Biodata Febriana, Istri Wali Kota Tegal yang Terpaut Usia 23 Tahun dan Jokowi Hadir di Pernikahan

Posted on

Perkawinan yang Menarik Perhatian Publik

Pernikahan antara Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dengan Gadis Febriana menjadi topik utama di kalangan masyarakat. Pasangan ini menikah pada Jumat, 10 Oktober 2025, dan langsung mendapat perhatian publik karena usia mereka yang terpaut cukup jauh, sekitar 23 tahun. Hal ini membuat banyak orang menggugat alasan dibalik pernikahan tersebut.

Salah satu tokoh penting yang hadir dalam acara pernikahan ini adalah mantan Presiden RI, Joko Widodo. Ia hadir sebagai saksi nikah dalam prosesi pernikahan Dedy Yon dan Gadis Febriana. Selain Jokowi, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan juga turut serta dalam proses akad nikah. Tak ketinggalan, Gus Miftah juga hadir untuk memimpin doa dan memberikan tausiyah dalam acara tersebut.

Acara pernikahan ini digelar di Hotel Grand Mercure, Solo Baru, Sukoharjo. Saat itu, Dedy Yon tampak sangat bersemangat hingga membuat Jokowi tertawa. Pada akhirnya, pasangan ini resmi menjadi suami istri setelah melakukan ritual Tepuk Sakinah.

Latar Belakang Gadis Febriana

Gadis Febriana memiliki nama lengkap Gadis Sephi Febriana. Meskipun tanggal lahirnya belum diketahui secara pasti, kabarnya ia terpaut usia 23 tahun dari Dedy Yon. Dedy Yon sendiri lahir pada tahun 1980, sehingga kemungkinan besar Gadis Febriana lahir pada tahun 2003.

Sebelum menikah dengan Dedy Yon, Gadis Febriana dikenal sebagai model. Ia sering mengunggah aktivitasnya melalui akun Instagram dan TikTok. Akun TikTok @gadisradisic ramai dikunjungi oleh netizen. Banyak pengguna media sosial memberikan komentar atas konten yang diunggahnya.

Meski tampil berhijab saat menikah, Gadis Febriana sering tampil terbuka dalam video-video yang diunggah di akun TikTok-nya. Ia kerap menggunakan pakaian yang terbuka dengan ekspresi wajah sensual. Hal ini menyebabkan berbagai komentar negatif menghampiri unggahan-unggahannya.

Prestasi dan Kiprah di Dunia Modeling

Sebelum menikah dengan Dedy Yon, Gadis Febriana sudah cukup dikenal di dunia modeling. Ia disebut-sebut pernah aktif dalam dunia fashion dan modeling. Kehidupan pribadi dan profesionalnya tidak lepas dari sorotan media sosial. Ia aktif membagikan berbagai aktivitasnya, baik kegiatan sehari-hari maupun kegiatan profesionalnya di dunia modeling, melalui berbagai platform digital seperti YouTube, Instagram, dan TikTok.

Melalui akun-akun media sosial tersebut, ia kerap mengunggah konten berupa vlog modeling, fashion shoot, hingga momen-momen keseharian yang memperlihatkan sisi personalnya.

Selain dikenal sebagai content creator yang aktif, Sephi juga pernah meraih prestasi yang membanggakan. Kabarnya, ia pernah menyabet gelar juara dalam ajang bergengsi bertajuk Pemilihan Putri Pariwisata & Budaya Nusantara yang digelar di Boyolali. Kemenangan tersebut semakin menegaskan kiprahnya di dunia modeling dan pageant, sekaligus menunjukkan kemampuannya di bidang pariwisata dan kebudayaan.

