Harga BBM Non Subsidi Pertamina 1 Februari 2026 Turun, Pertamax di Batam Rp11.300/L

Posted on

Penurunan Harga BBM Non-Subsidi di Kepulauan Riau dan Kawasan FTZ Batam

Pada bulan Februari 2026, terjadi penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi di Kepulauan Riau dan kawasan Free Trade Zone (FTZ) Batam. Perubahan ini mencakup berbagai jenis BBM seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex. Sementara itu, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap tidak berubah.

Harga BBM Non-Subsidi di Wilayah Kepulauan Riau

Harga BBM non-subsidi Pertamax di wilayah Kepulauan Riau turun menjadi Rp12.400 per liter, yang merupakan penurunan sebesar Rp550 dari harga sebelumnya di bulan Januari 2026 sebesar Rp12.950 per liter. Sedangkan untuk Pertamax Turbo, harga turun menjadi Rp13.250 per liter, turun Rp750 dari harga sebelumnya di bulan Januari 2026 sebesar Rp14.000 per liter.

Harga Dexlite di wilayah Kepulauan Riau juga mengalami penurunan, menjadi Rp13.850 per liter, turun Rp350 dari harga bulan Januari 2026 sebesar Rp14.200 per liter. Sementara itu, Pertamina Dex dijual dengan harga Rp14.100 per liter, turun Rp100 dari harga sebelumnya sebesar Rp14.200 per liter.

Harga BBM Non-Subsidi di Kawasan FTZ Batam

Di kawasan FTZ Batam, harga BBM non-subsidi Pertamax turun menjadi Rp11.300 per liter, turun Rp550 dari harga bulan Januari 2026 sebesar Rp11.850 per liter. Pertamax Turbo dijual dengan harga Rp12.050 per liter, turun Rp550 dari harga sebelumnya di bulan Januari 2026 sebesar Rp12.750 per liter.

Harga Dexlite di kawasan FTZ Batam juga mengalami penurunan, menjadi Rp12.550 per liter, turun Rp250 dari harga bulan Januari 2026 sebesar Rp12.800 per liter. Pertamina Dex dijual dengan harga Rp12.800 per liter, turun Rp100 dari harga sebelumnya sebesar Rp12.900 per liter.

Daftar Harga BBM Non-Subsidi di Kepulauan Riau dan FTZ Batam

Berikut adalah daftar harga BBM non-subsidi di Kepulauan Riau dan kawasan FTZ Batam per 1 Februari 2026:

WILAYAH PERTALITE PERTAMAX PERTAMAX TURBO PERTAMAX GREEN 95 BIOSOLAR DEXLITE PERTAMINA DEX BIOSOLAR NON-SUBSIDI PERTAMAX DI PERTASHOP
Prov. Kepulauan Riau 10.000 12.400 13.250 0 6.800 13.850 14.200 0 14.100
Free Trade Zone (FTZ) Batam 10.000 11.300 12.050 0 6.800 12.550 12.800 0 11.200

Perbandingan Harga BBM Non-Subsidi di Seluruh Indonesia

Selain Kepulauan Riau dan FTZ Batam, harga BBM non-subsidi juga mengalami penurunan di berbagai provinsi lainnya di Indonesia. Berikut beberapa contohnya:

  • Provinsi Aceh: Harga Pertamax sebesar Rp12.100 per liter, sedangkan Pertamax Turbo sebesar Rp13.000 per liter.
  • Provinsi Sumatera Utara: Harga Pertamax sebesar Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.000 per liter.
  • Provinsi Sumatera Barat: Harga Pertamax sebesar Rp12.400 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.250 per liter.
  • Provinsi Riau: Harga Pertamax sebesar Rp12.400 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.250 per liter.
  • Free Trade Zone (FTZ) Sabang: Harga Pertamax sebesar Rp11.100 per liter, Pertamax Turbo tidak tersedia.
  • Provinsi DKI Jakarta: Harga Pertamax sebesar Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp12.700 per liter.
  • Provinsi Bali: Harga Pertamax sebesar Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp12.700 per liter.
  • Provinsi Papua Barat: Harga Pertamax sebesar Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo tidak tersedia.

Perkembangan Harga BBM Non-Subsidi di Berbagai Wilayah

Beberapa provinsi lainnya juga menunjukkan penurunan harga BBM non-subsidi, termasuk:

  • Provinsi Jawa Barat: Harga Pertamax sebesar Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp12.700 per liter.
  • Provinsi Jawa Tengah: Harga Pertamax sebesar Rp11.800 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp12.700 per liter.
  • Provinsi Nusa Tenggara Timur: Harga Pertamax sebesar Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.000 per liter.
  • Provinsi Kalimantan Selatan: Harga Pertamax sebesar Rp12.400 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.250 per liter.
  • Provinsi Sulawesi Selatan: Harga Pertamax sebesar Rp12.100 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp13.000 per liter.

Kesimpulan

Penurunan harga BBM non-subsidi di Kepulauan Riau dan kawasan FTZ Batam mencerminkan kebijakan pemerintah dalam mengatur harga energi di tingkat lokal. Hal ini juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan pelaku usaha yang menggunakan BBM non-subsidi. Namun, harga BBM bersubsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap stabil, sehingga masyarakat tetap mendapatkan perlindungan dari fluktuasi harga pasar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *