Persiapan Haul Guru Sekumpul: Parkir dan Bandara Siap!

Posted on

Persiapan Menyambut Haul ke-21 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani

Pemkab Banjar dan berbagai instansi terkait sedang mempersiapkan berbagai langkah untuk menyambut Haul ke-21 KH Muhammad Zaini Abdul Ghani atau yang dikenal sebagai Guru Sekumpul. Acara ini akan digelar pada Desember 2025, dan masyarakat Kalsel telah menyambutnya dengan antusias.

Penanganan Lalu Lintas dan Parkir

Kepala Dishub Banjar I Gusti Nyoman Yudiana menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung terhadap jalur-jalur yang akan digunakan selama acara. Timnya bekerja sama dengan relawan dan instansi lain untuk memastikan arus pergerakan jamaah tetap aman dan lancar. Selain itu, rambu-rambu portabel juga disiapkan untuk membantu jamaah dari luar daerah agar tidak tersesat.

Pemetaan ulang kantong-kantong parkir juga dilakukan karena beberapa lokasi mengalami pengurangan kapasitas akibat proyek pembangunan. Untuk mengatasi hal ini, pihak Dishub akan berkoordinasi dengan pemilik lahan sekitar agar bisa digunakan sementara sebagai tempat parkir jamaah.

Evaluasi tahun sebelumnya menjadi dasar dalam penyusunan pola arus baru. Titik-titik yang sering menjadi sumber kemacetan, seperti Bundaran Simpang Empat Banjarbaru, Antasan, dan Darussalam, akan diatur ulang dengan pola satu arah. Koordinasi dengan Dishub Banjarbaru, Polres Banjarbaru, dan Polda Kalsel juga dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Selain itu, Dishub Banjar akan menambah personel lapangan di kawasan padat serta menyiagakan kendaraan derek untuk mengantisipasi parkir sembarangan. Relawan di tiap zona akan lebih aktif mengatur dan menyampaikan aturan parkir kepada jamaah.

Penambahan Armada untuk Kelancaran Operasional

Dishub Banjar juga menambah armada motor untuk menunjang kelancaran operasional di lapangan. Tiga unit motor baru jenis N-Max akan digunakan petugas dalam mengatur arus lalu lintas dan menertibkan parkir di sekitar kawasan Haul Guru Sekumpul. Penambahan ini melengkapi armada lama yang sudah ada sebelumnya, yaitu tiga unit motor sport (dua CBR dan satu Kawasaki Ninja) serta satu unit mobil derek.

Selain kendaraan tersebut, pihak Dishub juga berencana menambah satu unit bus operasional, meski penggunaannya masih dalam tahap kajian karena mempertimbangkan kondisi jalur dan volume jemaah yang sangat besar saat pelaksanaan haul.

Perbaikan Jembatan di Jalan Yani Km 31 Banjarbaru

Perbaikan jembatan di Jalan Yani Km 31 Banjarbaru, Kalimantan Selatan resmi selesai dilakukan. Proyek ini ditargetkan selesai hingga Desember 2025, namun pihak kontraktor berupaya mempercepat proses pengerjaan agar jembatan bisa digunakan sebelum acara Haul Abah Guru Sekumpul pada pertengahan Desember 2025.

Persiapan Bandara Internasional Syamsudin Noor

Bandara Internasional Syamsudin Noor juga mulai mempersiapkan berbagai langkah untuk mendukung kelancaran arus kedatangan dan kepulangan para jemaah. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, puncak kedatangan jemaah dari luar daerah diperkirakan terjadi sekitar 3–5 hari sebelum pelaksanaan haul.

Harapan adanya peningkatan kedatangan jemaah dari luar negeri, khususnya dari Malaysia, seiring dengan dibukanya penerbangan langsung Kuala Lumpur–Banjarmasin oleh AirAsia. Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, pihak bandara bersama seluruh stakeholder telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif seperti penambahan personel operasional di area terminal, pengaturan lalu lintas di area kedatangan dan penjemputan, serta peningkatan fasilitas pelayanan publik.

Rapat Persiapan di Kota Banjarbaru

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Banjarbaru melakukan sejumlah persiapan untuk mendukung kesuksesan acara Haul Sekumpul ke-21. Rapat pada Jumat (29/11/2025) di aula Gawi Sabarataan dihadiri oleh seluruh Kepala SKPD, camat dan lurah se-Kota Banjarbaru, perwakilan Tim Induk Relawan Sekumpul, serta unsur kepolisian dan TNI yang turut mendukung pengamanan kegiatan.

Rapat dipimpin oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru, Sirajoni, dengan membahas langkah-langkah teknis untuk memastikan kelancaran dan keamanan kegiatan, terutama di Kota Banjarbaru yang menjadi titik utama bagi jamaah yang tidak dapat menuju langsung ke Sekumpul, Martapura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *