Naskah Khutbah Jumat 3 Oktober 2025/11 Rabiul Akhir
Khutbah I
Pujian dan Syukur ke Hadirat Allah
Segala puji bagi Allah, Tuhan yang luas rahmat-Nya dan murah hati dalam memberikan kebaikan kepada hamba-hamba-Nya yang beriman. Dia adalah Yang Maha Mengetahui, Yang tidak tersembunyi bagi-Nya pikiran-pikiran manusia. Dia adalah Yang Hidup, Yang Terus-menerus menjaga makhluk-Nya tanpa pernah menghilang. Dia adalah Yang Mulia, Yang merestui tambahan bagi hamba-hamba yang bersyukur.
Kami memuji-Nya dengan pujian yang melebihi jumlah dan perhitungan. Kami mengucapkan syukur kepada-Nya atas segala nikmat yang diberikan, termasuk kesempatan untuk melaksanakan shalat Jumat.
Saksi Kebenaran
Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya Tuhan yang memiliki kerajaan dan kekuasaan. Dia adalah yang menunjukkan keberadaan semua makhluk dari ketiadaan. Dia Maha Mengetahui yang terlihat dan yang tersembunyi. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya, utusan-Nya, dan pilihan dari jenis manusia. Nabi ini telah membawa kebenaran sehingga menjadi jelas dan nyata.
Peringatan dan Ajakan
Saudara-saudara seiman yang dimuliakan oleh Allah, marilah kita mengajak diri sendiri dan sesama untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah dengan sebaik-baiknya. Mematuhi perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Allah berfirman dalam Kitab Suci-Nya: “Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benarnya takwa, dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan Islam.”
Membentuk Generasi Emas
Di antara bentuk ketakwaan itu adalah mempersiapkan kader Muslim terbaik di masa depan. Bukan hanya anak-anak biologis, tetapi juga kader-kader ideologis atau generasi penerus yang siap menghadapi tantangan dunia yang dinamis.
Allah swt telah mengingatkan kita melalui firman-Nya dalam Al-Qur’an surat An-Nisa’ Ayat 9:
“Dan hendaklah mereka yang jika mati meninggalkan anak-anak yang lemah, mereka khawatir terhadapnya. Maka, bertakwalah kepada Allah dan berbicaralah dengan tutur kata yang benar.”
Ayat ini melarang kita meninggalkan generasi yang lemah. Dari sini, kita bisa memahami bahwa perintah Allah adalah agar kita mempersiapkan generasi yang kuat. Perkataan yang halus, omongan yang benar, dan pembicaraan yang adil akan membentuk sikap, karakter, dan perilaku anak.
Kepedulian Orang Tua
Rasulullah saw bersabda: “Muliakanlah anak-anakmu, perbaikilah adab mereka.” (HR Ibnu Majah)
Oleh karena itu, sebagai orang tua dan orang yang lebih tua, kita harus mendidik anak dengan sepenuh adab dan memuliakan. Penting untuk memberikan kesadaran kepada mereka tentang dua hal penting, yakni sosial dan lingkungan.
Kesadaran Sosial dan Lingkungan
Di ranah sosial, kesadaran akan perbedaan dan keragaman masyarakat Indonesia dan dunia perlu ditanamkan kepada mereka. Hal ini penting sebagai bekal agar hidup dalam keamanan, kenyamanan, dan ketentraman.
Di sisi lain, kita juga perlu mengajarkan kesadaran lingkungan. Cara sederhana seperti membiasakan pengumpulan sampah pada tempatnya, bahkan jika tidak ada tempat pembuangan sampah, biasakan menyimpannya sampai menemukannya, tidak dibuang sembarangan.
Harapan untuk Generasi Emas
Dengan demikian, mari kita ikhtiar bersama-sama mewujudkan generasi emas, bukan generasi cemas. Hal itu dilakukan dengan menanamkan keaktifan sosial dan menumbuhkan kesadaran lingkungan. Dua bagian itu harus dijalin dengan kuat, sejalan dengan hubungan kita terhadap Allah swt.
Semoga kita semua memperoleh kekuatan untuk dapat memperteguh hubungan kita dengan Allah, sesama masyarakat, dan lingkungan, sehingga cita-cita generasi emas Indonesia 2045 bisa betul-betul tercapai dengan kehidupan yang aman dan nyaman. Amin ya Rabbal alamin.
Khutbah II
Pujian dan Syukur
Segala puji bagi Allah, sebagaimana Dia perintahkan. Aku bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah, satu-satunya Tuhan yang berkuasa atas segala sesuatu. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba-Nya, utusan-Nya, dan kekasih-Nya. Dia adalah utusan yang mulia bagi umat manusia.
Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Nabi Muhammad dan keluarganya serta para sahabatnya. Semoga shalawat ini terus berlangsung seiring dengan keberadaan langit dan bumi.
Ajakan untuk Bertakwa
Saudara-saudara yang hadir, bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya takwa. Tinggalkanlah segala kejahatan yang terlihat maupun yang tersembunyi. Jaga ketaatan, kehadiran di shalat Jumat, dan ibadah-ibadah yang wajib.
Doa dan Permohonan
Ya Allah, ampunilah orang-orang muslim dan muslimah, orang-orang beriman dan beriman wanita, baik yang masih hidup maupun yang sudah tiada. Ya Allah, jauhkanlah kami dari berbagai bencana, kesulitan, wabah, kemunkaran, kezaliman, dan berbagai macam gangguan. Baik yang terlihat maupun yang tersembunyi, khususnya di negeri ini dan secara umum di seluruh dunia Muslim.
Allah memerintahkan kita untuk berlaku adil dan baik, memberi kepada kerabat dekat, dan melarang perbuatan buruk, kemunkaran, dan kezaliman. Semoga kita bisa belajar dan mengingatnya.
Penutup
Saudara-saudara hamba Allah, ingatlah kepada Allah yang agung, maka Allah akan mengingatimu. Dan sesungguhnya, mengingat Allah adalah yang terbesar.


