Bacaan 3 doa sujud terakhir salat diamalkan Rasulullah SAW

Posted on

Ringkasan Berita:

  • Salat merupakan ibadah paling utama karena merupakan amalan penyelamat di akhirat kelak
  • Sujud termasuk bagian dari ibadah yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan umat muslim
  • Waktu sujud dalam salat merupakan salah satu waktu paling mustajab untuk dikabulkannya semua doa
  • Banyak orang yang berdoa dalam sujudnya, bahkan berdoa untuk urusan dunia

 

PasarModern.comSalat disebut dengan tiang agama karena menjadi pondasi utama tegaknya agama Islam.

Siapa yang mendirikan salat berarti menegakkan agama, dan siapa yang meninggalkannya berarti merobohkan agama.

Maknanya adalah salat adalah ibadah paling fundamental setelah syahadat, menjadi penentu kualitas amal lainnya,

sarana komunikasi dengan Allah, serta mencegah perbuatan keji dan mungkar,

menjadikannya pilar yang menopang seluruh bangunan keimanan seorang Muslim. 

Salat merupakan ibadah paling utama karena merupakan amalan penyelamat di akhirat kelak.

Saat melaksanakan salat, ada beberapa gerakan yang harus dilaksanakan.

Sujud termasuk bagian dari ibadah yang tidak bisa dilepaskan dari kehidupan umat muslim.

Karena sujud merupakan gerakan yang dilakukan dalam salat.

Bacaan Doa Sujud

Pada saat sedang sujud, hendaknya membaca:

سُبْحَانَ رَبِّيَ الْأَعْلَى

Arab latin: Subḥāna rabbiyal a’lā

Artinya: “Maha Suci Tuhanku yang Maha Tinggi”.

Dari Uqbah bin Amir, ia berkata, ketika turun ayat, “Sucikanlah nama Tuhanmu Yang Maha Tinggi.” Rasulullah SAW bersabda, “Jadikanlah kalimat tersebut dalam sujud kalian.” (HR Ahmad, Abu Daud, Ibnu Majah dan Hakim.)

Nabi Muhammad SAW membaca doa ini saat sujud sebanyak tiga kali atau lebih.

Adapun saat salat ada waktu mustajab untuk berdoa salah satunya yakni saat sujud.

Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk berdoa di waktu sujud.

Lantas, apa bacaan doa terbaik yang sering dibaca Rasulullah saat sujud?

Waktu sujud dalam salat merupakan salah satu waktu paling mustajab untuk dikabulkannya semua doa.

Oleh karena itu banyak orang yang berdoa dalam sujudnya, bahkan berdoa untuk urusan dunia.

Mengutip penjelasan, Syekh Ali Jaber, doa di dalam sujud boleh pada sujud pertama, kedua, sampai sujud terakhir, semuanya boleh.

“Tapi kenapa kebanyakan doa sujud terakhir?

Mungkin dia khawatir kalau sering doa di setiap sujud bisa salah hitung rakaat,” ujar Syekh Ali Jaber.

Ada orang yang karena terlalu lama berdoa saat sujud, saat berdiri ia lupa jumlah rakaat salatnya.

Makanya ada usulan dari para ulama, jadikan doa di sujud terakhir, supaya langsung tahu setelah itu tahiyat akhir dan salam.

Tapi juga diperbolehkan berdoa di setiap sujud karena berdasarkan sabda Rasulullah SAW, ketika sujud adalah posisi terdekatnya seorang hamba dengan Allah.

“Perbanyaklah doa, saya sarankan berdoa dalam bahasa Arab. Tapi juga boleh dalam bahasa Indonesia kalau tidak mampu menghafal doa yang berbahasa Arab,” ucap Syekh Ali Jaber.

Karena inti dari doa adalah menggunakan bahasa yang dipahami.

Misalkan ingin berdoa keinginan dunia atau masalah dunia, boleh diucapkan dalam hati menggunakan bahasa yang dipahami.

Yang tidak diperbolehkan adalah mengubah pola bacaan sholat menggunakan bahasa Indonesia.

Dan ada satu doa yang sangat baik, serta sering dibaca oleh Rasulullah SAW.

‘Ya muqollibal quluub tsabbit qolbi ‘alaa diinik’

Artinya:

Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu.

“Ini termasuk doa yang sangat bagus. Rasulullah SAW sering membaca dalam sujud,” ujar Syekh Ali Jaber.

