Cara Mengatasi Notifikasi “Tidak Memenuhi Syarat” Saat Daftar Magang di SIAPkerja

Posted on

Masalah yang Sering Terjadi Saat Mendaftar Program Magang Nasional

Banyak calon peserta magang mengalami kendala ketika mendaftar di platform SIAPkerja, terutama munculnya notifikasi “Tidak Memenuhi Syarat”. Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan karena tidak selalu jelas alasan munculnya notifikasi tersebut. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberikan penjelasan dan panduan agar peserta bisa memahami serta mengatasi kendala ini.

Salah satu contoh yang diungkapkan oleh seorang warganet melalui platform media sosial X (Twitter) pada Minggu (5/10/2025), yaitu:


Magang kemnaker kmrn, profil udah hijau udh verif trs pas cek lagi koo tulisannya mohon maaf anda tidak memenuhi syarat untuk mendaftar program magang, itu kira kira salah dimana ya? aku pake ijazah, semua data diri udh di isi juga, ada yang tau
?”

Menurut Kemenaker, notifikasi “Tidak Memenuhi Syarat” biasanya muncul karena beberapa faktor utama. Pertama, data peserta yang diunggah tidak lengkap atau tidak sesuai ketentuan. Misalnya, dokumen identitas seperti KTP, kartu keluarga, ijazah, atau dokumen pendukung lainnya belum diunggah dengan benar atau terdapat kesalahan penulisan. Kedua, persyaratan usia, pendidikan, atau pengalaman kerja yang ditentukan untuk program magang tidak terpenuhi.

Untuk mengatasi hal ini, Kemenaker menekankan agar calon peserta memeriksa kembali semua persyaratan sebelum mendaftar. Pastikan dokumen yang diunggah lengkap, format file sesuai, serta data diri sesuai dengan identitas resmi. Selain itu, peserta juga disarankan untuk memastikan kriteria program magang seperti jenjang pendidikan, usia, dan latar belakang keahlian terpenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Data yang diambil sesuai dengan persyaratan sesuai Permenaker yaitu ada tiga,” terang Biro Humas Kemnaker, Senin (6/10/2025), seperti dikutip dari Kompas.com.

Selain itu, Kemenaker menyarankan peserta untuk rutin memeriksa informasi resmi terkait program magang di SIAPkerja. Banyak kendala muncul karena ketidaksesuaian data dengan database yang sudah tersimpan, sehingga peserta perlu melakukan koreksi atau pembaruan data sebelum mendaftar. Mengikuti panduan resmi akan membantu mengurangi risiko munculnya notifikasi “Tidak Memenuhi Syarat” dan memperlancar proses pendaftaran.

Bagi peserta yang tetap mengalami kendala, Kemenaker menyediakan layanan bantuan melalui kanal resmi SIAPkerja. Peserta dapat menghubungi tim dukungan melalui email, telepon, atau chat resmi untuk mendapatkan panduan lebih lanjut dan memastikan dokumen serta data diri sudah sesuai persyaratan.

Dengan memahami penyebab dan langkah-langkah yang disarankan Kemenaker, calon peserta magang dapat mendaftar dengan lebih lancar dan menghindari kendala administratif. Hal ini penting agar kesempatan mengikuti program magang yang ditawarkan oleh pemerintah tidak terhambat dan peserta dapat memperoleh pengalaman kerja yang bermanfaat.

Syarat Utama Pendaftar Program Magang Nasional

Adapun syarat utama tersebut ialah sebagai berikut:

  • Peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI), dibuktikan dengan kepemilikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Pendaftar adalah lulusan program pendidikan Diploma atau Sarjana yang lulus paling lama satu tahun terhitung sejak tanggal ijazah ditetapkan saat mendaftar program.
  • Pendaftar merupakan lulusan dari perguruan tinggi yang terdaftar di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Menurut Biro Humas, data yang digunakan untuk validasi tersebut akan diambil dari Pangkalan Data Perguruan Tinggi Kemendiktisaintek.

“Calon peserta pemagangan yang telah memenuhi persyaratan berdasarkan proses validasi, dapat mengikuti proses rekrutmen yang akan dilaksanakan oleh penyelenggara pemagangan,” jelas mereka.

Bagi calon pendaftar yang merasa telah memenuhi semua persyaratan di atas tetapi masih menerima notifikasi “tidak memenuhi syarat,” Kemenaker menyarankan agar menunggu tanggal pendaftaran resmi. Hal ini dimungkinkan karena data dalam akun SIAPKerja masih dalam proses penyesuaian dan sinkronisasi dengan data dari Pangkalan Data Kemendiktisaintek.

Pendaftaran program magang nasional sendiri dibuka resmi pada 7-12 Oktober 2025 untuk job matching (dengan proses magang akan dimulai pada 15 Oktober 2025 hingga 15 April 2026). Kemenaker menyarankan untuk menunggu hingga 7 Oktober agar data dapat tersinkronisasi dengan sempurna.

“Menunggu sampai tanggal 7 Oktober saja agar datanya bisa disinkronkan,” ungkap Biro Humas Kemnaker.

Kuota Magang yang Dibuka

Sebelumnya, Kemenaker mengumumkan, sebanyak 451 perusahaan sudah terdaftar sebagai pelaksana program magang fresh graduate. Sekretaris Jenderal Kemenaker, Cris Kuntadi mengatakan, ada 1.300 posisi yang ditawarkan dalam program tersebut.

“Hingga dua pekan jelang digulirkan, tercatat sudah 451 perusahaan mengajukan diri sebagai penyelenggara pemagangan untuk 1.300 posisi yang diajukan dan 6.000-an calon pemagang,” terang Cris, dikutip dari Kompas.com, Senin (6/10/2025).

Menurunya, ada perusahaan BUMN dan swasta yang membuka pendaftaran magang pada 7-12 Oktober 2025. Cris menambahkan, kuota peserta magang nasional tahap pertama yaitu sebanyak 20.000 lulusan baru dan akan ditambah seiring dengan meningkatnya animo mahasiswa pendaftar.

Nantinya, peserta akan menjalani magang mulai 15 Oktober 2025 sampai 15 April 2026 dengan uang saku setara upah minimum provinsi (UMP) sebesar Rp 3,3 juta.