Kisah Hafithar, Bocah yang Menempuh Jarak 70 Kilometer ke Sekolah
Seorang bocah bernama Hafithar (8 tahun) menjadi sorotan publik setelah kisahnya menempuh jarak sejauh 70 kilometer setiap hari menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Tangerang untuk bersekolah di SDN Klender 04, Jakarta Timur. Keberaniannya dan semangatnya dalam menghadapi tantangan membuat Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, memberikan hadiah serta dukungan kepada bocah tersebut.
Hafithar awalnya tinggal bersama ibunya di wilayah Klender, Jakarta Timur. Namun, setelah ayahnya meninggal dunia saat usianya lima tahun, sang ibu harus mencari pekerjaan sebagai Asisten Rumah Tangga (ART) di Tangerang. Kondisi ini memaksa Hafithar ikut pindah ke Tangerang. Meski begitu, ia tetap ingin bersekolah di SDN Klender 04, tempat ia dulu belajar.
Munjirin, yang terkesan dengan tekad Hafithar, memutuskan untuk memberikan peralatan sekolah seperti tas, sepatu, dan seragam. Ia juga menyatakan akan terus memantau perkembangan pendidikan bocah tersebut agar bisa menjalani proses belajar mengajar dengan lancar. Pihak sekolah dan Baznas Bazis Jakarta Timur juga siap membantu Hafithar dalam bentuk perlengkapan sekolah dan dukungan lainnya.
Perjalanan Karier Wali Kota Jakarta Timur
Munjirin, yang kini menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Timur, memiliki latar belakang karier yang cukup panjang di lingkungan Pemerintahan DKI Jakarta. Ia mulai bekerja sejak tahun 1994 dan telah menjabat beberapa posisi penting, termasuk sebagai Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan dan Wakil Walikota Jakarta Selatan sebelum akhirnya menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Timur.
Selain itu, Munjirin juga memiliki gelar magister dalam Ilmu Administrasi dari Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI. Ia juga sedang menempuh pendidikan S3 Doktor Ilmu Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri.
Harta Kekayaan Wali Kota Jakarta Timur
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Munjirin melaporkan total harta kekayaannya mencapai Rp1.494.172.937. Berikut rincian harta kekayaannya:
- Tanah dan Bangunan: Total Rp3.073.500.000
- Tanah dan bangunan seluas 118 m2/110 m2 di Kabupaten/Kota Tangerang: Rp800.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 172 m2/300 m2 di Kabupaten/Kota Tangerang: Rp2.100.000.000
- Tanah seluas 196 m2 di Kabupaten/Kota Kuningan: Rp70.000.000
- Tanah dan bangunan seluas 483 m2/50 m2 di Kabupaten/Kota Banyumas: Rp103.500.000
- Alat Transportasi dan Mesin: Total Rp1.075.000.000
- Motor Yamaha Nmax 2017: Rp17.000.000
- Motor Honda PCX 2018: Rp13.000.000
- Mobil Honda HR-V 2023: Rp410.000.000
- Motor Kawasaki Versys 650 CC 2013: Rp125.000.000
- Mobil Toyota Fortuner 2022: Rp510.000.000
- Harta Bergerak Lainnya: Rp7.500.000
- Surat Berharga: Rp0
- Kas dan Setara Kas: Rp80.799.008
- Harta Lainnya: Rp0
Total harta kekayaan Munjirin adalah Rp4.236.799.008, dikurangi hutang sebesar Rp2.742.626.071, sehingga total harta kekayaan bersihnya adalah Rp1.494.172.937.
Perjuangan Hafithar dan Upaya Memindahkan Sekolah
Meskipun Hafithar sudah menempuh jarak jauh setiap harinya, ia tidak pernah terlambat datang ke sekolah dan selalu aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler. Bahkan, ia telah hafal Iqra dua atau tiga. Namun, karena orangtuanya harus bekerja di Tangerang, Hafithar harus pindah sekolah.
Munjirin telah melakukan koordinasi dengan guru, camat, dan lurah tempat Hafithar bersekolah untuk membahas kepindahannya ke Tangerang. Proses pemindahan akan dilakukan pada tahun ajaran baru. Saat ini, Hafithar tinggal di rumah kerabat orangtuanya di Klender, Jakarta Timur, sambil menunggu waktu pindah sekolah.
Plt Kepala SDN Klender 04, Dwiyanti Lestari, menyatakan bahwa Hafithar akan pindah ke sekolah di Bogor atau lokasi yang dekat dengan tempat tinggal barunya pada Desember 2025 mendatang. Ia juga akan mengikuti ekstrakurikuler keagamaan dan tetap aktif dalam pembelajaran.


