Live RCTI, link dan cara streaming TV online timnas U23 Indonesia vs Filipina hari ini jam 18.00 WIB

Posted on

PasarModern.com – Berikut ini link Live Streaming Bola Timnas U23 Indonesia vs Filipina di penyisihan Grup C SEA Games 2025 malam hari ini, Senin (25/12/2025).

Pertandingan Timnas U23 Indonesia vs Filipina di SEA Games 2025 penyisihan Grup C tayang gratis di stasiun TV RCTI.

Jadwal tayang siaran langsung dan Live Streaming RCTI Timnas U23 Indonesia vs Filipina di SEA Games 2025 penyisihan Grup C malam ini adalah jam 18.00 WIB.

Link Live Streaming TV Online Timnas U23 Indonesia vs Filipina di penyisihan Grup C malam hari ini lewat TV Online RCTI via Streaming Vision + (berbayar) bisa diakses di akhir artikel.

Myanmar Terpuruk di Dasar, Filipina Mampu 

Manfaatkan Momentum Krusial: Tekanan Besar di Pundak Garuda.

Sebelumnya Gelaran turnamen sepak bola Asia Tenggara kali ini dibuka dengan kejutan—bukan dari tim raksasa, melainkan dari Filipina. 

Meskipun kompetisi baru saja dimulai dengan hanya satu atau dua tim yang bermain, klasemen awal Grup X telah menyajikan narasi ketat dan tekanan yang langsung menghantam tim yang belum berlaga, terutama Indonesia.

Filipina kini memimpin klasemen dengan poin sempurna. 

Sementara itu, Indonesia masih terdiam di posisi kedua, sebuah “titik nol” yang memicu spekulasi, dan di dasar tabel, Myanmar terperosok dalam kekalahan.

Filipina: Kebangkitan Dini yang Mengancam Dominasi

Filipina memulai turnamen dengan sangat impresif. Dari satu pertandingan yang telah dimainkan, mereka berhasil mengumpulkan 3 poin penuh, mencetak 2 gol tanpa kebobolan (rasio gol +2).

Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin; ini adalah pernyataan. 

Dalam grup yang sering disebut ‘grup neraka’ di mana setiap tim berpotensi saling menjegal, mendapatkan kemenangan di laga pertama adalah keuntungan psikologis dan matematis yang sangat besar. 

Tim asuhan mereka (sebut saja The Azkals) menunjukkan efisiensi klinis yang membuat mereka langsung nyaman di puncak.

Peluang Filipina untuk lolos dari grup ini menjadi jauh lebih besar karena mereka telah mengantongi modal kemenangan sebelum menghadapi lawan-lawan terberat.

Indonesia, sang raksasa yang selalu dinanti, saat ini masih berada di posisi kedua dengan statistik yang sama sekali kosong: 0 pertandingan, 0 poin, 0 gol.

Secara statistik, ini adalah posisi yang aman, tetapi secara psikologis, ini adalah posisi yang paling tertekan. 

Dengan Filipina sudah unggul tiga poin, beban bagi Skuad Garuda untuk memenangkan laga perdananya menjadi dua kali lipat. Kekalahan di laga pertama akan membuat Indonesia tertinggal lima poin dari puncak, sebuah jarak yang sulit dikejar dalam fase grup yang singkat.

Latar Belakang dan Kontras: Indonesia memasuki turnamen ini dengan ekspektasi tinggi, didorong oleh persiapan panjang dan mungkin beberapa hasil uji coba yang menjanjikan. 

Namun, melihat rival langsung mereka, Filipina, sudah mencuri start, menempatkan pelatih Indra Safri di bawah sorotan tajam.

Kemenangan langsung sangat wajib. Jika Skuad Garuda hanya meraih hasil imbang, mereka akan kehilangan kesempatan untuk segera mengimbangi Filipina, dan ini akan membuat penentuan nasib mereka bergantung pada laga-laga berikutnya yang mungkin lebih sulit.

Myanmar: Terjepit di Dasar Klasemen

Nasib buruk langsung menimpa Myanmar. Setelah memainkan satu pertandingan, mereka belum meraih poin (0 poin), menelan 1 kekalahan, dan memiliki rasio gol -2 (kebobolan 2 gol tanpa membalas).

Posisi buncit ini secara otomatis menempatkan Myanmar sebagai tim yang paling terancam tersingkir. 

Kekalahan telak di laga pertama mengharuskan mereka menunjukkan reaksi yang dramatis di pertandingan berikutnya. Mereka harus segera memperbaiki lini pertahanan yang rentan—terbukti dari dua gol yang bersarang di gawang mereka—dan menemukan formula penyerangan yang efektif.

Tekanan bagi Myanmar adalah untuk mencegah skenario di mana mereka menjadi lumbung gol bagi tim lain. 

Jika mereka gagal bangkit, status mereka di grup ini akan berubah menjadi spoiler yang hanya akan menentukan nasib tim lain.

Cedera Hamstring, Marselino Ferdinan Batal Bergabung Bersama Timnas U-22 di SEA Games 2025

Marselino Ferdinan dipastikan tidak bisa bergabung bersama Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2025. Hal ini diungkapkan oleh pelatih Indra Sjafri pada Rabu (3/12).

“Kami sudah berkomunikasi dengan pelatih AS Trencin bahwa Marselino Ferdinan tidak bisa dilepas klubnya karena mengalami cedera hamstring. Untuk itu, kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung,” kata Indra Sjafri.

