55 Soal dan Jawaban PTS Bahasa Jawa Kelas 8 SMP Semester 1 2025

Posted on

Kumpulan Soal PTS Bahasa Jawa Kelas 8 SMP Semester 1 Tahun 2025

Soal-soal PTS (Penilaian Tengah Semester) Bahasa Jawa kelas 8 SMP semester 1 tahun 2025 telah disusun berdasarkan Kurikulum Merdeka untuk tahun pelajaran 2025/2026. Soal ini dilengkapi dengan kunci jawaban yang dapat digunakan sebagai bahan belajar di rumah maupun untuk menguji pemahaman siswa. Berikut adalah contoh soal dan jawabannya:

Contoh Soal dan Jawaban

  1. Irah-irahan yang tepat dari cerita di atas yaiku ….
    A. Silaturahim

    B. Kecelakaan

    C. Idul Fitri

    D. Riyaya

    Jawaban: A

  2. Paraga Lukman dalam cerita di atas (No.1) kalebu ….
    A. Tritagonis

    B. Antagonis

    C. Campuran

    D. Protagonis

    Jawaban: D

  3. Latar/setting tempat dari kejadian cerita di atas (No.1) ….
    A. Omah

    B. Dalan

    C. Pasar

    D. Lapangan

    Jawaban: A

  4. Latar waktu dari kejadian cerita cerita di atas (No.1) pada waktu ….
    A. Sore

    B. Esuk

    C. Awan

    D. Wengi

    Jawaban: C

  5. Menurut cerita di atas (No.1), yang memberi peringatan (nasehat) kepada Lukman supaya tidak pergi sendirian yaiku ….
    A. Bapak

    B. Pak Rahman

    C. Kancaku

    D. Guru-guru di sekolahku

    Jawaban: A

  6. Kata “dalu” artinya ….
    A. Arep

    B. Wengi

    C. Mentah

    D. Mateng

    Jawaban: D

  7. Kalimat di atas yang tidak termasuk kata ater-ater anuswara ….
    A. Nyandang

    B. Mbalang

    C. Kinanthi

    D. Ngampil

    Jawaban: C

  8. Kata “sunu” memiliki arti ….
    A. Putu

    B. Anak

    C. Untu

    D. Waktu

    Jawaban: D

  9. Unsur intrinsik yang menerangkan pesan utama atau nasehat yaiku ….
    A. Latar

    B. Tema

    C. Paraga

    D. Amanat

    Jawaban: D

  10. Kata “tiyang” memiliki arti ….
    A. Uwong

    B. Kayu

    C. Cagak

    D. Wesi

    Jawaban: A

  11. Ragam bahasa Surabayaan, Bojonegoroan, Malangan dan sepanjang lainnya merupakan pameran ragam bahasa yang dititik dari ….
    A. Wilayahnya

