Aji Santoso Tidak Puas! Persela Lamongan Manfaatkan TC Jogja untuk Rekrut Pemain Baru

Posted on

Persela Lamongan Optimis Siapkan Kekuatan untuk Liga 2 Musim 2025-2026

Pelatih Persela Lamongan, Aji Santoso, mengungkapkan bahwa proses rekrutmen pemain untuk skuad Laskar Joko Tingkir masih dalam tahap penyelesaian. Meski telah memperkuat tim dengan 23 pemain dari target sebanyak 29 orang, pelatih berusia 54 tahun ini tetap berencana memanfaatkan training center (TC) di Yogyakarta sebagai langkah strategis untuk menambah kekuatan skuad sebelum kompetisi Liga 2 musim 2025-2026 dimulai.

Lokasi TC yang Dipilih Tidak Tanpa Alasan

Pemusatan latihan yang akan berlangsung selama dua minggu, mulai tanggal 22 Juli hingga 4 Agustus, di Kota Gudeg menjadi momen penting bagi Persela untuk menyelesaikan permainan mereka. Keputusan menggelar TC di Yogyakarta tidak dilakukan secara sembarangan. Aji Santoso menjelaskan alasan utamanya adalah karena banyaknya klub sepak bola Indonesia yang juga melakukan persiapan di sana.

“Di Jogja banyak tim latihan, mudah-mudahan bisa diajak uji coba juga, karena kita butuh membangkitkan mental bertanding pemain,” ujarnya. Yogyakarta memang menjadi pilihan favorit banyak klub sepak bola Indonesia untuk melakukan TC, baik Liga 1 maupun Liga 2.

Yogyakarta Jadi Pilihan Utama Banyak Klub

Selain Persela, beberapa klub lain seperti Persipura Jayapura, Borneo FC, PSBS Biak, Malut United, dan Madura United juga memilih Yogyakarta sebagai lokasi TC. Bahkan, dua tim asal DIY, yaitu PSIM Yogyakarta dan PSS Sleman, juga sedang menjalani pemusatan latihan di markas sendiri.

Keberadaan banyak klub di satu lokasi memberikan kesempatan bagi Persela untuk mengadakan lebih banyak laga uji coba. Aji Santoso menyatakan bahwa dirinya terbuka untuk menambah pemain jika menemukan sosok yang benar-benar berkualitas.

Fokus pada Peningkatan Kualitas Tim

Program TC di Yogyakarta tidak hanya difokuskan pada pencarian pemain baru, tetapi juga untuk meningkatkan aspek fisik, taktik, dan mental para pemain. Aji Santoso menekankan pentingnya membangun chemistry antara pemain lama dan baru, serta mengintegrasikan dua legiun asing yang kondisi fisiknya terus dipantau.

Sebelum berangkat ke Yogyakarta, Persela telah mengadakan laga uji coba melawan Rans Nusantara FC di Lamongan. Pertandingan ini menjadi ajang evaluasi terakhir sebelum tim pindah ke Kota Gudeg untuk program yang lebih intensif.

Selama TC berlangsung, Persela menargetkan lima hingga enam kali uji coba, termasuk menghadapi tim Liga 1. Selain Malut United yang sudah terkonfirmasi, Aji Santoso berharap bisa mengatur pertandingan melawan klub-klub lain yang juga sedang berlatih di Yogyakarta.

Strategi Persela untuk Kompetisi Liga 2

Strategi Persela untuk mengoptimalkan TC di Yogyakarta mencerminkan keseriusan klub dalam mempersiapkan diri untuk kompetisi Liga 2 musim depan. Setelah mengalami degradasi dari Liga 1, Laskar Joko Tingkir bertekad untuk segera kembali ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

Pengalaman Aji Santoso dalam menangani berbagai klub dan timnas Indonesia menjadi modal berharga dalam menyusun strategi persiapan yang komprehensif. Keputusannya untuk tidak menutup pintu rekrutmen pemain baru menunjukkan pendekatan yang fleksibel dan adaptif terhadap kebutuhan tim.

Dengan fasilitas latihan yang memadai di Yogyakarta, Persela berharap dapat memaksimalkan setiap sesi latihan untuk membangun kekuatan skuad yang solid. Keberadaan berbagai klub lain yang juga sedang TC di lokasi yang sama memberikan kesempatan untuk mengatur lebih banyak laga uji coba berkualitas.

Kondisi ini sangat menguntungkan bagi Persela yang membutuhkan banyak simulasi pertandingan untuk menguji berbagai skema taktik dan formasi. Aji Santoso dapat menggunakan kesempatan ini untuk bereksperimen dengan berbagai kombinasi pemain sambil terus mengamati potensi penambahan kekuatan skuad.

Target utama Persela untuk kembali ke Liga 1 membutuhkan persiapan yang matang dan skuad yang kompetitif. Melalui TC di Yogyakarta, Aji Santoso optimis dapat menyelesaikan proses rekrutmen sambil membangun tim yang solid untuk menghadapi tantangan Liga 2 musim 2025-2026.

Keputusan untuk menggelar TC selama dua minggu di Yogyakarta menunjukkan komitmen serius Persela dalam mempersiapkan diri. Dengan kombinasi antara peningkatan fisik, taktik, mental, dan kemungkinan penambahan pemain baru, Laskar Joko Tingkir siap menghadapi kompetisi dengan persiapan yang optimal.