“Saat ini, tim sudah melakukan latihan intensif di Chiang Mai, Thailand. Kami terus fokus serta mematangkan persiapan dan strategi jelang melakoni laga perdana melawan Filipina,” tambah Indra Sjafri.

Seperti diketahui, Marselino Ferdinan sangat bersemangat serta ingin bermain bersama Garuda Muda di SEA Games 2025. Namun, dengan cedera yang dialami tentu membuat dirinya batal bergabung bersama Ivar Jenner dan kawan-kawan di Thailand.

“Terima kasih untuk PSSI yang berupaya memastikan pemain-pemain abroad seperti Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx yang bisa ikut dan sudah bergabung bersama Timnas U-22 di SEA Games 2025 ini walaupun bukan kalender FIFA Matchday.

Selain itu, terima kasih juga untuk I.League dan klub-klub luar negeri yang sudah membantu dalam pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025,” tukas pelatih yang sukses membawa Indonesia meraih emas di SEA Games 2023 tersebut.

Cedera Hamstring, Marselino Ferdinan Batal Bergabung Bersama Timnas U-22 di SEA Games 2025

Marselino Ferdinan dipastikan tidak bisa bergabung bersama Timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2025. Hal ini diungkapkan oleh pelatih Indra Sjafri pada Rabu (3/12).

“Kami sudah berkomunikasi dengan pelatih AS Trencin bahwa Marselino Ferdinan tidak bisa dilepas klubnya karena mengalami cedera hamstring. Untuk itu, kami siapkan pengganti yakni Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri yang hari ini terbang ke Thailand untuk bergabung,” kata Indra Sjafri dalam rilis PSSI.

“Saat ini, tim sudah melakukan latihan intensif di Chiang Mai, Thailand. Kami terus fokus serta mematangkan persiapan dan strategi jelang melakoni laga perdana melawan Filipina,” tambah Indra Sjafri.

Seperti diketahui, Marselino Ferdinan sangat bersemangat serta ingin bermain bersama Garuda Muda di SEA Games 2025.

Namun, dengan cedera yang dialami tentu membuat dirinya batal bergabung bersama Ivar Jenner dan kawan-kawan di Thailand.

“Terima kasih untuk PSSI yang berupaya memastikan pemain-pemain abroad seperti Ivar Jenner, Mauro Zijlstra, dan Dion Markx yang bisa ikut dan sudah bergabung bersama Timnas U-22 di SEA Games 2025 ini walaupun bukan kalender FIFA Matchday.

“Selain itu, terima kasih juga untuk I.League dan klub-klub luar negeri yang sudah membantu dalam pembentukan skuad Timnas SEA Games 2025,” tukas pelatih yang sukses membawa Indonesia meraih emas di SEA Games 2023 tersebut.

Kadek Arel dan kawan-kawan akan menghadapi Filipina pada 8 Desember 2025, lalu berduel dengan Myanmar pada 12 Desember 2025.

Seluruh pertandingan berlangsung pukul 18.00 WIB di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai. Sebelumnya grup ini juga dihuni Singapura. Namun perubahan terjadi setelah Kamboja memutuskan mundur, membuat Singapura dipindahkan ke Grup A. Garuda Muda pun kini fokus penuh menatap dua laga krusial di fase grup.

Head to Head 

Laga Timnas U22 Indonesia vs Filipina di SEA Games

  • 19-04-2023: Indonesia vs Filipina 3-0
  • 13-05-2022: Filipina vs Indonesia 0-4
  • 17-08-2017: Indonesia vs Filipina 3-0
  • 9-06-2015: Indonesia vs Filipina 2-0

Lima Laga Timnas U22 Indonesia:

  • 18-11-2025: Mali vs Indonesia 2-2 (Friendly Match)
  • 15-11-2025: Indonesia vs Mali 0-3 (Friendly Match)
  • 13-10-2025: India vs Indonesia 1-1 (Friendly Match)
  • 10-10-2025: Indonesia vs India 1-2 (Friendly Match)
  • 9-09-2025: Korea Selatan vs Indonesia 1-0 (Kualifikasi Piala Asia U23 2026)

Lima laga Timnas U22 Filipina:

  • 5-12-2025: Myanmar vs Filipina 0-2 (SEA Games)
  • 9-09-2025: Filipina vs Nepal 4-0 (Kualifikasi Piala Asia U23 2026)
  • 6-09-2025: Filipina vs Tajikistan 1-0 (Kualifikasi Piala Asia U23 2026)
  • 3-09-2025: Suriah vs Filipina 2-1 (Kualifikasi Piala Asia U23 2026)
  • 28-07-2025: Filipina vs Thailand 1-3 (Piala AFF U23)

Link Live Streaming 

LINK 

LINK 

Prediksi Susunan Pemain 

Indonesia (4-3-3):

Daffa Fasya; Raka Cahyana, Dion Markx, Kadek Arel, Frengky Missa; Rivaldo Pakpahan, Ivar Jenner, Rafael Struick; Dony Tri Pamungkas, Rahmat Arjuna, Mauro Zijlstra. Pelatih: Indra Sjafri

Filipina (4-3-3):

Nicholas Guimarães; Noah Leddel, Joshua Meriño, Jaime Rosquillo, Santiago Rublico; Antoine Ortega, Gavin Muens, Javier Mariona; Dylan Demuynck, Otu Banatao, Alex Monis. Pelatih: Garrath McPherson

Klasemen Grup C 

1    Filipina    1    1    0    0    2    0    +2    3

2    Indonesia    0    0    0    0    0    0    0    0

3    Myanmar    1    0    0    1    0    2    -2    0

(PasarModern.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *