Bacaan Doa Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir,Amalan Mustajab Sebelum Tidur

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Zikir merupakan ibadah yang sangat mulia dan dapat dilakukan kapan saja
  • Selain setelah salat, kita biasa berzikir saat pagi-petang juga sesaat sebelum tidur
  • Zikir berarti mensucikan dan mengagungkan, juga dapat diartikan menyebut dan mengucapkan nama Allah atau menjaga dalam ingatan (mengingat).
  • Zikir merupakan suatu usaha manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah dengan cara mengingat Allah dan mengingat keagungan-Nya

 

PasarModern.comZikir adalah ibadah yang sangat mulia dan dapat dilakukan kapan saja.

Selain setelah salat, kita biasa berzikir saat pagi-petang juga sesaat sebelum tidur.

Zikir berarti mensucikan dan mengagungkan, juga dapat diartikan menyebut dan mengucapkan nama Allah atau menjaga dalam ingatan (mengingat).

Zikir merupakan suatu usaha manusia dalam mendekatkan diri kepada Allah dengan cara mengingat Allah dan mengingat keagungan-Nya.

Di antara fadilah berzikir adalah bisa lebih menenangkan jiwa dan semakin mendekatkan diri pada Allah SWT.

Pentingnya zikir juga dijelaskan oleh Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya seperti yang diunggah YouTube Jalan Ilmu.

Syekh Ali Jaber dalam ceramahnya itu mengatakan ada satu zikir sebelum tidur yang manfaatnya sungguh luar biasa.

Dengan bacaan zikir tersebut, hajat apapun akan diproses oleh Allah.

Entah itu hajat demi jodoh, rezeki, kebahagiaan dan lain sebagainya.

“Selama saya memberikan zikir ini, orang punya hajat, punya masalah, punya penyakit, punya utang, apapun hajatnya, dengan yakin, sambil membayangkan hajatnya, subhannallah, akan segera datang pertolongan Allah,” jelasnya.

Agar segala hajat bisa terkabul, beliau mengatakan bahwa syaratnya adalah dengan keyakinan yang penuh kepada Allah.

Semakin tinggi keyakinan seseorang, semakin cepat Allah kabulkan segala hajatnya.

“Zikir itu sangat istimewa, karena dari makna itu, kita mewakili Allah, dan cukup bagi kita, Allah wakil bagi kita, Allah meyelesaikan urusan kita,” paparnya.

Syekh Ali Jaber menganjurkan untuk terlebih dahulu melakukan salat malam sebelum tidur.

Selepas salat malam, tidur dan membayangkan segala masalah dan urusan dunia mungkin telah membebani.

“Sebelum Anda mau tidur, bayangkan, tampilkan hajatnya apa,” kata Syekh Ali Jaber.

“Apa pun hajatmu, jodoh, utang, waswas, sakit, penyakit rumah tangga, apa pun. Hadirkan dalam pikiran,” ujar Syekh Ali Jaber.

Setelah membayangkan semua masalah yang tengah dihadapi, lalu membaca “hasbiyallah wa ni’mal wakil, berapa banyak? Bebas” jelasnya.

Syekh Ali Jaber kemudian memaparkan waktu yang biasa ia pakai untuk membaca zikir ini. 

“Sambil saya tidur, berbaring saya baca sampai tidur,” tambah Syekh Ali Jaber.

Artinya adalah dengan zikir ini, seseorang telah mempercayakan kepada Allah untuk menyelesaikan masalah hidup yang barangakali sudah menumpuk.

Ini merupakan sikap mulia di hadapan Allah, karena mengakui akan kelemahan diri di hadapan Allah.

Dilansir PasarModern.comsebelumnya, zikir ini cocok diamalkan sebagai penentram hati ketika seseorang

sedang gundah gulana, diliputi suka duka dan cobaan silih berganti serta ketika berhadapan dengan kesulitan dan ancaman.

Dengan melantunkan zikir ini diharapkan menjadi penolong, hati seorang menjadi tenang, kuat dan berani menghadapi tantangan.

Dengan selalu membacanya maka hati akan senantiasa dekat dengan sang Pencipta, memiliki perasaan yang sangat peka terhadap keadaan sekitar.

Sehingga terhindar dari berbagai kemungkinan buruk dan kejahatan yang akan dilakukan orang lain terhadapnya.

Sejarah mencatat, bahwa zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir adalah salah satu bacaan yang kerap diucapkan oleh para nabi dan ulama salaf, baik dalam keadaan lapang maupun saat menghadapi cobaan besar ataupun fitnah yang berat.

Kekuatan zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir melebihi kekuatan apa pun di dunia ini, serta menegaskan semangat tauhid pada diri orang mukmin.

