Ringkasan Berita:
- Bacaan-bacaan liturgi disiapkan untuk Pesta Wajib Santo Yohanes dari Salib dan Hari Biasa Advent III.
- Hari Minggu, warna liturgi ungu.
- Bacaan Hari Minggu: Yes. 35:1-6a,10; Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10; Yak. 5:7-10; Mat. 11:2-11 dan BcO Yes. 29:13-24.
PasarModern.com, MAUMERE –Mari kita perhatikan bacaan-bacaan liturgi Minggu 14 Desember 2025.
Bacaan-bacaan liturgi disiapkan untuk Pesta Wajib Santo Yohanes dari Salib dan Hari Biasa Advent III.
Minggu ini memiliki warna liturgi ungu.
Bacaan Hari Minggu: Yes. 35:1-6a,10; Mzm. 146:7,8-9a,9bc-10; Yak. 5:7-10; Mat. 11:2-11 dan BcO Yes. 29:13-24.
Bacaan pertama:
Ya 35:1 Gurun dan tanah tandus akan bersukacita, padang belantara akan bersorak-sorai dan berbunga;
Ya 35:2 seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak, ya bersorak-sorak dan bersorak-sorai. Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya, semarak Karmel dan Saron; mereka itu akan melihat kemuliaan Tuhan, semarak Allah kita.
Ya 35:3 Perkuatlah tangan yang lemah dan teguhkanlah lutut yang goyah.
Ya 35:4 Katakanlah kepada orang-orang yang lemah hati: “Kuatkanlah hati, janganlah takut! Lihatlah, Allahmu akan datang dengan pembalasan dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu!”
Ya 35:5 Pada waktu itu mata orang-orang buta akan dibuka, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka.
Ya 35:6 Pada masa itu orang yang lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai; sebab mata air memancar di padang gurun, dan sungai di padang belantara;
Ya 35:10 dan orang-orang yang dibebaskan Tuhan akan pulang dan masuk ke Sion dengan bersorak-sorai, sedangkan sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka, kedukaan dan keluh kesah akan pergi.
Mazmur Tanggapan:
Mzm 146:7 yang menegakkan keadilan bagi orang-orang yang tertindas, yang memberi roti kepada orang-orang yang lapar. TUHAN membebaskan orang-orang yang ditahan,
Mzm 146:8 TUHAN membuka mata orang-orang buta, TUHAN menegakkan orang yang tertunduk, TUHAN mengasihi orang-orang benar.
Mzm 146:9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik dibengkokkan-Nya.
Mzm 146:9 TUHAN menjaga orang-orang asing, anak yatim dan janda DIA tegakkan kembali, tetapi jalan orang fasik DIA bengkokkan.
Mzm 146:10 Tuhan adalah Raja untuk selama-lamanya, Allahmu, hai Sion, turun-temurun! Haleluya!
Bacaan kedua:
Yakobus 5:7 Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
Yakobus 5:8 Kamu juga harus sabar dan harus memperkuat hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!
Yakobus 5:9 Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling menyalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.
Yakobus 5:10 Saudara-saudara, ikutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
Injil Katolik:
Matius 11:2 Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
Mat 11:3 kemudian mengirim murid-muridnya untuk bertanya kepada-Nya: “Apakah Engkau yang akan datang itu, atau kami harus menantikan orang lain?”
Mat 11:4 Yesus menjawab mereka: “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
Mat 11:5 orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
Matius 11:6 Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan tidak menolak Aku.
Mat 11:7 Setelah murid-murid Yohanes pergi, mulailah Yesus berbicara kepada orang banyak itu tentang Yohanes: “Untuk apa kamu pergi ke padang gurun? Melihat rumput yang digoyang angin?
Mat 11:8 Atau untuk apa kamu pergi? Melihat orang yang berpakaian halus? Orang yang berpakaian halus itu tinggalnya di istana raja.
Mat 11:9 Maka untuk apa kamu pergi? Untuk melihat seorang nabi? Ya, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari seorang nabi.
Matius 11:10 Karena tentang dia tertulis: “Lihatlah, Aku mengutus utusan-Ku di muka-Mu, ia akan mempersiapkan jalan-Mu di depan-Mu.”
Mat 11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar daripadanya.
BCO:
Ya 29:13 Dan Tuhan berfirman: “Karena bangsa ini mendekati Aku dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, tetapi hatinya jauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafal,
Ya 29:14 maka sebab itu, sesungguhnya, Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi.
Ya 29:15 Celakalah orang yang menyembunyikan secara tersembunyi rencananya terhadap Tuhan, yang tindakan-tindakannya dilakukan dalam kegelapan sambil berkata: “Siapakah yang melihat kita dan siapakah yang mengenal kita?”
