Dwi Hartono, Pengusaha dan Motivator yang Kini Jadi Tersangka Penculikan dan Pembunuhan
Dwi Hartono (DH), seorang pengusaha sekaligus motivator, kini menjadi sorotan publik setelah diduga kuat terlibat dalam penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohamad Ilham Pradipta. Penangkapan DH bersama dua tersangka lainnya, YJ dan AA, dilakukan di Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (23/8/2025). Kejadian ini memicu perhatian luas dari masyarakat dan media.
Awal Kasus: Video Penculikan yang Viral
Kasus ini bermula dari viralnya video penculikan Ilham Pradipta di parkiran sebuah supermarket di Pasar Rebo, Jakarta Timur, pada Rabu (20/8/2025). Keesokan harinya, korban ditemukan tewas di area persawahan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kondisi mengenaskan, kaki dan mata terikat lakban. Ini membuat polisi semakin mempercepat penyelidikan terhadap kejahatan tersebut.
6 Fakta Menarik tentang Dwi Hartono
- Penangkapan Tanpa Perlawanan
DH ditangkap bersama YJ dan AA tanpa perlawanan. Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polda Metro Jaya, Polrestabes Semarang, dan Polres Demak pada pukul 20.15 WIB. Selain itu, pelaku lainnya, yakni pria berinisial C, ditangkap di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, pada Minggu (24/8/2025) pukul 15.30 WIB. Sebelumnya, polisi juga telah menangkap empat pelaku penculikan Ilham Pradipta.
- Seorang Pengusaha
Dwi Hartono dikenal sebagai seorang pengusaha. Ia memiliki akun Instagram bernama Klan Hartono, serta TikTok dan YouTube. Dalam bio akunnya, ia menulis profesinya sebagai pengusaha property, perkebunan, trading, pendidikan, E-Commerce, fashion, dan skin care. DH lahir pada 6 Oktober 1985 di Lahat, Sumatera Selatan. Ia mulai merintis bisnis sejak kuliah dengan membuat warung internet, rental game online, Play Station, coffee shop, hingga warung tegal (warteg).
- Motivator yang Terkenal
Selain sebagai pengusaha, DH juga dikenal sebagai motivator. Di akun YouTube miliknya, ia sering membagikan konten tentang tips dan trik bisnis serta hal-hal lain yang bisa membantu orang sukses.
- Memiliki Banyak Ponsel
Dalam interogasi, DH ternyata memiliki banyak handphone. Ia menyebutkan bahwa jumlahnya lebih dari 20. Hal ini menunjukkan gaya hidupnya yang sangat mewah dan berlimpah.
- Pernah Memberi Beasiswa kepada Korban Rudapaksa
DH pernah memberikan beasiswa pendidikan kepada NA, siswi SMP yang menjadi korban rudapaksa dan penyekapan selama tiga hari. Bersama pengacara ternama Hotman Paris, DH menyatakan kesiapan untuk menyalurkan beasiswa bagi korban hingga jenjang S1 dan S2.
- Mempunyai Rumah Mewah di Bogor
Berdasarkan informasi yang beredar, DH tinggal di wilayah Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor. Kediamannya terletak di Kompleks Perumahan Kota Wisata, tepatnya di Jalan San Fransisco, Blok Q1 No. 8 dan 9. Rumah mewah ini terlihat sepi dan dalam keadaan kosong. Petugas keamanan mengaku tidak tahu kapan bangunan tersebut dikosongkan.
Dengan fakta-fakta di atas, nama Dwi Hartono kini menjadi perbincangan hangat. Meskipun ia dikenal sebagai sosok sukses, kini ia harus menghadapi konsekuensi dari tindakan yang dilakukannya. Kejadian ini juga mengingatkan kita bahwa kekayaan dan popularitas tidak selalu berarti kebaikan dan kebenaran.


