringkus beberapa jam setelah korban ditemukan tergeletak dini hari.

Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa aksi curas bermula saat korban meminjam sepeda motor punya kawannya dengan alasan hendak membeli rokok. Namun tak lama kemudian, korban justru diantar oleh seorang petugas keamanan dalam kondisi wajah penuh memar dan luka.

Kekurangan Guru Produktif di Batam

Pemerintah Kota Batam masih menghadapi persoalan serius terkait kekurangan tenaga pendidik, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah. Dinas Pendidikan (Disdik) mencatat, kebutuhan guru di tingkat SD dan SMP negeri di Batam saat ini mencapai lebih dari 1.400 orang. Kondisi ini telah berlangsung sejak 2025.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan, mengatakan kekurangan tenaga pendidik terjadi merata di hampir seluruh jenjang pendidikan di bawah kewenangan pemerintah kota. Selain meningkatnya jumlah peserta didik, pembangunan sekolah baru yang tidak diimbangi penambahan sumber daya manusia menjadi salah satu penyebab utama.

Operasi SAR Nakhoda Jatuh di Senayang Lingga Ditutup

Operasi pencarian terhadap seorang nakhoda kapal yang dilaporkan jatuh ke laut di perairan Senayang, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), akhirnya ditutup. Usulan tersebut setelah tujuh hari pencarian hingga Senin (16/2/2026), namun tidak membuahkan hasil.

Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan penyisiran intensif sejak laporan kejadian diterima pada 10 Februari 2026. Kanit SAR Lingga, Oktarian, mengatakan pada hari ketujuh operasi, tim kembali melaksanakan pencarian sesuai rencana operasi.

Kematian Bendahara RSBP Batam Mengundang Pertanyaan

Kematian Sapto Agus Rinugroho, Bendahara Keuangan Rumah Sakit Badan Pengusahaan (RSBP) Batam, masih menyisakan pertanyaan besar bagi anggota keluarga. Jasad almarhum ditemukan mengapung di perairan Galang Batam, Sabtu (14/2/2026). Kepergian Sapto bahkan tak meninggalkan tanda-tanda.

Sebelum ditemukan tewas mengapung di bubu ikan milik nelayan Galang, Sapto masih menjalani aktivitas seperti biasa. Ngantor di RSBP Batam, mengurus keuangan rumah sakit. Keluarga curiga ada kejanggalan di balik kematian almarhum, meski begitu pihak keluarga mencoba ikhlas atas kepergian almarhum.

Kecelakaan Mobil vs Motor di Tanjungpinang

Penyebab pasti kecelakaan antara sepeda motor dengan mobil Toyota Fortuner di Jalan WR Supratman, Batu 14 Tanjungpinang, Kamis (12/2/2026), masih didalami Satlantas Polresta Tanjungpinang. Polisi masih menunggu keterangan dari korban yang kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Hj Bunda Halimah Kota Batam.

“Masih berproses. Jika nantinya korban ingin berdamai, nanti kita jembatani,” ujar Kanit Gakkum Satlantas Polresta Tanjungpinang Ipda Wery Wilson Marbun, Senin (16/2/2026). Ia mengatakan, penyelesaian kasus kecelakaan di Tanjungpinang ini tergantung kesepakatan kedua belah pihak yang terlibat.

Tersangka Baru dalam Kasus Perampokan 60 Gram Emas Nenek Etty

Polisi kembali menetapkan satu tersangka baru dalam kasus pencurian dengan kekerasan terhadap Etty Suhanti (75) di Lubuk Baja. Tersangka tersebut adalah seorang perempuan berinisial NM (53), yang diduga berperan sebagai penadah emas hasil kejahatan.

Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, mengatakan penetapan NM merupakan hasil pengembangan dari pemeriksaan terhadap pelaku utama, Dedi Effendy. “Kasus pencurian emas itu hasil pengembangan ada satu orang lagi yang ditetapkan sebagai tersangka, NM (53),” ujar Deni, Minggu (15/2/2026) malam.

NM diamankan di kediamannya di kawasan Kavling Bukit Kamboja, Sungai Pelunggut, Sagulung, pada 14 Februari 2026.