    B. Situasinya

    C. Penggunaannya

    D. Siapa yang menggunakan

    Jawaban: A

  12. Wacana di atas seperti saloka ….
    A. Bolu isi madu

    B. Dom sumurup banyu

    C. Cecak nguntal empyak

    D. Adigang, adigung, adiguna

    Jawaban: D

  13. Kalimat di atas termasuk contoh ….
    A. Saloka

    B. Parikan

    C. Bebasan

    D. Paribasan

    Jawaban: B

  14. Kalimat di bawah ini yang mengandung Purwakanti guru sastra ….
    A. Setunggal

    B. Sekawan

    C. Kalih

    D. Tiga

    Jawaban: C

  15. Kalimat di atas termasuk ….
    A. Saloka

    B. Bebasan

    C. Panyandra

    D. Cangkriman

    Jawaban: C

  1. Wawancara di atas, Astri menggunakan bahasa ….
    A. Krama alus

    B. Ngoko alus

    C. Kromo lugu

    D. Ngoko lugu

    Jawaban: A

  2. Apa yang menjadi pertanyaan Astri kepada Bu Ani?
    A. Jumlah karyawan

    B. Harga boneka flannel

    C. Cara membuat boneka flannel

    D. Mengenai pemasaran boneka flannel

    Jawaban: D

  3. Bahasa yang digunakan Bu Ani adalah ….
    A. Krama alus

    B. Ngoko alus

    C. Krama lugu

    D. Ngoko lugu

    Jawaban: D

  4. Berapa hasil pemasaran boneka flannel menurut wawancara tersebut?
    A. Empat juta

    B. Tiga juta

    C. Delapan juta

    D. Lima juta

    Jawaban: D

  5. Bahasa yang digunakan oleh Dinda adalah ….
    A. Krama alus

    B. Krama lugu

    C. Ngoko alus

    D. Ngoko lugu

    Jawaban: C

  1. Nomor … bukan struktur teks cerita cekak.
    A. 1

    B. 2

    C. 3

    D. 4

    Jawaban: D

  2. Dari cerita di atas itu merupakan contoh paribasan ….
    A. Nabok nyilih tangan

    B. Becik ketitik ala ketara

    C. Kuthuk marani sunduk

    D. Kriwikan jadi grojogan

    Jawaban: A

  3. Di bawah ini yang termasuk kalimat tanduk yaiku ….
    A. Jajanku dijual adikku

    B. Sugeng dimangsa naga

    C. Kucing makan ikan asin

    D. Sapine dipakai pak syahroni

    Jawaban: C

  4. Di bawah ini yang termasuk kalimat tanggap nomor ….
    A. Siji

    B. Loro

    C. Telu

    D. Papat

    Jawaban: A

  5. Bebasan di atas menyampaikan arti ….
    A. Rukun

    B. Tidak adil

    C. Tidak rukun

    D. Meri-merian

    Jawaban: B

  6. Wong tua dalam cerita di atas seperti papindhan yang artinya ….
    A. Niba nangi

    B. Lintang alihan

    C. Ngaru napung

    D. Kuthuk kelangan babon

    Jawaban: C

  7. Nasib Laila seperti paribasan ….
    A. Cebol nggayuh lintang

    B. Adang-adang tetesi embun

    C. Durung pecus keselak becus

    D. Blibu tau, pinter durung nglakoni

    Jawaban: A

  8. Jenis ragam bahasa menurut penggunaannya yang tepat menurut unggah-ungguh yaiku ….
    A. Bahasa tulis-bahasa lisan

    B. Bahasa ngoko-bahasa krama

    C. Bahasa formal-bahasa informal

    D. Bahasa gancaran-bahasa sastra

    Jawaban: B

  9. Kalimat di atas yang cocok untuk purwakanti guru swara yaiku ….
    A. Sapa yang salah harus seleh

    B. Bisanya hanya nyadong dawuh

    C. Lelampah wewarah yang diatur oleh si mbah

    D. Cah putri harus bisa gemi, nastiti, dan ngati-ati

    Jawaban: D

  10. Ragam bahasa formal dan informal adalah ragam bahasa yang dititik dari ….
    A. Wilayahnya

    B. Situasinya

    C. Penggunaannya

    D. Siapa yang menggunakan

    Jawaban: C

  1. Kata yang dicetak miring artinya ….
    A. nyimpen

    B. nggawa

    C. nguculi

    D. ndhelikake

    Jawaban: C

  2. Waskita sudah selesai membaca buku cerita Rara Jonggrang, Baru Klinthing, Hiu Sura dan Baya, kemudian dia ingin menulis ringkesan dari buku-buku yang sudah dibaca. Buku-buku yang dibaca oleh Waskita termasuk golongan cerita ….
    A. fabel

    B. legenda

    C. mite

    D. sage

    Jawaban: B

  3. Wong-wong di Medhang Kamolan senang karena ratunya yang diwedengi sudah sirna. Sirna artinya ….
    A. ilang

    B. bali

    C. teka

    D. lunga

    Jawaban: A

  4. Kalimat di bawah ini yang mengandung kata garba adalah ….
    A. Anggone padha lumaku wis tekan pulo Majethi.

    B. Tumekeng tengahing alas lakune kandheg ing sapinggiring tlaga.

    C. Lakune bala wanara tumuju ing Ngalengka.

    D. Mugi Gusti ingkang murba ing dumadi tansah paring aksama

    Jawaban: B

  5. Untuk mempermudah penggambaran isinya cerita legenda terlebih dahulu harus memahami unsur yang membentuk sebuah cerita tersebut. Hal-hal yang membentuk cerita umumnya disebut unsur intrinsik sedangkan yang termasuk unsur intrinsik tersebut di bawah ini, kecuali ….
    A. bakining gagasan

    B. paraga

    C. basa

    D. latar

    Jawaban: C

  6. Paraga yang kekarepane selalu cengkah dengan paragatama disebut paraga ….
    A. protagonis

    B. tambahan

    C. tritagonis

    D. antagonis

    Jawaban: D

  7. Lampahipun Abu Nawas sampun dumugi ing satengahing wana, lampahipun kandheg dening ratu jin wonten ing papan kasebut. Latar yang digunakan dalam cerita tersebut adalah ….
    A. dalan

    B. sawah

    C. alas

    D. tegalan

    Jawaban: C

  1. Cerita Baru Klinthing di atas dipercaya sebagai dongeng mula buka duduknya ….
    A. Rawa Jombor

    B. Kota Semarang

    C. Rawa Pening

    D. Kota Salatiga

    Jawaban: C

  2. Bagian apa yang membuat Sang Pandhita marah di galih?
    A. Wontenipun liman ingkang murugi pertapanipun.

    B. Wontenipun sawer ingkang saged tata jalma lan ngaken anakipun.

    C. Wontenipun lare ingkang ngaken anakipun.

    D. Bab anggenipun temen ing tapanipun.

    Jawaban: B

  3. Jenis hewan apa yang mara di pertapan Sang Pandhita?
    A. macan

    B. gajah

    C. baya

    D. ula

    Jawaban: D

  4. Wontenipun sawer ingkang saged tata jalma lan ngaken anakipun.

    Kata yang dicetak miring artinya ….
    A. ngerti tata krama

    B. subasita

    C. unggah ungguh

    D. omongan

    Jawaban: D

  5. Pratelan yang tidak sesuai dengan isi wacana adalah……
    A. Sang Pandhita dipunpurugi sawer pertapanipun ing wanci dalu.

