Ringkasan Berita:
- Sebelum dikabarkan hilang, anak Mpok Alpa, Sherly sempat mampir ke rumah sang bibi.
- Namun, kedatangan Sherly sempat dicurigai karena tidak seperti biasanya.
- Mpok Banong, kakak Mpok Alpa kesal Aji Darmaji tak cerita soal hilangnya Sherly.
PasarModern.com – Sebelum dikabarkan meninggalkan rumah tanpa kabar jelang sidang hak perwalian ayah sambungnya, Aji Darmaji, Sherly yang merupakan putri Mpok Alpa sempat mendatangi rumah sang bibi.
Hal itu diungkapkan kakak Mpok Alpa, Mpok Banong, saat dikonfirmasi terkait kabar menghilangnya Sherly.
Diungkapkan Mpok Banong, dua hari sebelumnya, Sherly sempat mendatangi rumahnya.
Namun, kedatangan Sherly hanya berlangsung sebentar.
Kala itu, Mpok Banong sudah menaruh curiga pada gelagat putri sulung mendiang adiknya tersebut.
“Kemarin dua hari yang lalu (ke sini), cuma sebentar,” ungkapnya, dikutip dari YouTube insertlive, Minggu (14/12/2025).
Ia sendiri heran dengan kedatangan Sherly yang hanya sebentar itu.
“Enggak biasanya dia kemari tuh sebentar,” tandasnya.
Terkait sikap janggal Sherly tersebut, Mpok Banong memilih diam.
Pasalnya, selama ini jika ditanya mengenai hal sensitif, Sherly akan menangis.
“Ibu sudah mikir tadi, berarti dia enggak mau ditanya sama ibu. Takut dia, kayak gitu. Dia mah kalau ibu tanya cengeng,” seloroh Mpok Banong lagi.
Disinggung perkiraan di mana Sherly berada, Mpok Alpa justru bertanya balik.
“Lah kok tanya (saya)” cetusnya.
Kabar hilangnya Sherly ini membuat Mpok Banong kembali meluapkan kekecewaan pada adik iparnya, Aji Darmaji.
Pihaknya menyesalkan aksi Aji yang terus menyembunyikan masalahnya dari keluarga.
“Aji juga begitu jarang WA, karena kalau WA itu kalau perlu doang,” ucap Mpok Banong, dikutip dari YouTube insertlive, Minggu (14/12/2025).
“Justru Mpok dulu yang WA,” tegasnya.
Amarahnya meluap mengetahui kabar Sherly hilang justru dari awak media.
“Makanya ini pas saya tahu dia enggak pulang tiga hari, ngasih tahu kagak, nelepon kagak,” ucapnya.
“Masa Mpok tahu dari wartawan yang pertama,” selorohnya kecewa.
Awal Aji Darmaji Kabarkan Hilangnya Sherly
Sebelumnya, Aji mengabarkan soal hilangnya sang anak tiri.
Aji Darmaji pun mengaku tak tahu tujuan anak sambungnya itu pergi dari rumah.
“Kita enggak tahu nih kenapa tiba-tiba enggak ada di rumah gitu kan, belum ada kabarnya,” ungkap Idung, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Kamis (11/12/2025).
“Sedangkan ini kan benar-benar tuh punya kebutuhan untuk dia kayak gitu.”
“Kita keperluan juga dia harus dihadirin,” paparnya.
Aji kini tengah berusaha mencari keberadaan Sherly melalui teman-temannya.
“Entah ke mana, entah di mana, ini kita lagi usahain,” kata Idung.
“Kita lagi komunikasiin ke teman-temannya gitu ya, biar jelas kalau memang marah atau ngambek,” sambungnya.
Di sisi lain, Aji Darmaji menyinggung provokasi dari pihak luar.
Ia berharapnya Sherly hanya ingin menenangkan pikiran dengan pergi dari rumah.
“Saya mah berharapnya baik sangka ya. Mudah-mudahan enggak ada kayak gitu.”
“Mudah-mudahan enggak ada provokasi. Cuman memang dia mungkin mau nenangin pikiran atau gimana kita juga kurang paham ya,” bebernya.
