By Christie Damayanti
Contoh pemandangan kota Baku, denagn bangunan2 khas Eropa Timur, dikejauhan sana adalah apartemen2 campuran gaya neoklasik dan modern serta “Flame Towers” yang menjadi salah satu icon Baku Azerbaijan …..
Jujur, aku waktu itu masih sedikit bingung. 15 buah Negara2 satelit Soviet itu, berada di Asia tengah atau Benua Eropa? Karena, tidak sedikit berkata, beberapa berada di benua Eropa, dan sebagian besar berada di area Asia Tengah.
Khusus untuk negara Azerbaijan,
Negara Azerbaijan, terbagi 2, sebagian besar memang berada di benua Asia, tepatnya di Asia Tengah. Dan, sebagian kecil lagi berada di Benua Eropa. Itu lah sebabnya, banyak sekali pertukaran budaya antar 2 benua ini.
Jangan lupa, negara Azerbaijan pun berada di area Timur Tengah, berdekatan sekali dengan Turkiye, dimana pertukarang budaya oun sangat kental antara Eropa, Asia Tengah dan Timur Tengah.
Begitu juga tentang agama, dimana negara Azerbaijan setelah Merdeka tahun 1991 lalu, mengenalkan dirinya sebagai Negra Muslim tetapi sangat moderat, sehingga negara cantik ini benar2 membuka dirinya untuk berkembang sesuai denan visi dan misi negara tersebut, bukan sebuah negara Muslim yang tertutup tanpa mau terbuka.
Tidak ketinggalan, bahwa negara Azerbaijan pernah berada di lingkungan Uni Soviet yang berfaham sosialis komunis yang sangat tertutup dan terkukung. Menjadikan negara Azerbaijan mempunyai jiwa yang kuat dan survive. Dan, ketika Azerbaijan Merdeka, mereka langsung “membalas dendam” untuk cepat membangun dan menunjukkan pda dunia.
Pembangunan nya yang sangat cepat dan Azerbaijan sudah banyak wisatawan yang berencana dan bertandang kesana, untuk melihat dari dekat, “bagaimana Azerbaijan membangun denagn cepat menjadi sebuah negara super modern, dan siap bersaing dengagn dunia” …..
Konsep dasar negara Azerbaijan sebagai letak geografis nya,
Batas antara Eropa dan Asia terutama ditentukan oleh Pegunungan Ural dan Sungai Ural, bersama dengan fitur geografis lainnya seperti Danau Caspia dan Laut Hitam.
Batas antara Eropa dan Asia tidak disepakati secara universal dan dapat bervariasi berdasarkan konvensi yang berbeda. Namun, definisi yang paling banyak diterima mencakup penanda geografis berikut,
Pegunungan Ural
Rangkaian pegunungan ini membentang dari utara ke selatan di Rusia dan sering dianggap sebagai batas fisik utama antara kedua benua.
Sungai Ural
Mengalir dari Pegunungan Ural ke Laut Kaspia, sungai ini juga diakui sebagai penanda penting batas tersebut.
Danau Caspia
Pantai utara Danau Caspia sering dimasukkan dalam definisi batas, memisahkan Eropa dari Asia di timur.
Laut Hitam dan Laut Aegea
Batas tersebut juga ditentukan oleh perairan Laut Hitam dan Laut Aegea, yang memisahkan sebagian Eropa tenggara dari Asia Kecil.
Ini lebih detail lagi, yang aku bicarakan tentang 3 negara yang aku datangi selama 3 minggu di bulan September sampai Oktober 2025 lalu, yaitu Armenia, Georgia dan Azerbaijan. Khusus untuk negara Azerbaijan, jelas terlihat batas2 negaranya serta batas benua antara Benua Asia dan Benua Eropa …..
Negara Azerbaijan besar berada di Benua Asia dan sebagian kecil berada di benua Eropa. Dan ternyata, kota Baku sebagai ibukota Azerbaijan, justru berada di Benua Eropa, yang kita sebut dengan Eropa Timur …..
Jelaslah, kwtika aku traveling di Baku, justru aku melihat desain2 arsitekturalnya lebih banyak seperti negara2 lainnya di Eropa Timur, disbanding dengan desain arsitektural di Uzbekistan yang benar2 khas dari Asia Tengah serta desain2 Muslim …..
