Ringkasan Berita:
- Jarak tempuh yang dekat serta biaya yang relatif murah menjadi pertimbangan utama dalam memilih destinasi liburan akhir tahun.
- Menurutnya Kota-Kota di Malaysia tak kalah bagus dengan Kota yang ada di Pulau Jawa, dan juga kota nya bersih dengan pencahayaan yang mantap.
PasarModern.com, DUMAI– Menghabiskan liburan sekolah yang bertepatan dengan libur Natal dan Tahun Baru 2026 bersama keluarga merupakan hal yang lazim dilakukan oleh masyarakat Indonesia.
Bahkan, tidak sedikit warga yang memilih menghabiskan masa liburan tersebut dengan bepergian ke luar negeri.
Kota Dumai merupakan salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, Malaysia.
Bagi masyarakat yang hendak bepergian ke luar negeri, Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai menjadi salah satu jalur utama yang dapat digunakan.
Momentum libur sekolah, Natal, dan Tahun Baru ini dinilai sangat tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.
Bagi warga yang ingin berlibur ke luar negeri, khususnya ke Melaka dan Port Dickson, perjalanan dapat ditempuh melalui jalur laut dari Pelabuhan Dumai.
Pelabuhan Dumai sendiri dilayani oleh armada kapal feri Indomal yang menyediakan pelayaran internasional dengan tujuan Melaka dan Port Dickson.
Selain tarif tiket yang relatif terjangkau, waktu tempuh perjalanan yang singkat, yakni sekitar dua hingga tiga jam, menjadi alasan utama warga Riau, khususnya Dumai, lebih memilih berlibur ke negeri jiran dibandingkan destinasi dalam negeri.
Ditambah lagi dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda sebagian besar wilayah Indonesia saat ini, membuat warga Dumai maupun dari luar daerah lebih memilih berlibur ke Malaysia yang dinilai lebih aman.
Bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera juga turut memengaruhi pilihan masyarakat untuk menghabiskan waktu libur bersama keluarga di negara tetangga.
Jarak tempuh yang dekat serta biaya yang relatif murah menjadi pertimbangan utama dalam memilih destinasi liburan akhir tahun.
Rudi misalnya satu penumpang yang hendak menghabiskan liburan sekolah bersama keluarganya ke negeri Jiran mengaku lebih memilih menghabiskan liburan ke Malaysia karena budget yang dikeluarkan sangat minim.
“Harga tiketnya lebih murah ketimbang liburan ke Pulau Jawa seperti Jogja atau Bandung, harga tiket pesawatnya aja udah jutaaan, kalau ke Malaka pakai jalur laut Dumai, itu Rp1 jutaan udah tiket pergi pulang bang jadi lebih murah lah,” sebutnya, Minggu (21/12/2026).
Tak hanya itu, Rudi mengaku lebih memilih berlibur ke negeri Jiran karena jarak tempuh dari Dumai ke Malaysia paling lama hanya 3 Jam, selain menghemat waktu juga menghemat tenaga.
Menurutnya Kota-Kota di Malaysia tak kalah bagus dengan Kota yang ada di Pulau Jawa, dan juga kota nya bersih dan pencahayaannya mantap.
Diakuinya, melancong ke Malaysia melalui Dumai sudah sangat pas baik tenaga maupun dari biaya, karena tidak terlalu besar biaya yang dikeluarkan apalagi anak-anak sangat senang kalau ke Luar Negeri.
“Intinya lebih murah di biaya, hemat waktu dan perjalan juga gak terlalu lama, jadi bisa puas berlibur ke negeri Jiran rencannya satu pekan lah kami berlibur,” sebutnya
Tak hanya Rudi, Ema warga Dumai juga memilih berlibur ke negeri Jiran, dikarenakan biaya lebih murah, dekat dan yang terpenting aman.
Dirinya mengaku bahwa ini merupakan kali pertama Ia bersama keluarga menghabiskan libur sekolah ditambah Natal dan tahun beru ke Malaysia atau luar negeri.
“Biasanya Kami ke Sumbar (Sumatera Barat), tapi kondisi cuaca saat ini lagi tidak kondusif bang takut terjebak longsor atau banjir, dan kalau ke Jawa seperti Jogja uangnya berlum cukup bang jadi yang pas ya ke Malaka ini lah,” imbuhnya
Menurutnya selain berlibur yang aman, pilihannya ke Malaysia juga ingin berobat, katanya sih pelayanannya bagus dan ramah.
Sementara Kepala KSKP Dumai AKP Hardiyanto mengungkapkan pada Minggu (21/12/2025) belum terjadi peningkatan penumpang dari Dumai menuju ke Malaysia.
”Masih Normal belum ada peningkatan yang signifikan penumpang pada hari ini (Minggu) masih normal penumpang yang hendak ke luar negeri tepatnya ke Malaysia,” katanya,
Dirinya memprediksi lonjakan penumpakan akan tetap terjadi pada pekan depan untuk itu pihaknya bersama stakeholder lainnya akan terus melakukan pengawasan.
“Kepada penumpang tetap waspada dan jangan sampai barang bawaan tertinggal, dan yang terpenting tetap jaga kesehatan,” pungkasnya
Perlu diketahui berdasarkan Informasi di loket Tiket Indomal pada Minggu (21/12/2025), Dua Tujuan Melaka dan Port Dickson memiliki Tarif berbeda, Untuk Trip atau Tujuan Melaka (Malaysia) Kategori Tiket Pergi dan Pulang, untuk semua Paspor Rp 1 juta sedangkan anak anak Rp500 ribu, sedangkan untuk Tiket Pergi saja, untuk semua Paspor Rp550 ribu dan untuk anak anak Rp275 ribu.
Untuk Tujuan atau Trip Port Dickson (Malaysia) kategori Tiket Pergi dan Pulang Untuk semua Paspor Rp 1,2 Juta sedangkan anak -anak Rp650 ribu. Untuk Tiket Pergi saja, untuk semua Paspor Rp650 ribu dan untuk anak anak Rp330 ribu.
Berdasarkan Informasi di loket Tiket Indomal, kategori tarif untuk Anak-anak yakni, umur dibawah 2 tahun, dan untuk harga belum termasuk Pas Pelabuhan.
Jadwal keberangkatan Kapal dari Dumai tujuan Ke Melaka (Malaysia) Mulai Senin hingga Minggu Pukul 09.00 Wib, sementara dari Melaka ke Dumai Mulai Senin hingga Kamis Jam 14.30 WM (Waktu Malaysia), untuk Jumat pukul 09.30 WM sedangkan pada Sabtu dan Minggu ada dua jadwal keberangkatan yakni pukul 10.00 WM dan 14.30 WM.
Sementara, Jadwal Keberangkatan kapal dari Pelabuhan Internasional Pelindo Dumai, menuju Port Dickson Mulai dari Senin hingga Kamis pukul 11.00 Wib, sedangkan Jumat dan minggu tidak ada jadwal Keberangkatan Untuk Sabtu Pukul 11.00 Wib.
Sedangkan Jadwal keberangkatan Kapal dari Port Dickson (Malaysia) Senin Sampai Kamis pukul 10.00 WM sedangkan Jumat dan Minggu tidak ada jadwal keberangkatan, Untuk Sabtu Pukul 10.00 WM.


