50 Soal TKA PPKN Kelas 12 Semester 1 Beserta Jawaban

Posted on

Latihan Soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) PPKN Kelas 10 SMA Semester 1 Tahun 2025

Tes Kemampuan Akademik (TKA) adalah salah satu bagian penting dalam menyiapkan siswa untuk menghadapi ujian. Dalam artikel ini, disajikan kumpulan soal latihan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) untuk siswa kelas 10 SMA Semester 1 Tahun 2025 berdasarkan Kurikulum Merdeka. Soal-soal ini dilengkapi dengan kunci jawaban yang dapat digunakan sebagai bahan belajar mandiri maupun uji pemahaman.

Berikut ini adalah beberapa contoh soal latihan TKA PPKN beserta jawabannya:

  1. John Locke memperkenalkan tiga kekuasaan negara, salah satunya kekuasaan yang fungsinya mengurusi urusan luar negeri, urusan perang dan damai disebut kekuasaan …..
  2. A. Legislatif
  3. B. Federatif
  4. C. Eksekutif
  5. D. Eksaminatif
  6. E. Yudikatif

    Jawaban: B

  7. Wilayah daratan biasanya dibatasi oleh batas alam, batas buatan, dan batas ilmu pasti. Yang termasuk batas ilmu pasti adalah…

  8. A. Kawat berduri
  9. B. Sungai
  10. C. Danau
  11. D. Garis lintang dan garis bujur
  12. E. Pagar tembok

    Jawaban: D

  13. Apa fungsi Pancasila yang berkaitan dengan kemajuan IPTEK dan pengaruh budaya asing?

  14. A. Sebagai pedoman
  15. B. Sebagai landasan
  16. C. Sebagai penyaring
  17. D. Sebagai acuan
  18. E. Sebagai penangkal

    Jawaban: C

  19. Negara manakah yang menganut sistem pemerintahan parlementer untuk pertama kalinya?

  20. A. Belanda
  21. B. Italia
  22. C. Perancis
  23. D. Amerika Serikat
  24. E. Inggris

    Jawaban: E

  25. Siapakah pelaksana kekuasaan legislatif berdasarkan UUD 1945?

  26. A. Dewan Perwakilan Rakyat
  27. B. Presiden
  28. C. Mahkamah Konstitusi
  29. D. Mahkamah Agung
  30. E. Komisi Pemberantasan Korupsi

    Jawaban: A

  31. Pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban warga negara yang disebabkan oleh faktor internal adalah….

  32. A. Penyalahgunaan kekuasaan
  33. B. Ketidaktegasan aparat penegak hukum
  34. C. Rendahnya kesadaran berbangsa dan bernegara
  35. D. Penyalahgunaan teknologi
  36. E. Kesenjangan sosial dan ekonomi yang tinggi

    Jawaban: C

  37. Kita harus menyadari bahwa tidak semua pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban disebabkan oleh faktor dari luar. Namun, banyak yang berasal dari diri pelaku sendiri seperti….

  38. A. Toleransi dengan bersikap yang tidak bertentangan dengan pendirian sendiri
  39. B. Tingginya sikap menghargai kedudukan orang lain
  40. C. Kesenjangan dalam berbagai aspek kehidupan baik trigatra maupun astagatra
  41. D. Prilaku yang didasarkan atas dorongan untuk keuntungan diri sendiri tanpa memperdulikan orang lain
  42. E. Munculnya kesadaran berbangsa dan bernegara

    Jawaban: D

  43. Apabila pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban terlanjur terjadi kita dapat melakukan upaya refresif, yaitu pengendalian sosial yang dilakukan oleh masyarakat setelah terjadi penyimpangan. Cara refresif dilakukan dengan….

  44. A. Mengarahkan individu agar mematuhi nilai-nilai yang berlaku
  45. B. Membujuk masyarakat agar mematuhi norma-norma yang mengikat
  46. C. Menjatuhkan sanksi hukum yang tegas jika pelaku tidak dikenal
  47. D. Mengancam agar tidak mengulang perbuatan yang merugikan orang lain
  48. E. Menindak untuk memberikan sanksi bagi para pelakunya

    Jawaban: E

  49. Dalam penanganan pelanggaran hak dan pengingkaran kewajiban yang bersifat refresif, posisi lembaga negara sangatlah vital. Oleh karena itu, diciptakan lembaga yang berwenang untuk memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara pidana dan perdata yang bertugas memberikan keterangan, pertimbangan, dan nasihat tentang hukum kepada instansi pemerintah di bawahnya. Lembaga yang dimaksud adalah….

  50. A. Lembaga Peradilan
  51. B. Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan
  52. C. Tentara Nasional Indonesia
  53. D. Komisi Pemberantasan Korupsi
  54. E. Kepolisian Republik Indonesia

    Jawaban: A

  55. Komisi Pemberantasan Korupsi berkewajiban melakukan tindakan-tindakan pencegahan tindak pidana korupsi. Upaya ini dibangun dengan cara melakukan sosialisasi tentang aturan maupun dampak dari suatu tindakan korupsi. Untuk melaksanakan hal itu, KPK memiliki tugas melakukan penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan terhadap tindak pidana korupsi yang diatur di dalam….

    • A. UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
    • B. UU No. 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Korupsi
    • C. UU No. 31 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
    • D. UU No. 32 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
    • E. UU No. 33 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

      Jawaban: A

Soal-soal ini mencakup berbagai topik seperti sistem pemerintahan, hak dan kewajiban warga negara, serta peran lembaga-lembaga negara. Dengan mengerjakan soal-soal ini, siswa dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang materi PPKN dan siap menghadapi ujian.

Untuk mendapatkan informasi lebih lanjut atau latihan tambahan, kamu bisa mengunjungi situs resmi atau sumber-sumber pembelajaran lainnya. Selamat belajar!