Menariknya, setelah memenangkan ajang tersebut, Sephi Febriana juga dipercaya untuk kembali hadir dalam event serupa, namun kali ini dengan peran yang berbeda. Ia diketahui pernah didapuk sebagai salah satu juri dalam ajang Pemilihan Putri Pariwisata & Budaya Nusantara, sebuah pencapaian yang tak hanya membuktikan eksistensinya di industri tersebut, tetapi juga menunjukkan penghargaan atas pengalaman dan kemampuannya dalam menilai potensi peserta lainnya.

Profil Dedy Yon Supriyono

Dedy Yon merupakan pria kelahiran Brebes, Jawa Tengah, pada 14 Agustus 1980. Ia kini akan menikah lagi di usia 45 tahun. Dedy Yon merupakan pengusaha dan anak bos Dedy Jaya Group, Muhadi Setiabudi. Dedy memegang beberapa posisi penting di bisnis keluarganya. Di antaranya sebagai komisaris PT. Dedy Jaya Lambang Perkasa, direktur PO Dedy Jaya, dan mengetuai Yayasan Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes.

Dedy Yon menghabiskan masa kecil di tanah kelahirannya. Ia menempuh pendidikan dasar di SDN Cimohong Bulakamba Brebes (1987-1993). Lalu lanjut di SMP N 1 Brebes (1993-1996) dan SMA N 1 Brebes (1996-1999). Dedy Yon kemudian merantau ke Ibu Kota Jawa Tengah untuk melanjutkan pendidikannya. Dirinya mengambil jurusan Sarjana Ekonomi di Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (1999-2005). Sedangkan gelar Magister Manajemen dirinya peroleh dari Universitas Islam Sultan Agung Semarang (2007-2010).

Terjun ke Dunia Politik

Karier politik Dedy berawal dari jabatannya sebagai Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Brebes. Lalu, ia sempat terpilih menjadi pimpinan DPRD Brebes periode 2009-2014. Setelahnya, ia melanjutkan karier politiknya dengan melenggang ke kursi DPRD Provinsi Jawa Tengah.

Pada tahun 2018, Dedy yang diusung Partai Demokrat mengajukan diri sebagai Wali Kota Tegal. Ia berpasangan dengan Muhammad Jumadi. Setelah memenangi serangkaian persidangan sengketa PHPU di Mahkamah Konstitusi, KPU Kota Tegal menetapkan Dedy Yon Supriyono berpasangan dengan Muhammad Jumadi, sebagai Wali Kota Tegal terpilih untuk masa bakti 2019 sampai dengan 2024.

Dedy Yon memutuskan kembali maju di Pilkada Tegal 2024. Kali ini dirinya berpasangan dengan Tazkiyatul Muthmainnah. Dikutip dari data KPU Tegal, keduanya diusung Partai Gerindra, PKB, PAN, PPP, dan Partai Bulan Bintang.

Kasus Penggerebekan di Hotel

Kisah perseteruan Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono dan Wakil Wali Kota Tegal Muhamad Jumadi berbuntut pelaporan ke polisi. Wali Kota Tegal Dedy melaporkan wakilnya sendiri ke Polda Jawa Tengah hingga terungkap penyebab keduanya berseteru.

Menanggapi ada ketidakharmonisan dalam roda pemerintahan Kota Tegal, Gubernur Jawa Tengah pun memberikan wejangannya. Kuasa Hukum Wali Kota Tegal Basri Budi Utomo menjelaskan, pelaporan itu merupakan imbas dari sebuah insiden penggerebekan di Century Park Hotel Jakarta, 9 Februari 2021 lalu. Ketika itu Wali Kota Tegal Dedy Yon tiba-tiba didatangi empat personel kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Metro Jaya pada dini hari. Mereka melakukan penggeledahan hingga pemeriksaan badan.

Rupanya, anggota polisi tersebut mendapatkan informasi dari Wakil Wali Kota Jumadi. Setelah menjalani pemeriksaan, Wali Kota Tegal dinyatakan bersih dari narkoba. “Namun demikian, Wali Kota Tegal bersih dari narkoba. Termasuk saat dites urine hasilnya juga negatif. Polisi juga tidak menemukan barang bukti,” kata Basri. “Dan sangat disayangkan, bahwa dari keterangan dan pengakuan dari anggota Polda Metro Jaya tersebut, informasi itu bersumber dari keterangan Wakil Wali Kota Jumadi,” sambung Basri.

