Beasiswa Kemenkes 2025: Program untuk Tenaga Kesehatan dan Pendukung
Pemerintah kembali menyiapkan beasiswa melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam bentuk Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025. Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualifikasi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung atau penunjang di bidang kesehatan.
Program ini terbuka untuk jenjang pendidikan D4 hingga S3, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan di seluruh Indonesia. Tujuan utama dari program ini adalah untuk meningkatkan kualifikasi tenaga kesehatan dan tenaga pendukung di bidang kesehatan, sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Indonesia.
Masa Pendaftaran dan Cara Pendaftaran
Masa pendaftaran yang semula berakhir pada 10 Oktober 2025 kini diperpanjang hingga 17 Oktober 2025. Proses pendaftaran dilakukan secara online melalui laman sibk.kemkes.go.id.
Kriteria Pendaftar
Beasiswa ini terbuka bagi:
– Warga Negara Indonesia
– Tenaga kesehatan berstatus PNS Kemenkes, PNS Pemda, maupun non-ASN
– Telah terdaftar sebagai mahasiswa aktif atau calon mahasiswa tahun ajaran 2025/2026
– Mengikuti program pendidikan kelas reguler atau kelas lain yang disetujui oleh Kemenkes
Syarat Daftar
Untuk PNS Kementerian Kesehatan dan PNS Pemerintah Daerah:
– Masa kerja minimal 1 tahun sebagai PNS
– Sisa masa kerja cukup untuk menyelesaikan studi sesuai ketentuan
– Penilaian kinerja 2 tahun terakhir minimal “Baik”
– Memiliki BPJS Kesehatan aktif, sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba
– Mendapat persetujuan pimpinan satuan kerja
– Bersedia mengabdi sesuai ketentuan perundang-undangan
– Tidak sedang menerima beasiswa serupa dari sumber lain
Untuk Non-ASN:
– Maksimal usia 45 tahun (untuk jenjang D4/S1/Profesi)
– Telah menyelesaikan penugasan khusus tenaga kesehatan dari Kemenkes
– Memiliki ijazah terakhir di bidang kesehatan
– Mendapatkan rekomendasi dari Pemda
– Memiliki dokumen pendidikan (telah diterima atau sedang kuliah)
– Tidak sedang dalam proses hukum atau menerima beasiswa lain
Pilihan Jenjang dan Program Studi
Program Bantuan Pendanaan Pendidikan SDM Kesehatan 2025 mencakup berbagai jenjang dan program studi, mulai dari Diploma IV (D4), Sarjana (S1), Profesi, Magister (S2), hingga Doktor (S3). Pilihan ini disesuaikan dengan latar belakang profesi peserta, status kepegawaian, serta kebutuhan dan perencanaan dari unit kerja masing-masing.
Untuk Tenaga Kesehatan PNS Kementerian Kesehatan
Kementerian Kesehatan menyediakan jenjang pendidikan dan program studi khusus bagi tenaga kesehatan PNS sesuai dengan jabatan dan fungsi mereka. Berikut daftarnya:
- Apoteker: S2 Ilmu Farmasi, S2 Farmasi Klinik
- Asisten Apoteker / Tenaga Farmasi: S1 Farmasi + Profesi Apoteker, Profesi Apoteker
- Asisten Penata Anestesi: D4 Keperawatan Anestesi
- Bidan: D4/S1 Ilmu Kebidanan + Profesi Bidan, Profesi Bidan, S2 Ilmu Kebidanan
- Entomolog Kesehatan: S2 Entomologi Kesehatan, S2 Parasitologi dan Entomologi Kesehatan
- Epidemiologi Kesehatan: S1 Epidemiologi, S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi), S2 Epidemiologi, S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Epidemiologi)
- Fisikawan Medis: Profesi Fisikawan Medis, S2 Fisika Medis
- Fisioterapis: D4/S1 + Profesi Fisioterapis, Profesi Fisioterapis
- Nutrisionis / Ahli Gizi: D4 Gizi Klinik / Gizi Dietetika + Profesi Dietisien, S1 Gizi + Profesi Dietisien, Profesi Dietisien, S2 Gizi
- Okupasi Terapis: D4 Terapi Okupasi
