Daftar 6 Bantuan Sosial yang Akan Dicairkan pada November 2025
Pemerintah kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) untuk meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah. Pada bulan November 2025, tercatat ada enam jenis bantuan yang mulai dicairkan kepada penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok jelang akhir tahun.
Berikut adalah daftar lengkap bantuan sosial yang akan diberikan:
- PKH (Tahap 4)
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan program pemberian bantuan sosial bersyarat kepada keluarga yang berada dalam kondisi miskin dan rentan. PKH sudah memasuki tahap pencairan keempat di bulan November, yang akan berlangsung hingga Desember 2025. Pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak bersamaan di seluruh Indonesia. Nominal bansos PKH untuk setiap kategori antara lain: - Ibu Hamil/Nifas: Rp 750.000/tahap atau Rp 3.000.000/tahun
- Anak Usia Dini 0 s.d. 6 Tahun: Rp 750.000/tahap atau Rp 3.000.000/tahun
- Pendidikan Anak SD/Sederajat: Rp 225.000/tahap atau Rp 900.000/tahun
- Pendidikan Anak SMP/Sederajat: Rp 75.000/tahap atau Rp 1.500.000/tahun
- Pendidikan Anak SMA/Sederajat: Rp 500.000/tahap atau Rp 2.000.000/tahun
- Penyandang Disabilitas berat: Rp 600.000/tahap atau Rp 2.400.000/tahun
- Lanjut Usia: Rp 600.000/tahap atau Rp 2.400.000/tahun
-
Penerima Korban Pelanggaran HAM Berat: Rp 2.700.000/per tahap atau Rp 10.800.000/tahun.
-
BPNT (Tahap 4)
BPNT disalurkan dalam empat tahap sama seperti PKH, dan pencairan tahap keempat akan dilakukan dari bulan Oktober hingga Desember 2025. Tahap ini adalah penutup distribusi bantuan sosial pangan selama satu tahun dan mencakup alokasi untuk tiga bulan sekaligus. Bantuan BPNT biasanya sebesar Rp 200.000 per bulan untuk setiap keluarga penerima. -
BLT Dana Desa
Distribusi BLT Dana Desa akan dilakukan secara rutin sepanjang tahun, dan salah satu tahap pencairannya akan dilanjutkan pada bulan November 2025. Setiap keluarga yang menerima bantuan berhak mendapatkan Rp 300.000 per bulan. Total bantuan yang diterima bisa mencapai Rp 900.000 selama periode Oktober hingga Desember. -
Bansos Tambahan Beras dan Minyak Goreng
Bantuan tambahan ini termasuk bantuan Beras sebanyak 10 Kg dan Minyak Goreng merek MinyakKita sebanyak 2 Liter untuk setiap KPM. Penyaluran Beras 10 Kg diharapkan menjangkau 18,3 juta keluarga penerima manfaat pada bulan Oktober dan November 2025. -
ATENSI untuk Anak Yatim Piatu
Pencairan bantuan sosial ATENSI kembali dilaksanakan untuk anak-anak yang kehilangan orang tua dan telah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Bantuan finansial biasanya disalurkan langsung dalam bentuk tunai atau barang, dengan jumlah berkisar antara Rp 200.000 hingga Rp 300.000 per anak dalam sebulan. -
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK)
PBI JK merupakan bantuan sosial bagi masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi rentan, di mana iuran bulanan BPJS Kesehatan mereka ditanggung oleh pemerintah. Pemerintah akan membayar iuran jaminan kesehatan BPJS sebesar Rp42.000 per bulan untuk setiap anggota dari keluarga yang berpenghasilan rendah.
Cara Cek Bansos November 2025
Masyarakat dapat melakukan pengecekan status penerima bansos melalui beberapa cara:
– Melalui Aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi Cek Bansos dari Google Play Store atau App Store, lalu ikuti langkah-langkah pendaftaran dan pencarian data.
– Cek Bansos Melalui Web Kemensos: Kunjungi situs resmi Kementerian Sosial di https://cekbansos.kemensos.go.id/, lalu masukkan NIK dan pilih provinsi serta kabupaten/kota sesuai tempat tinggal.
Beberapa ciri-ciri bansos BPNT dan PKH sudah cair antara lain:
– Di website atau aplikasi Cek Bansos muncul status “YA” pada kolom BPNT atau PKH.
– Terdapat keterangan periode penyaluran Juli hingga September 2025.
– Muncul notifikasi atau pemberitahuan dari pendamping sosial atau aparat desa.
– Menerima undangan pencairan dari PT Pos Indonesia.