Basri menjelaskan, Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono kemudian memberi kuasa padanya untuk melaporkan wakilnya sendiri ke Polda Jateng. Tak hanya itu kasus tersebut juga dilaporkan ke Divisi Provesi dan Pengamanan (Propam) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia dan Komisi Kepolsian Nasional (Kompolnas) RI. “Pak Wali Kota menguasakan kepada kami. Kemarin (Rabu) kita sudah mengadukan ke Polda Jateng,” kata Basri. Jumadi diduga melanggar hukum dan dijerat beberapa pasal, antara lain pencemaran nama baik, perbuatan tidak menyenangkan hingga rekayasa kasus.

Harta Kekayaan Dedy Yon

Dedy Yon memiliki harta kekayaan mencapai Rp.14.910.988.619. Jumlah tersebut ia laporkan di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada 16 Juli 2025. Berikut rincian lengkapnya:

Tanah Dan Bangunan Rp. 9.312.927.000

1. Tanah Seluas 21.630 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 324.450.000

2. Tanah Seluas 9.270 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 139.050.000

3. Tanah Seluas 2.575 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 605.125.000

4. Tanah Dan Bangunan Seluas 19.840 M2/4.564 M2 Di Kab / Kota Tegal, Hasil Sendiri Rp. 3.432.320.000

5. Tanah Seluas 795 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 186.825.000

6. Tanah Seluas 1.715 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 403.025.000

7. Tanah Seluas 1.212 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 284.820.000

8. Tanah Seluas 2.635 M2 Di Kab / Kota Brebes, Hasil Sendiri Rp. 619.225.000

9. Tanah Seluas 2.189 M2 Di Kab / Kota Tegal, Hasil Sendiri Rp. 378.697.000

10. Tanah Seluas 2.235 M2 Di Kab / Kota Tegal, Hasil Sendiri Rp. 386.655.000

11. Tanah Seluas 1.562 M2 Di Kab / Kota Tegal, Hasil Sendiri Rp. 270.226.000

12. Tanah Seluas 1.633 M2 Di Kab / Kota Tegal, Hasil Sendiri Rp. 282.509.000

13. Tanah Seluas 134 M2 Di Kab / Kota Kota Jakarta Selatan, Hasil Sendiri Rp. 2.000.000.000

Alat Transportasi Dan Mesin Rp. 2.478.000.000

1. Motor, Kawasaki Ninja Ss Tahun 2015, Hasil Sendiri Rp. 18.000.000

2. Motor, Kawasaki Ninja Rr Tahun 2015, Hasil Sendiri Rp. 25.000.000

3. Motor, Yamaha Rx King Tahun 1995, Hasil Sendiri Rp. 15.000.000

4. Motor, Yamaha Rx King Tahun 1994, Hasil Sendiri Rp. 15.000.000

5. Motor, Kawasaki Ninja Ss Tahun 2015, Hasil Sendiri Rp. 20.000.000

6. Motor, Kawasaki Ninja Nr Tahun 2015, Hasil Sendiri Rp. 35.000.000

7. Mobil, Bentley Continental Tahun 2010, Rp. 1.500.000.000

8. Mobil, Esclade Suv Tahun 2012, Rp. 750.000.000

9. Mobil, Mercedes S320 Tahun 2000, Rp. 100.000.000

Harta Bergerak Lainnya Rp. 119.500.000

Surat Berharga Rp. —-

Kas Dan Setara Kas Rp. 3.000.561.619

Harta Lainnya Rp. —-

Utang Rp. —-

Total Harta Kekayaan Rp. 14.910.988.619