Ya 29:16 Betapa kamu memutarbalikkan segala sesuatu! Apakah tanah liat dapat dianggap sama seperti tukang periuk, sehingga apa yang dibuat dapat berkata tentang yang membuatnya: “Bukan dia yang membuat aku”; dan apa yang dibentuk berkata tentang yang membentuknya: “Ia tidak tahu apa-apa”?
Ya 29:17 Bukankah hanya sedikit waktu lagi, Libanon akan berubah menjadi kebun buah-buahan, dan kebun buah-buahan itu akan dianggap hutan?
Ya 29:18 Pada waktu itu orang-orang tuli akan mendengar perkataan-perkataan sebuah kitab, dan dari kegelapan dan kegelapan mata orang-orang buta akan melihat.
Ya 29:19 Orang-orang yang sengsara akan semakin bersukaria di dalam TUHAN, dan orang-orang miskin di antara manusia akan bersorak-sorai di dalam Yang Mahakudus, Allah Israel!
Ya 29:20 Karena orang yang perkasa dan sombong akan binasa, dan orang yang menghina akan hilang, dan semua orang yang berniat jahat akan lenyap,
Ya 29:21 yaitu mereka yang dengan mudah menyatakan seseorang berdosa dalam suatu perkara, dan yang menyiapkan jerat terhadap orang yang menegor mereka di pintu gerbang, dan yang memaksa orang benar dengan alasan yang tidak-tidak.
Ya 29:22 Karena itu demikianlah firman Tuhan, Allah keturunan Yakub, Dia yang telah membebaskan Abraham: “Mulai sekarang Yakub tidak lagi malu, dan wajahnya tidak lagi pucat.
Ya 29:23 Karena pada waktu itu, keturunan Yakub melihat apa yang telah Kudirikan di tengah-tengahnya, mereka akan mengkuduskan nama-Ku; mereka akan mengkuduskan Yang Kudus, Allah Yakub, dan mereka akan takut kepada Allah Israel;
Ya 29:24 orang-orang yang sesat pikiran akan mendapat pemahaman, dan orang-orang yang mengeluh akan menerima pengajaran.
Yohanes dari Salib
Yohanes dari Salib lahir di Spanyol pada tahun 1542 dari keluarga miskin. Ia menjadi pelayan di rumah sakit Medina. Pada usia 21 tahun ia diterima sebagai anggota awam biara Karmelit. Di situ ia menata hidup rohaninya dengan tekun berdoa dan bermatiraga. Pemimpin biara Karmelit itu kagum dengan cara hidupnya yang saleh itu. Ia juga tahu bahwa Yohanes sangat pandai. Oleh sebab itu, ia segera menyekolahkan Yohanes di Universitas Salamanca, Spanyol. Setelah menyelesaikan studinya, Yohanes kemudian ditahbiskan menjadi imam pada tahun 1567 dalam usia 25 tahun. Ia bersahabat baik dengan Santa Theresia Avila yang tertarik pada cara hidup dan usahanya membaharui Ordo Karmelit. Yohanes diangkat menjadi prior pertama dari susteran Karmelit itu dan mengambil nama resmi: Yohanes dari Salib. Tetapi beberapa kawan biaranya tidak suka akan tindakannya. Ia dikenakan hukuman dan dimasukkan dalam sel biara. Yohanes menerima perlakuan yang semena-mena dari rekan-rekan se-ordo. Setelah 9 bulan meringkuk di dalam tahanan biara, Yohanes kemudian melarikan diri dari biaranya. Usaha pembaharuannya itu disalah tafsirkan oleh rekan-rekan se-ordo. Sel biara itu memberinya pengalaman akan salib penderitaan Yesus. Tetapi berkat pengalaman pahit di dalam sel itu, ia justru mendapat pengalaman rohani yang mengagumkan: ia mengalami banyak peristiwa mistik; mampu menggubah kidung-kidung rohani; ia sering mengalami ekstase dan semakin memahami secara sungguh mendalam teologi dan ajaran-ajaran iman Kristen. Semua pengetahuan itu diabadikannya di dalam buku-buku yang ditulisnya. Isi buku-bukunya sangat mendalam dan sangat bermanfaat bagi kehidupan membiara. Tekanannya ialah: “Salib menuntun kepada kebangkitan dan penyangkalan diri.” Walaupun mengalami berbagai kesulitan dari rekan se-ordonya, namun ia tetap bergembira karena persatuannya yang erat dengan Tuhan. Ia wafat pada tahun 1591 dan dinyatakan sebagai Pujangga Gereja. (Sumber imankatolik.com/kgg).
Berita PasarModern.comLainnya di Google News