Diketahui, Sherly hilang jelang sidang hak perwalian anak yang diajukan ayah sambungnya, Aji Darmaji di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, 15 September 2025 lalu.
Didampingi kuasa hukumnya, Zaki R. Mosabasa, Aji hanya ingin melakukan penetapan sebagai wali sah untuk anak-anaknya yang masih di bawah umur.
Meskipun Aji sudah berstatus sah sebagai ayah kandung, namun baginya perlu ada penetapan hukum atas status perwalian tersebut.
“Ini permohonan penetapan perwalian karena anak-anak masih di bawah umur. Memang hak asuh untuk merawat secara otomatis jatuh ke ayah kandungnya tapi dibutuhkan penetapan perwalian untuk pemberkasan nanti,” jelas Zaki, dikutip dari YouTube Intens Investigasi, Selasa (16/9/2025).
Alasan penetapan perwalian tersebut, guna mempermudah Aji dalam mengurus berbagai dokumen administratif untuk anak.
Terlebih, Aji mengatakan ingin menyekolahkan anaknya sampai luar negeri.
“Misalkan untuk masuk sekolah karena anak-anak tidak bisa tanda tangan, belum cakap umurlah. Makanya Bang Aji sebagai ayah kandung meminta penetapan tersebut.”
“Bang Aji ingin menyekolahkan anaknya ke luar negeri,” lanjutnya.
Pria yang dulunya kerja sebagai manajer Mpok Alpa itu, juga menegaskan tidak ada kaitan antara penetapan perwalian yang diajukannya dengan dugaan konflik warisan.
Pihaknya membantah isu yang beredar luas terkait hal itu.
“Nggak ada konflik (warisan), kita urus administrasi aja. Biar lebih aman,” tukas Aji.
Kini jadi orang tua tunggal untuk empat anak, Aji menegaskan tidak akan mengungkit soal warisan mendiang istrinya.
Ia berucap akan menyerahkan semua peninggalan almarhumah Mpok Alpa untuk anaknya.
“Nggak ada hal-hal kayak gitu, semua yang kita miliki dari nol sama almarhum itu semuanya buat anak-anak.”
“Ke anak-anak (diwariskan). Nggak ada benturan warisan,” tegas Aji lagi.
Sempat Bersitegang dengan Keluarga Mpok Alpa
Aksi Aji mengajukan hak perwalian ini sempat menuai gaduh dengan keluarga istrinya.
Muncul dugaan Aji ingin menguasai warisan sang komedian sehingga buru-buru mengurus hak perwalian tepat satu bulan setelah kematian Mpok Alpa.
Mengenai langkah Idung minta penetapan perwalian anak, keluarga dari pemilik nama lengkap Nina Carolina itu justru kaget.
Perwakilan keluarga Mpok Alpa, Mpok Banong pun mengaku tak diberitahu langkah Aji Darmaji tersebut.
“Bang Aji nggak konfirmasi mpok, nggak ngomong mpok,” kata Mpok Banong, dikutip dari YouTube Rasis Infotainment, Rabu (17/9/2025).
“Mpok tahunya dari video,” sambungnya.
Ia juga menilai Aji Darmaji telah membawa-bawa keluarga perempuan kelahiran Jakarta, 12 Maret 1987 itu.
“Bukan kaget lagi, jadi gini mpok ini kan keluarganya Mpok Alpa.”
“Kalau dia udah ngutarain kayak gitu berarti dia bawa-bawa keluarganya Mpok Alpa,” bebernya.
Bahkan, Mpok Banong menyebut Aji Darmaji telah membohongi publik.
Pasalnya, menurutnya, Idung sempat bilang sudah berdiskusi dengan keluarga Mpok Alpa.
“Berarti kan dia membohongi publik, membohongi kan. Sedangkan dia belum ngomong sama Mpok Banong,” ujar Mpok Banong.
“Di situ dia bilangnya udah ngerembukin sama keluarganya Mpok Alpa.”
“Makanya mpok klarifikasi kalau Bang Aji itu nggak pernah ngomong masalah bikin surat pengasuhan anak,” lanjutnya.
Perseteruan itu berakhir damai setelah kedua belah pihak saling meminta maaf dan mengutarakan penyesalannya.
(PasarModern.com/ Salma/ Ayu/ Indah)