***
Secara historis, pembagian antara Eropa dan Asia telah dipengaruhi oleh faktor budaya dan politik. Ahli geografi Yunani kuno pertama kali mengkonseptualisasikan benua2 tersebut, dan definisi mereka telah berkembang dari waktu ke waktu.
Batas tersebut sebagian besar merupakan konstruksi budaya daripada batas geografis yang ketat, karena kedua benua berbagi daratan yang sama yang dikenal sebagai Eurasia.
Perbatasan antara Eropa dan Asia ditentukan oleh kombinasi fitur alam dan konvensi sejarah. Meskipun Pegunungan dan Sungai Ural adalah penanda yang paling dikenal, batas tersebut pada akhirnya merupakan perpaduan faktor geografis, budaya, dan politik yang telah berkembang selama berabad-abad.
Memahami perbatasan ini membutuhkan pengakuan baik terhadap karakteristik fisiknya maupun konteks sejarah yang telah membentuk definisinya. Itulah sebabnya, aku bisa sedikit mendefinisikannya dari bentuk2 bangunan lamanya dari desain arsitekturalnya.
Salah satu bangunan pemerintahan di Baku, denagn desain arsitektural seperti gaya Yunani, yang khas dari Greece di Eropa Timur. Gaya seperti ini, jarang ada di Barat, kecuali ada percampuran dari banyak hal sejara historis …..
Sebuah desain yang unik, yagn seringkali aku tidak mengekspektasikannya, ketika setiap aku melihat bangunan2 lamanya, yang tidak banyak terekam di otakku, karena secara kebiasaan dan aku baru tertarik untuk mengeksplore negara2 ex Soviet baru mulai tahun 2023 lalu.
Sebuah bangunan pemerintahan juga di Baku, dengan desain arsitektural setara dengan Eropa Timur (seperti di Berlin) serta jendelanya di”tangkap” dari konsep desain Muslim, seperti di Masjid2 …..
Seperti bangunan ini, entah fungsinya untuk apa, tetapi konsep desain dari Eropa dan memadukan jendela atau “gerbang” nya seperti Masjid
Dokumentasi pribadiKlo ini benar2 Masjid dari Turkiye dengan desain Masjid Turkiye yang khas serta latar belakang “Flame Tower” khas bangunan ber-arsitektur modern …..
***
Di otakku, bangunan2 heritage adalah bangunan2 khas Eropa Barat, Eropa Timur, Inggris dan Amerika. Desain2 arsitekturalnya sangat bisa aku fahami dan otakku mampu untuk memilah2nya sebagai bagian dari Sejarah arsitektur yang aku pelajari ketika masih kuliah.
Tetapi, ketika aku pertamakali ke Uzbekistan sebagai salah satu negara ex Soviet, aku terkaget2 yang sangat tidak ada di refernsi otakku.
Aku bingung dan otakku bekerja denan keras sampai aku sedikit menemukan konsep2 baru yang aku lihat dan semakin berkembang ketika beberapa kali aku ke Uzbekistan, lalu mengembangkan sayapku untuk mengeksplore ke Armenia, Georgia dan Azerbaijan!
Aku terus mempelajari sampai akhirnya aku benar2 jatuh cinta tentang negara2 satelit ex Soviet ini dan berencana untuk mengelilingi 15 negara ini yang Merdeka secara bersamaan tahun 1991 ketika Uni Soviet tumbang dan terbentuk lah 15 negara yang anti-mainstream yang aku mimpikan untuk aku terus mengeksplorenya dan menulis buku2 tentang ini …..
Kesemuanya ini, memang menuju ke sebuah kesimpulan, yaitu dimanapun negara itu berada, kita tidak bisa hanya menoleh sekedarnya saja. Kita harus mempelajarinya, bukan hanya berfoto2, tetapi juga belajar tentang budaya serta kehidupan sosialnya untuk menggali berbagai inspirasi untuk bisa dibagikan ke pelosok dunia …..
Adakah yang mengikuri caraku untuk mencari inspirasi dari perjalanan2 hidupku dan mengeksplorenya untuk dunia lewat tulisan2 dan pemikiran2ku?
