Presiden Prabowo Tiba di Mesir untuk Hadiri KTT Perdamaian Gaza
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, tiba di Bandar Udara Internasional Sharm El-Sheikh, Mesir, pada Senin (13/10/2025) sekitar pukul 07.00 waktu setempat menggunakan pesawat kenegaraan Garuda Indonesia-1. Turut serta dalam perjalanan ini adalah Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Kedatangan Prabowo disambut langsung oleh Chamberlain Kepresidenan Mesir, Mohammed Mokhtar, Duta Besar RI untuk Mesir, Lutfi Rauf, serta Atase Pertahanan KBRI Kairo, Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin. Presiden Prabowo akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Kairo, yang merupakan forum internasional yang mempertemukan para pemimpin dunia untuk membahas solusi dan penandatanganan kesepakatan perdamaian di Gaza.
Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan menyaksikan penandatanganan perjanjian perdamaian dan penghentian perang di Gaza — sebuah momen bersejarah bagi kawasan Timur Tengah. Kehadiran Presiden Prabowo di forum internasional ini menunjukkan peran aktif Indonesia dalam diplomasi perdamaian global, sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 untuk berpartisipasi dalam menjaga perdamaian dunia.
Penolakan Terhadap Kabar Kunjungan ke Israel
Beredar kabar bahwa Presiden Prabowo akan melakukan kunjungan ke Israel setelah menghadiri KTT Perdamaian Gaza. Namun, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, membantah informasi tersebut. Ia menegaskan bahwa sesuai agenda resmi, Presiden Prabowo akan langsung kembali ke Indonesia setelah seluruh rangkaian kegiatan di Mesir selesai.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi laporan The Times of Israel, media asal Israel, yang menulis bahwa Prabowo akan tiba di Israel pada Selasa (14/10/2025). Laporan media asing itu juga menyinggung pidato Prabowo di Sidang Umum PBB bulan September lalu, di mana ia menutup sambutannya dengan kata “Shalom,” sapaan dalam bahasa Ibrani yang berarti “damai sejahtera,” dan dianggap sebagai sikap hangat terhadap Israel.
Namun, pemerintah Indonesia menegaskan tidak ada agenda kunjungan resmi ke negara tersebut. Fokus kunjungan Presiden ke Mesir adalah mendorong penyelesaian konflik Gaza, bukan membuka hubungan diplomatik dengan Israel.
Presiden Prabowo Menyaksikan Penandatanganan Kesepakatan Perdamaian
Presiden RI Prabowo Subianto menyaksikan penandatanganan dokumen kesepakatan perdamaian di Gaza dalam momen Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Sharm El-Sheikh di Kairo, Mesir, Senin (13/10/2025). Berdasarkan tayangan YouTube Kompas TV, tampak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani menandatangani dokumen.
Di belakang mereka, tampak sejumlah pimpinan negara lain duduk menyaksikan, salah satunya adalah Prabowo. Prabowo terlihat duduk di samping Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Trump Sapa Prabowo sebagai Pria Tangguh
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyapa Presiden RI Prabowo Subianto sebagai pria tangguh dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian soal Gaza di Sharm El-Sheikh di Kairo, Mesir, Senin (13/10/2025). Momen itu terjadi saat Trump menyalami satu per satu pimpinan negara yang hadir dalam KTT yang menyepakati perdamaian Gaza tersebut.
Berdasarkan tayangan YouTube Kompas TV, ketika tiba giliran Prabowo, Trump tampak membentangkan tangannya seolah ingin memeluk. Di situlah Trump menyapa Prabowo sebagai sosok pria tangguh.
“I see tough man right here (saya melihat pria tangguh di sini),” ujar Trump. Prabowo, yang tampak mengenakan setelan jas abu-abu dan peci hitam, terlihat maju dan langsung menyalami Donald Trump.
Keduanya terlihat berbincang-bincang sebentar, sebelum akhirnya berfoto bersama. Saat foto bersama, senyum lebar tampak menghiasi wajah Trump. Tidak hanya itu, Trump juga mengacungkan jempolnya saat berfoto bersama Prabowo. Melihat pose Trump, Prabowo pun ikut mengacungkan jempolnya dalam sesi foto bersama ini.
Daftar Pemimpin yang Hadir dalam KTT Perdamaian Gaza
Dalam KTT Perdamaian Gaza, beberapa pemimpin dunia turut hadir, antara lain:
- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump
- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
- Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi
- Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani
- Presiden Prancis Emmanuel Macron
- Perdana Menteri Arab Saudi Muhammad bin Salman Al Saud
- Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres
Trump mengatakan, pemimpin negara yang duduk di belakangnya adalah orang-orang yang sangat membantu dalam proses perdamaian di Gaza. Dia menyebut mereka semua sebagai pemimpin besar, berkuasa, dan kaya. “Saya hanya ingin memberitahu, orang-orang di belakang saya dan beberapa orang di ruangan ini sangat membantu. Tapi orang-orang di belakang saya adalah para pemimpin terbesar, paling berkuasa, paling kaya, terus terang saja,” ujar Trump.
Menurut Trump, semua pemimpin negara yang hadir dalam KTT Perdamaian Gaza ini sangat peduli kepada negaranya masing-masing. Maka dari itu, kesepakatan perdamaian Gaza juga bisa tercapai karena mereka bersatu dalam menata kembali Gaza.
“Situasinya sudah sampai pada titik yang benar-benar gila. Dan ketika mereka akhirnya berkumpul dan kami mulai berbicara, menurut saya semuanya berjalan dengan lancar. Berjalan sangat lancar. Itu sangat membantu. Bahkan begitu lancarnya sampai tidak ada yang percaya, bahwa kita duduk di sini dan semuanya sudah disahkan dan diselesaikan. Dan semua orang senang dengan ini. Semua orang senang,” imbuh Trump.
