Borneo FC Kandas di Laga Perdana Super League 2025/2026, Persib dan 5 Laga Sulit Menanti

Posted on

Borneo FC Menghadapi Fase Paling Berat dalam Super League 2025/2026

Borneo FC mengalami kekalahan pertama musim ini setelah kalah dari Bali United dalam laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda. Kekalahan ini memutus tren 11 kemenangan beruntun yang selama ini menjadi ciri khas performa Pesut Etam. Kekalahan tersebut juga membuka kembali persaingan gelar Super League yang sebelumnya terasa lebih tenang.

Kekalahan ini datang pada momen yang kurang ideal bagi Borneo FC. Setelah laga melawan Bali United, mereka langsung menghadapi jadwal lima pertandingan berat, dengan empat di antaranya harus dimainkan sebagai tim tamu. Hal ini membuat fase terberat musim ini telah tiba bagi Borneo FC.

Kekalahan Perdana yang Mengubah Dinamika Persaingan

Kekalahan dari Bali United bukan hanya sekadar kekalahan biasa. Gol tunggal Kadek Agung di babak kedua menjadi pembeda dalam laga tersebut. Ini adalah pertama kalinya Borneo FC kalah dalam kompetisi, dan efek psikologisnya sangat signifikan. Sebelumnya, Borneo FC tampak seperti tim yang tidak tersentuh, tetapi kini para pesaing mulai merasa memiliki peluang untuk mengejar.

Persija Jakarta dan Persib Bandung khususnya mendapat angin segar dari hasil ini. Persija kini berada di posisi kedua dengan 29 poin, sedangkan Persib masih menyimpan dua laga tunda dan bisa memangkas jarak lebih jauh.

Persib Bandung: Ancaman Terbesar bagi Borneo FC

Di saat Borneo FC terpeleset, Persib Bandung justru memetik kemenangan meyakinkan 4-1 atas Madura United. Kemenangan ini menunjukkan bahwa Persib kembali dalam ritme positif. Mereka kini berada di posisi ketiga dengan 25 poin dari 11 laga. Laga tunda melawan Borneo FC pada 5 Desember 2025 akan menjadi duel yang sangat menentukan.

Bagi Persib, kemenangan atas Borneo FC tidak hanya menambah tiga poin, tetapi juga memotong jarak dan menegaskan posisi mereka sebagai kandidat juara. Luciano Guaycochea, pemain Persib yang mencetak gol pada laga terakhir, secara terbuka menyatakan keinginannya menjaga momentum kemenangan untuk menghadapi Borneo FC.

Lima Laga Berat Menanti Borneo FC

Setelah kekalahan dari Bali United, Borneo FC masuk ke fase terberat musim ini. Dalam lima laga mendatang, mereka harus menghadapi lawan-lawan yang punya kualitas dan motivasi tinggi. Empat laga harus dimainkan sebagai tim tandang—sebuah faktor yang sering memengaruhi performa klub mana pun.

Berikut adalah jadwal lima laga berat yang menanti Borneo FC:

  • 5 Desember 2025: Bertandang ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) menghadapi Persib Bandung di laga tunda pekan ke-4.
  • 20 Desember 2025: Bertandang ke Surabaya menghadapi Persebaya.
  • 28 Desember 2025: Bertandang ke Malut United.
  • 3 Januari 2026: Bermain di kandang menghadapi PSM Makassar.
  • 9 Januari 2026: Bertandang ke markas Persita Tangerang.

Lima laga ini diprediksi akan menentukan apakah Borneo FC mampu terus memimpin klasemen atau justru terancam tergusur.

Klasemen Super League Setelah Pekan ke-14

Setelah seluruh pertandingan pekan ke-14 selesai, klasemen menunjukkan tanda-tanda persaingan ketat yang semakin nyata. Borneo FC masih berada di puncak dengan 33 poin dari 12 laga. Namun, Persija yang berada di posisi kedua hanya terpaut empat poin, dan Persib yang berada di posisi ketiga memiliki peluang besar mengurangi jarak karena menyimpan dua pertandingan tunda.

Madura United yang sebelumnya menjadi pesaing justru mengalami kemunduran setelah kalah dari Persib, sedangkan Bali United berhasil memperbaiki posisi mereka berkat kemenangan atas Borneo FC. Bhayangkara, Malut United, dan PSM juga masih berada dalam jarak yang tidak terlalu jauh di papan tengah atas.

Jeda Kompetisi dan Laga Tunda

Super League memasuki jeda kompetisi untuk agenda SEA Games 2025, tetapi jeda ini tidak serta merta menguntungkan semua tim. Bagi Borneo FC, kehadiran laga tunda justru membuat ritme mereka tetap harus dijaga. Dua laga tunda yang akan dimainkan pada bulan Desember adalah:

  • Persib Bandung vs Borneo FC (5 Desember)
  • PSM Makassar vs Persebaya Surabaya

Bagi Borneo FC, duel tunda melawan Persib tidak sekadar penutup kalender 2025. Laga ini bisa menjadi penentu apakah mereka memasuki tahun 2026 sebagai pemimpin klasemen atau justru berada di bawah bayang-bayang Persija dan Persib.