    B. Sang Pandhita mboten ngungun mriksani wonten sawer saged tata jalma.

    C. Sawer kang saged tata jalma ngaken anakipun sang Pandhita.

    D. Sang Pandhita kersa ngaken anak, kanthi srana sawer kedah tapa nglekeri redi Merbabu.

    Jawaban: B

  1. Pethikan cerita di atas dipercaya sebagai dongeng mula buka duduknya ….
    a. Aksara Jawa

    b. Tanah Jawa

    c. Kedhung Pengilon

    d. Rawa Pening

    Jawaban: A

  2. Pethikan cerita di atas yang menjadi paraga protagonis yaiku .…
    a. Bandung Bandawasa

    b. Prabu Dewata Cengkar

    c. Nyai Randa

    d. Aji Saka

    Jawaban: D

  3. Yang menjadi paraga antagonis yaiku .…
    a. Aji Saka

    b. Nyai Randa

    c. Prabu Dewata Cengkar

    d. Bandung Bandawasa

    Jawaban: C

  4. Sang Prabu Dewata Cengkar duka banget ora ana uwong maneh sing bisa dadi kurbane. Kata yang dicetak miring artinya ….
    a. susah

    b. nesu

    c. seneng

    d. isin

    Jawaban: B

  5. Pratelan yang tidak sesuai dengan isi wacana yaiku .…
    a. Prabu Dewata Cengkar susah banget tidak ada orang lain yang bisa menjadi kurbannya.

    b. Aji Saka bersedia dijadikan sebagai kurbannya Prabu Dewata Cengkar.

    c. Nyai Randa dan Patih sangat khawatir terhadap keselamatan Aji Saka.

    d. Aji Saka punya permintaan sebelum menjadi dhaharannya Prabu Dewata Cengkar.

    Jawaban: A

  6. Budi dikaruniakan Bapak Guru Bahasa Jawa supaya menulis kata aneng, narendra dan prapteng di papan tulis. Kata-kata yang ditulis oleh Budi itu termasuk contoh ….
    a. kata saroja

    b. kata entar

    c. kata kerata basa

    d. kata garba

    Jawaban: D

  7. Perhatikan pratelan-pratelan di bawah ini!

    1. Membaca/ngrungokake cerita secara teliti dari awal hingga akhir.
    2. Menulis bab-bab penting dalam cerita.
    3. Memperhatikan secara teman-teman hingga bisa menjawab pertanyaan.
    4. Bisa membuat dudutan.

      Pratelan-pratelan di atas merupakan cara untuk ….
      A. Menemukan underaning cerita.

      B. Menemukan isinya cerita.

      C. Membuat dudutaning cerita.

      D. Menyampaikan cerita.

      Jawaban: B
  8. Kalimat-kalimat di bawah ini menggunakan kata garba, kecuali ….
    A. Yudhistira disebut sebagai ratwagung di negara Amarta.

    B. Aneng nagri Amarta Sang Gathutkaca wis wisuda.

    C. Satriya yang sekti mandraguna

    D. Aji Saka melanjutkan laku menuju tanah Jawa.

    Jawaban: C

  9. Aji Saka ingin menjadi pandhita yang pintar mengajarkan ilmu berbagai, meskipun sebenarnya Aji Saka adalah putra ….
    A. pandhita

    B. senapati

    C. patih

    D. Raja

    Jawaban: D

  10. Lingkungan sekolah sudah tata rapi, baik dan terlihat indah maka para siswa harus ikut menjaga agar indahnya lingkungan dan jangan sampai merusak tanaman yang sudah ada. Kata-kata yang dicetak miring termasuk contoh ….
    A. kata purwa

    B. kata dwilingga

    C. kata dwiwasana

    D. kata sesulih

    Jawaban: A

  11. Mbak Astuti melanjutkan usaha ibunya berjualan makanan seperti: ondhe-ondhe, enting-enting, untir-untir dan lain-lain. Kata yang dicetak tebal termasuk contoh ….
    A. dwipurwa

    B. dwilingga semu

    C. dwilingga wantah

    D. dwilingga salin swara

    Jawaban: B

  12. Tanpa tutur katula-tula katali

    1. Kapatuh pan dadi awon
    2. Kang cinatur polah kang kalantur
    3. Kadaluwarsa katutuh
    4. Sekar gambuh ping catur

      Urutan gatra tembang gambuh yang benar adalah ….
      A. 3 – 5 – 2 – 4 – 1

      B. 2 – 5 – 4 – 3 – 1

      C. 5 – 3 – 1 – 4 – 2

      D. 1 – 3 – 2 – 5 – 4

      Jawaban: C
  13. Serat-serat di bawah ini yang dikarang oleh Pakubuwana IV adalah ….
    A. Wedhatama

    B. Wirid Hidayat Jati

    C. Riyanto

    D. Wulangreh

    Jawaban: D