Tulisan Arab dan Arti Hasbunallah Wanikmal Wakil

Tulisan Arab:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ

Artinya:

“Cukuplah Allah bagi kami, dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung.”

Dzikir ini mencerminkan sikap tawakal dan kepasrahan total kepada Allah SWT dalam menghadapi segala urusan dan tantangan hidup.

Tulisan Lengkap Zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil

Selain versi pendek, dzikir ini juga dikenal dalam versi yang lebih panjang, yakni berbunyi Hasbunallah wa ni’mal wakil, ni’mal maula wa ni’man nasir

Tulisan Arab:

حَسْبُنَا اللَّهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ

Maknanya:

“Cukuplah Allah bagi kami, sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.”

Ayat Al-Qur’an yang Mengandung Kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil

Dzikir Hasbunallah Wanikmal Wakil berasal dari ayat dalam Surat Ali Imran ayat 173:

ٱلَّذِينَ قَالَ لَهُمُ ٱلنَّاسُ إِنَّ ٱلنَّاسَ قَدْ جَمَعُوا لَكُمْ فَٱخْشَوْهُمْ فَزَادَهُمْ إِيمَـٰنًا وَقَالُوا حَسْبُنَا ٱللَّهُ وَنِعْمَ ٱلْوَكِيلُ

Terjemahannya:

(Yaitu) orang-orang yang ketika diberitahu, “Orang-orang telah berkumpul untuk menyerangmu, maka takutlah kepada mereka”, justru perkataan itu menambah iman mereka dan mereka berkata, “Cukuplah Allah bagi kami dan Dia adalah sebaik-baik Pelindung.”

Sementara bagian “Ni’mal Maula wa Ni’man Nasir” diambil dari Surat Al-Anfal ayat 40:

وَإِن تَوَلَّوْا فَٱعْلَمُوٓاْ أَنَّ ٱللَّهَ مَوْلَىٰكُمْ ۚ نِعْمَ ٱلْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ ٱلنَّصِيرُ

 

Riwayat Para Nabi dan Hadis Shahih

Kalimat dzikir ini juga dikenal sebagai bacaan yang pernah diucapkan dua nabi besar:

Nabi Ibrahim AS — saat dilemparkan ke dalam api oleh Raja Namrud, beliau mengucapkan kalimat Hasbunallah Wanikmal Wakil. Saat itu pula, Allah memerintahkan api untuk menjadi dingin dan membawa keselamatan bagi Nabi Ibrahim.

Nabi Muhammad SAW — menurut riwayat sahabat Ibnu Abbas dalam hadits shahih Bukhari (No. 4563), Rasulullah mengucapkan kalimat ini saat pasukan musyrik berkumpul untuk menyerang kaum Muslimin, dan malah semakin menguatkan iman para sahabat.

Manfaat dan Keutamaan Zikir Hasbunallah Wanikmal Wakil

Berikut adalah beberapa keutamaan jika dzikir ini diamalkan dengan hati yang ikhlas:

1, Menjadi Bentuk Tawakal kepada Allah

Melafalkan dzikir ini berarti menyerahkan urusan dunia dan akhirat sepenuhnya kepada Allah. Ini adalah simbol ketundukan dan keimanan yang tinggi.

2. Penolong di Saat Sulit

Saat menghadapi cobaan, tekanan, atau ujian hidup, dzikir ini bisa menjadi pelipur lara dan penenang hati. Banyak orang mengamalkannya ketika berada dalam kondisi penuh ketidakpastian.

3. Menguatkan Iman dan Mental

Sebagaimana dicontohkan para nabi, kalimat ini bisa menjadi perisai spiritual untuk memperkuat mental dan keberanian dalam menghadapi tantangan.

4. Wujud Syukur dan Sabar

Membaca dzikir ini juga menjadi wujud syukur dan kesabaran atas segala ujian hidup. Dengan terus menyebut nama Allah, seseorang dilatih untuk tetap berserah tanpa menyerah.

5. Memperkuat Ikatan dengan Allah

Dzikir ini mengandung pengakuan bahwa hanya Allah satu-satunya tempat bergantung. Tidak layak bagi seorang Muslim menggantungkan harapan pada makhluk dalam urusan utama hidupnya.

Kapan Sebaiknya Dibaca?

  • Saat menghadapi kegelisahan atau tekanan hidup.
  • Dalam kondisi penuh ancaman, cobaan, atau ketidakpastian.
  • Ketika hendak mengambil keputusan penting.
  • Sebagai rutinitas dzikir harian setelah shalat fardhu atau tahajud.

(*/PasarModern.com)