- Ortotik Prostetis: D4 Ortotik dan Prostetik
- Pembimbing Kesehatan Kerja: D4/S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3), S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3), S2 Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan K3)
- Penyuluh Kesehatan Masyarakat: D4 Promosi Kesehatan, S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan), S2 Promosi Kesehatan, S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)
- Perawat: D4/S1 Keperawatan + Profesi Ners, Profesi Ners, S2 Keperawatan + Spesialis: Ners Spesialis Medikal Bedah, Ners Spesialis Keperawatan Anak, Ners Spesialis Keperawatan Jiwa, Ners Spesialis Keperawatan Komunitas, Ners Spesialis Keperawatan Maternitas, Ners Spesialis Keperawatan Onkologi
- Pranata Laboratorium Kesehatan: D4 Teknologi Laboratorium Medis
- Psikolog Klinis: S2 Psikologi, S2 Psikologi Profesi
- Radiografer: D4 Teknologi Radiologi Pencitraan, S2 Imaging Diagnostik
- Sanitarian: D4 Sanitasi Lingkungan, S1 Kesehatan Lingkungan, S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan), S2 Ilmu Lingkungan, S2 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)
- Teknisi Elektromedis: D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis
- Terapi Wicara: D4 Terapi Wicara dan Bahasa
- Terapis Gigi dan Mulut: D4 Terapi Gigi, S2 Terapan Kesehatan Terapis Gigi dan Mulut
Untuk Tenaga Pendukung atau Penunjang PNS Kementerian Kesehatan
Program studi yang ditawarkan untuk tenaga pendukung atau penunjang kesehatan disesuaikan dengan kebutuhan instansi:
– Non-Dosen: Jenjang: D4, S1, dan S2; Peminatan: Sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan unit kerja pengusul
– Tenaga Pengajar / Dosen Poltekkes Kemenkes: Jenjang: S3 dan Pendidikan Profesi; Peminatan: Sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan unit kerja pengusul
Untuk Tenaga Kesehatan PNS Pemerintah Daerah dan Non-ASN
Program ini juga terbuka bagi tenaga kesehatan di lingkungan Pemda dan non-ASN, dengan program studi sebagai berikut:
– Puskesmas:
– Perawat: D4/S1 Keperawatan + Profesi Ners, Profesi Ners
– Bidan: D4/S1 Kebidanan + Profesi Bidan, Profesi Bidan
– Promosi Kesehatan: D4 Promosi Kesehatan, S1 Promosi Kesehatan, S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Promosi Kesehatan)
– Sanitasi Lingkungan: D4 Sanitasi Lingkungan, S1 Kesehatan Lingkungan, S1 Kesehatan Masyarakat (Peminatan Kesehatan Lingkungan)
– Gizi: D4 Gizi Klinik / Gizi Dietetika + Profesi Dietisien, S1 Gizi, Profesi Dietisien
– Tenaga Farmasi / Asisten Apoteker: S1 Farmasi + Profesi Apoteker, Profesi Apoteker
– ATLM (Analis Teknologi Laboratorium Medis): D4 Teknologi Laboratorium Medis
– Terapi Gigi dan Mulut: D4 Terapi Gigi
- Rumah Sakit:
- Asisten Penata Anestesi / Perawat: D4 Keperawatan Anestesi
- Fisikawan Medis: Profesi Fisikawan Medis, S2 Fisika Medis
- Radiografer: D4/S1 Radiologi
- ATLM: D4 Teknologi Laboratorium Medis
- Tenaga Farmasi dan Apoteker: S1 Farmasi + Profesi Apoteker, Profesi Apoteker
- Teknisi Elektromedis: D4 Teknologi Rekayasa Elektromedis
Komponen Pembiayaan
Beasiswa ini mencakup:
– Biaya pendidikan yang dibayarkan langsung ke institusi:
– Biaya Operasional Pendidikan (BOP)
– Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI/UKT)
– Biaya langsung ke peserta:
– Biaya hidup dan buku per semester
– Biaya penelitian (1 kali selama masa studi)
Dana beasiswa akan dicairkan setelah terbitnya Keputusan Direktur Jenderal SDMK Kemenkes tentang peserta yang lolos seleksi.