Demikianlah penjelasan mengenai bacaan doa terbaik yang sering dibaca Rasulullah saat sujud sebagaimana disampaikan Syekh Ali Jaber rahimahullah.

Doa Nabi saat Sujud Terakhir

Merangkum dari Fikih Sunnah 1 Jilid Lengkap karya Sayyid Sabiq, Rasulullah SAW selalu mengamalkan doa-doa pada saat sujud terakhir, berikut di antara doa-doa tersebut:

1. Doa Sujud Terakhir Versi Pertama

Abu Hurairah RA berkata, ketika Rasulullah SAW sujud, beliau membaca,

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي كُلَّهُ دِقَهُ وَجِلَّهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلَانِيَتَهُ وَسِرَّهُ

Arab Latin: Allahummaghfirli dzanbi kullahu diqqahu wa jillahu wa awwalahu wa akhhirahu wa ‘alaniyatahu wa sirrahu.

Artinya: “Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku, yang kecil maupun yang besar, yang lalu maupun yang akan datang, yang nampak maupun yang tersembunyi.” (HR Muslim, Abu Daud dan Hakim)

2. Doa Sujud Terakhir Versi Kedua

Aisyah berkata, suatu malam, aku pernah kehilangan Rasulullah SAW Kemudian aku menyentuhnya ketika berada di masjid, yang ketika saat itu beliau sedang sujud dengan kedua telapak kakinya tegak.

Dalam sujudnya, beliau membaca,

اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ وَأَعُوذُ بِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوبَتِكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءٌ عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

Arab Latin: Allahumma inni a’udzu biridhaka min sakhatika wa a’udzu bimu’afatika min’uqubatika wa a’udzu bika minka, la uhsi tsana’an ‘alayka, Anta kama athnayta ‘ala nafsika.

Artinya: “Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung dengan ridha-Mu atas kemurkaan- Mu.

Aku berlindung dengan sifat pemaaf-Mu atas siksa-Mu. Aku berlindung kepada-Mu.

Aku tidak bisa menghitung puji-pujian kepada-Mu, sebagaimana Engkau memuji pada Dzat-Mu sendiri!” (HR Muslim, Abu Daud, Nasai, Tirmidzi dan Ibnu Majah.)

3. Doa Sujud Terakhir Versi Ketiga

Dari Aisyah RA, suatu malam, dia pernah kehilangan Rasulullah SAW.

Dia menyangka, Rasulullah SAW mendatangi istrinya yang lain.

Aisyah menggerakkan tangannya untuk mencari Rasulullah SAW. Saat itu, beliau sedang sujud dan membaca,

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Arab Latin: Subhanaka Allahumma wa bihamdika la ilaha illa anta.

Artinya: “Maha Suci, Engkau ya Allah dan segala puji bagi-Mu, yang tiada Tuhan selain Engkau.” (HR Ahmad Muslim dan Nasai.)

Perintah Sujud Dalam Al-Qur’an

Merujuk kembali pada buku Zikir-zikir dalam Sujud Ajaran Nabi, sujud juga diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an sebagai bentuk ibadah dan tanda kepatuhan.

Berikut di antara ayat-ayat Al-Qur’an tersebut:

1. Surah Al-Hijr Ayat 98

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَكُن مِّنَ ٱلسَّٰجِدِينَ

Arab Latin: Fa sabbiḥ biḥamdi rabbika wa kum minas-sājidīn

Artinya: “Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan jadilah kamu di antara orang-orang yang bersujud (shalat).”

2. Surah Al-Furqan Ayat 64

وَٱلَّذِينَ يَبِيتُونَ لِرَبِّهِمْ سُجَّدًا وَقِيَٰمًا

Arab Latin: Wallażīna yabītụna lirabbihim sujjadaw wa qiyāmā

Artinya: “Dan orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.”

3. Surah Al-Insan Ayat 26

وَمِنَ اللَّيْلِ فَاسْجُدْ لَهُ وَسَبِّحْهُ لَيْلًا طَوِيلًا

Arab Latin: Wa minal laili fasjud lahu wa sabbihhu lailan tawiilaa

Artinya: “Dan pada sebagian dari malam, maka bersujudlah kepada-Nya dan bertasbihlah kepada-Nya pada bagian yang panjang di malam hari.”

(Tribunnews.com, PasarModern.com)