Doa Sholat Taubat Nasuha: Niat, Tata Cara, dan Waktu Larangannya

Posted on

Sholat Taubat Nasuha: Ibadah untuk Memohon Ampunan dan Penyesalan

Sholat Taubat Nasuha adalah bentuk ibadah yang memiliki makna mendalam dalam agama Islam. Dengan melakukan sholat dua rakaat ini, seorang Muslim menunjukkan penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukan serta memohon ampunan kepada Allah SWT. Sholat ini menjadi salah satu bentuk pengakuan kesalahan dan upaya untuk kembali ke jalan yang benar.

Sholat Taubat Nasuha tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga merupakan cara untuk merenungkan kesalahan dan berkomitmen untuk tidak mengulanginya. Membaca doa setelah sholat taubat sangat penting karena doa tersebut menjadi wujud pengakuan atas kesalahan dan permohonan ampunan kepada Allah SWT. Doa ini juga bisa menjadi sarana untuk memperkuat iman dan ketakwaan seorang Muslim.

Jenis-Jenis Sholat dalam Islam

Dalam Islam, terdapat dua jenis sholat, yaitu sholat wajib (fardhu) dan sholat sunnah. Sholat wajib merupakan kewajiban yang harus dikerjakan oleh setiap Muslim yang memenuhi syarat. Hukumnya adalah fardhu ‘ain, artinya wajib bagi setiap individu, bukan kewajiban kolektif. Sholat wajib dilaksanakan lima kali sehari, yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib, dan Isya.

Sementara itu, sholat sunnah adalah sholat tambahan yang dianjurkan namun tidak diwajibkan. Jika dikerjakan, akan mendapatkan pahala, sementara jika ditinggalkan, tidak akan berdosa. Sholat sunnah terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu sunnah muakkad (sangat ditekankan) dan ghairu muakkad (tidak terlalu ditekankan). Contoh sholat sunnah yang sangat dianjurkan antara lain Sholat Rawatib, Sholat Tarawih, dan Sholat Dua Hari Raya.

Selain itu, ada berbagai macam sholat sunnah lainnya seperti Sholat Dhuha, Sholat Tahajud, Sholat Istikharah, dan Sholat Taubat Nasuha. Kali ini kita akan membahas lebih lanjut tentang Sholat Taubat Nasuha.

Waktu Pelaksanaan Sholat Taubat Nasuha

Sholat Taubat Nasuha dapat dilaksanakan pada waktu yang bebas, kecuali pada waktu-waktu yang diharamkan untuk sholat. Berikut adalah lima waktu yang dilarang untuk mendirikan sholat:

  • Waktu setelah sholat Subuh sampai terbit matahari.
  • Waktu terbit matahari sampai naik sekitar satu anak panah.
  • Waktu matahari tepat di atas kepala sampai waktu sholat Dzuhur.
  • Waktu matahari berwarna kekuningan hingga terbenamnya matahari.
  • Waktu setelah sholat Ashar sampai terbenamnya matahari.

Doa Setelah Sholat Taubat Nasuha

Setelah melaksanakan sholat taubat, umat Muslim dianjurkan untuk membaca doa sebagai bentuk pengakuan kesalahan dan permohonan ampunan. Berikut beberapa lafal doa taubat yang bisa digunakan:

  1. Lafal taubat Nabi Adam AS dan Siti Hawa

    Rabbanā zhalamnā anfusanā. Wa illam taghfir lanā wa tarhamnā, lanakūnanna minal khāsirīna.

    Artinya: “Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri sendiri. Jika Kau tidak mengampuni dan menyayangi kami, niscaya kami termasuk hamba-Mu yang merugi.”

  2. Lafal pertobatan Nabi Yunus AS

    Lā ilāha illā anta. Subhānaka innī kuntu minaz zhālimīna.

    Artinya: “Tiada tuhan selain Allah. Aku adalah orang yang dzalim.”

  3. Doa dari buku Panduan Sholat Lengkap

    Astaghfirullaahal Azhiimal-ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaihi taubata ‘abdin zhaalimin laa yamliku li nafsihi dharran wa laa naf’an wa laa mautan wa laa hayaatan wa laa nusyuuran.

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah yang Maha Agung…”

  4. Doa taubat yang diajarkan Rasulullah SAW

    Allāhummaghfir lī khathī’atī wa jahlī, wa isrāfī fī amrī, wa mā anta a‘lamu bihī minnī.

    Artinya: “Tuhanku, ampunilah kekeliruan dan kebodohanku…”

  5. Membaca Istigfar Sebanyak-banyaknya

    Astaghfirullah, alladzi la ilaha illa huwal hayyul qayyumu wa atuubu ilaih.

    Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah…”

Niat dan Tata Cara Sholat Taubat Nasuha

Niat sholat taubat nasuha adalah:

Ushallii sunnatat-taubati rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Saya melakukan salat sunnah taubat dua rakaat untuk Allah Yang Maha Tinggi.”

Tata cara pelaksanaan sholat taubat nasuha sama dengan tata cara sholat biasa. Berikut langkah-langkahnya:

  • Niat
  • Takbiratul Ihram
  • Membaca Surat Al-Fatihah
  • Membaca surat pendek seperti Surat Al-Ikhlas atau Surat Al-Kafirun
  • Ruku’
  • I’tidal
  • Sujud
  • Duduk di antara dua sujud sambil membaca doa tertentu
  • Sujud kedua dengan mengucapkan “Subhana Rabbiyal A’la” tiga kali
  • Tahiyat Awal
  • Tahiyat Akhir
  • Salam
  • Berdoa mohon ampunan


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *